Beranda Ekonomi Sekolah 'Libur', Penjualan Tempe...

Sekolah ‘Libur’, Penjualan Tempe Melemah

CREATIVE TALK HIPMI BANJARBARU WEBINAR 1

Terbaru

Direktur Umum PDAM Dilantik, Bupati Banjar Harap Kinerja Lebih Bagus

Pemerintah Kabupaten Banjar menggelar Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Direktur Umum Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Intan Banjar. Pengambilan...

Protokol Kesehatan Bagi Pelaku Usaha Kuliner Banjarbaru

Sosialisasi Pencegahan Penyebaran Covid-19 bagi Pelaku Usaha Kuliner se-Kota Banjarbaru, dilaksanakan di Aula Dinas Koperasi UKM dan Naker Kota Banjarbaru, Selasa (27/10/2020).

Menjadikan Kabupaten Banjar Yang ‘Manis’

Relawan Perempuan Manis (RPM) bersama Hj Nur Gita Tiyas Saidi Mansyur, terus menjalin silaturahmi dengan masyarakat Kabupaten Banjar. Kali...

Galuh Borneo Dukung “Manis”

Cuaca tidak menentu dalam beberapa hari terakhir, tak menyurutkan semangat Relawan Perempuan Manis (RPM) untuk menghadiri Silturahmi dengan masyarakat yang ada di...

Warga Banjarbaru Membludak Serahkan Formulir BLT UMKM

Penyerahan formulir untuk mendapatkan Bantuan Langsung Tunai(BLT) bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah(UMKM) dilaksanakan di Kantor Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan...

Sudah 4 bulan lebih Masa pandemi Covid-19 melanda, dampak tidak hanya dirasakan dari sektor kesehatan dan pendidikan, dampak juga sangat dirasakan oleh sektor ekonomi.

Salah satunya sektor usaha kecil yang juga ikut terimbas, Purwanto selaku pemilik Pabrik tempe Jl. Mentaos Raya, Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara, menyatakan penjualan tempe miliknya menurun drastis.

Purwanto mengaku, selama berjualan selama 9 tahun, ia mengatakan baru kali ini mengalami penurunan pendapatan hingga sampai 50 %.

WhatsApp Image 2020 08 13 at 19.52.49
Purwanto pemilik Pabrik tempe Jl. Mentaos Raya menyatakan penjualan tempe turun 50 persen

“iya memang dalam awal masa kita (Indonesia) terserang pandemi ini, penjualan menurun drastis, sebelum pandemi kita mampu mendapat keuntungan per hari itu satu juta rupiah,” ucapnya.

Sementara itu, dimasa pandemi ini, dirinya ungkap Purwanto, hanya mendapatkan keuntungan kotor, Rp 500 ribu saja per harinya.

Kalau dikalkulasi tegas Purwanto, penurunan pendapatan sekitar 50% dari sebelumnya.

“Penurunan ini sangat terasa, salah satunya karena pengaruh dari liburnya sekolah, yang otomatis juga membuat pedagang-pedagang yang jual gorengan disekolah tidak berdagang,” ujarnya.

WhatsApp Image 2020 08 13 at 19.51.56 1
Bahan baku sebenarnya tersedia namun penjualan berkurang karena pandemi covid 19

“Biasanya untuk pembeli tempe ini, adalah para pedagang di kantin-kantin sekolah dari SD sampai SMA, kali inikan mereka libur, para penjual gorengan otomatis mereka tidak membeli lagi, ya kaitannya produksi kami juga tidak terjual,” cetusnya.

Padahal tegas Purwanto, untuk harga tempe tidak ada mengalami kenaikan.

WhatsApp Image 2020 08 13 at 19.51.55
Harga tempe tidak ada kenaikan tetapi pembeli berkurang

“Harga tempe dari 28 ribu rupiah hingga 38 ribu rupiah tergantung ukuran dan dan kualitas,” pungkasnya.

WhatsApp Image 2020 10 12 at 17.36.10 1
1422374 923771344327002 1982948344843059176 n

Trending Minggu Ini

Warga Rantau Balai Sambut Baik Kedatangan RPM

Relawan Perempuan Manis (RPM) memperkenalkan sosok pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Banjar, nomor urut satu, dengan tagline "Manis" kepada warga Desa...

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan...

Median Jalan di Cat, Jalan Bersih, Banjarbaru Semakin ‘Glowing’

Semenjak dilantiknya Bernhard E Rondonuwu menjadi Pejabat Sementara (PJS) kurang lebih 71 di Kota Banjarbaru, dirinya berkomitmen untuk memajukan kota yang berjuluk...

Kamu mungkin juga suka

Founder Oke Oce Kagum Dengan Pembinaan UMKM Kota Banjarbaru

Founder One Kecamatan One Center for Entrepreneurship (Ok Oce), Sandiaga Salahuddin Uno kagum akan pembinaan yang telah dilakukan terhadap pelaku Usaha Menengah...

Ketua TP PKK Banjar Sambut Baik Pelatihan Sasirangan PC NU

Ditengah pandemi Covid-29 yang menyebabkan melemahnya sektor perekonomian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas terkait di lingkup Pemkab Banjar terus mendorong upaya...

Berkat Nadjmi-Jaya, Ratusan Pelaku Usaha Mikro Sudah Berlabel Halal

Semasa menjabat sebagai Wali Kota, alm Nadjmi Adhani dan Wakilnya Darmawan Jaya Setiawan, gencar memprogramkan usaha mikro yang ada di kota Banjarbaru...

Rasionalisasi Anggaran 20% Di Kabupaten Banjar Rata-Rata Tidak Disanggupi SKPD

Pemerintah Daerah(Pemda) Kabupaten Banjar melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menerapkan kebijakan Rasionalisasi dua puluh persen (20%) dari Rencana Anggaran...