Beranda Ekonomi Kalsel Hanya Boleh Tangkap...

Kalsel Hanya Boleh Tangkap 25 Ton Lobster Per Tahun

Sirup Kayu Manis 1

Terbaru

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Susi Susi Pudjiastuti, sempat melarang ekspor benih Lobster, namun lain lagi dengan kebijakan Edhy Prabowo yang sekarang telah menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan.

Menteri Menteri Kelautan dan Perikanan yang berasal dari pengurus Partai Gerindra ini, sudah mencabut aturan larangan ekspor benih Lobster beberapa waktu lalu.

Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Fadhli mengatakan, untuk sekarang, penangkapan dan pengekspor Lobster ataupun benihnya diperbolehkan, tetapi ada beberapa hal peraturan yang harus dipatuhi.

WhatsApp Image 2020 08 13 at 20.38.03
Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Fadhli

“Dalam hal ini, ekspor benih Lobster diperketat dengan beberapa peraturan yang telah ada didalam peraturan menteri KKP, nomor 12 /permen -KP/2020 tentang Pengelolaan Lobster (panulirus SPP), Kepiting (Portunus SPP) dan rajungan,” ujarnya.

Fadhli juga menjelaskan, ada aturan aturan yang diberlakukan untuk ekspor Lobster, seperti pada pasal 5 ayat 1, bahwa pengekspor benih Lobster dari wilayah Indonesia harus melewati beberapa ketentuan antara lain yaitu, kuoata dan penangkapan benih-benih lobster harus sesuai dengan hasil kajian dari komisi nasional sumberdaya ikan.

WhatsApp Image 2020 06 20 at 20.18.28
Setelah sebelumnya sempat dilarang, kini benih lobster diperbolehkan kembali

Fadhli juga menyampaikan, untuk penangkapan dan pengespor yang diperbolehkan khususnya Kalimantan Selatan, hanya 13,2 % dari seluruh jumlah yang di perbolehkan di Indonesia.

Lobster KKP
Kalsel hanya diperbolehkan menangkap 25 ton lobster pertahun

“Kebijakan yang dikeluarkan Direktoral Jendral Perikanan Tangkap, hanya diperbolehkan sebanyak 198 ton Lobster, ini berlaku keseluruhan Indonesia, dan kita Kalsel hanya boleh melakukan penangkapan sebanyak 25 ton saja per tahunnya,” tutupnya.

Salah satu penghasil tangkapan dan budidaya lobster di Kalsel ada di daerah Kabupaten Kotabaru.

Sambal Mandai KU
Berduka H. Mansyur EffendyBerduka H. Mansyur EffendyBerduka H. Mansyur EffendyBerduka H. Mansyur Effendy

Trending Minggu Ini

Inisiatif Hibur Korban Banjir

Inisiatif menghibur korban banjir, khususnya anak-anak yang tengah merasa sedih dan jenuh, terlebih lagi trauma yang dirasakan, para pegawai Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan...

100 Relawan Sikologis Diterjunkan HIMPSI Kalsel Bagi Korban Banjir

Himpunan Psikologi Indonesia Wilayah Kalimantan Selatan (HIMPSI Kalsel) membentuk Tim Relawan Pendampingan Psikososial (RPP) untuk membantu pendampingan psikososial bagi para korban banjir yang ada...

Selebgram Kalsel Buka Donasi Untuk Masyarakat Terdampak Banjir

Duta Pemuda Indonesia 2018 Muhammad Hidayattollah H Muhni Arma yang juga dikenal di Kalimantan Selatan sebagai Selebgram dengan sebutan Dayat El, turut berempati atas...

Kamu mungkin juga suka

KJA Tersapu Banjir, Pembudidaya Diminta Laporan Kerugian

Musibah Banjir yang terjadi di Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan, semakin dirasakan dampaknya bagi masyarakat.Tidak hanya merendam kawasan perumahan dan melumpuhkan sejumlah jalur transportasi, Banjir...

SPDT dan SKPT Direspon Diskan Banjar

Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Banjar merespon positif Program Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Selatan dalam memanfaatkan potensi budidaya perikanan melalui Sentra Perikanan...

Ditengah Pandemi Covid-19, PAD Retribusi Sampah DLH Banjarbaru Lebihi Target

Ditengah pandemi Covid-19, Capaian Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari retribusi persampahan dan pelayanan kebersihan tahun 2020 di Banjarbaru justru melebihi target.Hal...

BPBAT Mandiangin Serahkan Bantuan Benih Ke Pokdakan

Bantuan benih ikan Nila sebanyak 100.000 ekor, diserahkan Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Jembatan Rumpiang  Marabahan Kabupaten...