Beranda Banjir Banjir Kabupaten Banjar, Parah...

Banjir Kabupaten Banjar, Parah Dalam Siklus 15 Tahunan

Terbaru

Sejumlah wilayah di Kabupaten Banjar terlebih yang berada di sekitar aliran sungai, beberapa pekan ini terdampak banjir akibat meluapnya air sungai dan intensitas hujan cukup tinggi.

Banjir yang setiap tahun terjadi terlebih saat musim penghujan seperti sekarang, menurut beberapa warga, kali ini merupakan banjir yang terparah dari sebelumnya.

 “Sebelumnya tidak sampai berhari-hari seperti ini, paling dua atau tiga hari sudah surut, ketinggian banjirnya pun tidak sampai membuat kami mengungsi,” ucap Fatma,salah seorang pengungsi akibat rumahnya kebanjiran di desa Teluk Selong Ulu.

Warga lainnya,Anti pun mengungkapkan, Banjir kali ini merupakan yang terbesar dan juga pernah terjadi di tahun 2006 silam.

WhatsApp Image 2021 03 25 at 09.21.53

“Tapi kalau dibandingkan yang tahun 2006 itu, ini lebih mendingan.Saat itu banjir tak hanya merendam kawasan permukiman yang ada di sekitar sungai, tapi sudah sampai ke sekitar pusat kota Martapura dan saat itu pun ada hampir sebulan baru surut airnya,” ungkapnya.

Kesempatan berbeda, Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H M Hilman mengatakan, dari hasil evaluasi banjir setiap tahunnya di Kabupaten Banjar, Ketinggian air yang terparah itu terjadi setiap 15 tahun sekali.

“Kalau kita lihat kondisi banjir saat ini adalah siklus 15 tahunan. Meski daerah kita (Kabupaten Banjar) memang sudah menjadi langganan banjir setiap tahunnya,namun yang parah itu banjir kali ini dan 15 tahun lalu,”katanya.

Hilman juga menuturkan, banjir tahunan di Kabupaten Banjar belakangan ini, tidak terlepas dari kondisi beberapa sungai yang kini perlu dinormalisasi. Selain itu pemanfaatan ruang seiring dinamika pembangunan juga berdampak pada berkurangnya kawasan resapan air.

“Jadi solusi yang dilakukan dalam jangka panjangnya seperti, pembangunan bendungan riam kiwa dan melakukan vegetasi atau penanaman tumbuhan di kawasan aliran sungai. Sementara untuk jangka pendek ini, solusi untuk meminimalisir tinggi permukaan air saat banjir yakni melakukan normalisasi sungai,”tuturnya.

WhatsApp Image 2021 03 25 at 09.21.53

Trending Minggu Ini

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan Tanjung Selayar...

Guru Di Banjar: Kami Ini Pendidik Kenapa Dianak Tirikan

Sebagian Besar Guru tingkat Sekolah Dasar(SD) dan tingkat Sekolah Menengah Pertama(SMP) yang ada di Kabupaten Banjar mengeluhkan Perbedaan antara Kabupaten Banjar dengan Daerah lainnya di Kalimantan...

Kerajinan Lokal Kampung Purun Banjarbaru, Tembus Pasar Internasional

Keseriusan pemerintah kota Banjarbaru dalam mengembangkan kerajinan lokal berbahan purun kini semakin berkembang, bahkan pemasaran mencapai tingkat nasional bahkan internasional.Produk kerajinan purun yang dicanangkan sebagai bahan pengganti...

Kamu mungkin juga suka

Pertamina Peduli Untuk Korban Banjir NTT

Pertamina Peduli melalui program Pertamina Foundation Bangkit Bersama, kembali melakukan aksi tanggap bencana dengan mengirimkan tim “Ekspedisi Seroja”.Tim ini secara khusus diterjunkan untuk membantu...

Jalan Terendam Banjir, Warga Jati Baru Menyeberang Menggunakan Rakit

Jalan penghubung Desa Jati Baru dan Desa Astambul, Kecamatan Astambul sejak beberapa tahun terakhir amblas akibat tergerus air.Namun hingga tahun 2021 pasca banjir besar...

Kunjungi Lokasi Banjir Keraton, Ketua DPRD Banjar Prihatin

Banjir yang terjadi di beberapa RT yang ada di Kelurahan Keraton Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar, hingga kini tak kunjung surut.Puluhan rumah warga yang terendam...

Korban Banjir Keraton Terima Bantuan dari Wakil Bupati Banjar

Wakil Bupati Banjar H. Said Idrus Al Habsyi didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar H. M Iwan Kumar serahkan secara simbolis sejumlah bantuan sembako...