Beranda Ekonomi Imbas Covid-19 Bagi Pedagang...

Imbas Covid-19 Bagi Pedagang Jeruk Di Akhir Tahun

Terbaru

Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2021 yang akan segera tiba, agaknya kurang dirasakan hikmahnya bagi pedagang jeruk yang biasa mangkal di kota Banjarbaru dan Martapura Kalimantan Selatan.

Pasalnya, ditengah naiknya harga kebutuhan pokok, harga buah jeruk dagangan mereka justru tidak mengalami dampak dan bahkan tergolong sepi pembeli.

Rifai, salah satu pedagang jeruk yang mengambil lokasi berjualan di Jl. Mistar Cokrokusumo Sungai Besar Banjarbaru, mengungkapkan bahwa penjualan di penghujung tahun kali ini mengalami penurunan sekitar 50% dibandingkan sebelumnya.

“Akhir tahun kali ini pembeli jauh menurun disbanding sebelumnya, dulunya dalam sehari dapat mencapai penjualan lebih dari Rp 1 Juta, kini paling hanya separuhnya saja,”ungkap Rifai,Minggu(20/12/2020).

jeruk
WhatsApp Image 2021 03 25 at 09.21.53

Sepinya pembeli buah jeruk dagangannya menurut Rifai dikarenakan akhir tahun kali ini bertepatan masih mewabahnya pandemi Covid-19, sehingga aktivitas masyarakat diluar rumah masih jauh berbeda dengan sebelumnya.

“Sebelumnya pembeli sudah sempat ramai pada Agustus tadi, namun Desember terakhir ini kembali sepi,mungkin karena ada kenaikan kasus Corona,”ungkapnya.

Dagangan Rifai ini sendiri merupak Jenis Jeruk dari Kecamatan Astambul Kabupaten Banjar, dimana diketahui rasanya yang manis, serat baik dan kulit luarnya agak tipis.

“Rasanya manis sesuai dengan harganya yang sedikit mahal dari jenis jeruk lainnya, terlebih kalau pas bukan musimnya dapat mencapai Rp 25 Ribu/20 biji,” ucap Bambang, seorang pembeli.

WhatsApp Image 2021 03 25 at 09.21.53

Trending Minggu Ini

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan Tanjung Selayar...

Kerajinan Lokal Kampung Purun Banjarbaru, Tembus Pasar Internasional

Keseriusan pemerintah kota Banjarbaru dalam mengembangkan kerajinan lokal berbahan purun kini semakin berkembang, bahkan pemasaran mencapai tingkat nasional bahkan internasional.Produk kerajinan purun yang dicanangkan sebagai bahan pengganti...

Guru Di Banjar: Kami Ini Pendidik Kenapa Dianak Tirikan

Sebagian Besar Guru tingkat Sekolah Dasar(SD) dan tingkat Sekolah Menengah Pertama(SMP) yang ada di Kabupaten Banjar mengeluhkan Perbedaan antara Kabupaten Banjar dengan Daerah lainnya di Kalimantan...

Kamu mungkin juga suka

Program Penukaran Tabung Gas LPG 3 kg ke 5,5 kg Disperindag...

Surat Edaran Gubernur Kalimantan Selatan terkait ketentuan penggunaan Gas LPG 3 Kilogram di kalangan Aparatur Sipil Negara direalisasikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Program...

Perajin Purun Di Tengah Pandemi Covid-19

Wisata tematik kota Banjarbaru, Kampung Purun menghasilkan beraneka kerajinan berbahan purun seperti tas, dompet, tikar, tempat botol minum,dll.Memiliki empat kelompok perajin dengan 20 anggota,...

Ditengah Pandemi Covid-19, PAD Retribusi Sampah DLH Banjarbaru Lebihi Target

Ditengah pandemi Covid-19, Capaian Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari retribusi persampahan dan pelayanan kebersihan tahun 2020 di Banjarbaru justru melebihi target.Hal...

Kompor Induksi Solusi Hemat Biaya Bulanan

Besarnya pengeluaran tiap bulan yang terus meningkat sejalan dengan meningkatnya kebutuhan hidup sehari-hari tentunya menjadi perhatian semua orang khususnya para ibu rumah tangga.Berbagai upaya...