BerandaUmumDampak Banjir, BBM Di...

Dampak Banjir, BBM Di Paringin Langka

Terbaru

Banjir yang terjadi di Kalimantan Selatan memberi dampak yang banyak bagi masyarakat.

Tak hanya ribuan orang yang mengungsi karena rumah mereka teredam banjir, sejumlah jembatan pun putus dan menyebabkan jalur transportasi terhambat.

Tak hanya itu, pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi pengendara pun kini mulai langka.

WhatsApp Image 2021 01 22 at 12.27.14 2

Seperti yang terjadi di kota Paringin Kabupaten Balangan dalam beberapa hari terakhir, antrian warga di SPBU yang ingin mendapatkan BBM sudah cukup panjang, sehingga saat satu unit armada angkutan BBM datang pada Kamis(21/01/2021), hanya dalam hitungan beberapa menit 10.000 liter BBM itu sudah kembali habis.

“Hari ini baru datang 10.000 liter dan semuanya akan langsung dijual. Namun kami batasi agar semuanya bisa dapat, roda 2 lima liter dan roda 4  maksimal 25 liter,”ujar Aulia Rahman, Kepala Operasional SPBU Kota Paringin.

Dijelaskannya, kelangkaan BBM ini disebabkan putusnya akses jalan akibat banjir yang melanda Kalimantan Selatan, sehingga untuk pasokan dsari luar harus melewati pelabuhan dan memerlukan waktu beberapa hari.

“Faktor supply yang dilewati mobil tangki ini melewati pelabuhan sehingga memerlukan waktu beberapa hari untuk sampai kesini, jadi suplai BBM untuk Kabupaten Balangan, Hulu sungai, dan Tabalong terkendala disitu ,” terangnya.

Namun Aulia mengimbau,masyarakat tetap tenang dan jangan panik karena kebutuhan BBM tetap tersedia walaupun dengan catatan akan ada keterlambatan.

“Tetap tenang, jangan panik dan jangan ada mengambil keuntungan dengan melangsir,”imbaunya.

WhatsApp Image 2021 01 22 at 12.27.14

Kondisi sulitnya mendapatkan BBM di kota Paringin ini menurut warga sudah terjadi sejak banjir yang terjadi beberapa hari lalu. Bambang seorang warga dari Kecamatan Paringin mengaku, selain sulit didapatkan harga BBM itu pun sudah melambung.

“Yang ada palingan jenis bensin, itu pun  di eceran dengan harga Rp 12.000 hingga Rp 15.000.Mudah-mudahan ada solusi secepatnya, agar tidak ada lagi kelangkaan dan harga BBM yang tinggi seperti ini,” harapnya.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka