Beranda Habar Banjar Dampak Pademi Covid-19, 250...

Dampak Pademi Covid-19, 250 Karyawan Perusahaan di Kab.Banjar Dirumahkan

Terbaru

Usaha Pembuatan Masker Hidupkan Pelaku UMKM

Sejak pandemi Covid-19 mewabah, tak sedikit pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah(UMKM) terpaksa beralih usaha untuk tetap memenuhi kebutuhan ekonominya.

Aksi Sosial Pecinta Alam Untuk Korban Kebakaran Kotabaru

Puluhan Pecinta Alam yang ada di kota Banjarbaru dan Martapura menggelar aksi sosial penggalangan dana untuk korban kebakaran, di Kabupaten Kotabaru Provinsi...

Harga Bumbu Dapur Stabil, Minyak Goreng Naik Rp. 1500,-

Harga bahan olahan masakan siap saji seperti Bumbu Merah, Bumbu Rawon, Bumbu Bistik, dan lainnya hingga saat ini Jumat (30/10/2020) terbilang masih...

Pandemi Covid-19 Harga Rempah Ini Naik 50 Persen

Semenjak Covid-19 melanda Indonesia, khususnya Kabupaten Banjar, Harga rempah untuk komoditi Jahe (Zingiber officinale) mengalami kenaikan harga hingga 50 persen per hari...

Warga Guntung Manggis Ini Siap Menangkan Haji Martinus – Jaya

Memiliki track record (pengalaman) yang baik menjabat sebagai Pejabat Sementara (PJS) Walikota Banjarbaru pada tahun 2005 silam, Haji Martinus calon Walikota Banjarbaru...

Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia menyebabkan tidak hanya melemahnya sektor kesehatan bahkan sektor perekonomian pun turut terdampak akibat virus dari Negeri Tirai Bambu ini.

Di Kabupaten Banjar akibat pandemi Covid-19 menyebabkan sempat terhentinya kegiatan dan usaha masyarakat, hal ini berdampak pada sebagian karyawan baik perusahaan, industri, dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mengharuskan mengambil kebijakan terhadap karyawannya untuk dirumahkan bahkan dilakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (24/6/2020).

“Akibat kondisi pandemi ini, memang di Kabupaten Banjar terdapat beberapa perusahaan yang mengalami gangguan usaha, terutama yang di bidang pariwisata. Berdasarkan data kami, sekitar 250 orang yang telah dirumahkan,” ujarnya.

Sekitar 40 orang diantaranya terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat pandemi dan Sebagian karena tak diperpanjang kontraknya.

“Kita terus pantau perkembangan yang terjadi akibat kondisi seperti ini. Untuk saat ini kondisinya tak memburuk sehingga tak ada lagi karyawan yang dirumahkan. Kami sendiri meminta agar perusahaan tidak melakukan PHK, tapi merumahkan saja jika terjadi,” ungkap Nyoman.

Lulusan S3 Doktor Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya ini menambahkan beberapa usaha seperti perhotelan sudah mulai buka , namun belum bisa merekrut karyawan yang sebelumnya dirumahkan.

“Banyak yang masih belum bisa menarik karyawan yang sudah mereka rumahkan karena kondisi belum normal benar. Kami berharap nanti saat new normal sudah diberlakukan, perusahaan bisa menarik kembali mereka yang dirumahkan,” ucapnya.

Untuk perusahaan yang mulai beroperasi lagi, Nyoman mengatakan instansi yang dipimpinnya telah melakukan sosialisasi agar perusahaan bisa menerapkan protokol kesehatan seperti pengaturan jarak antar karyawan dan menyediakan fasilitas cuci tangan.

IMG 20201027 WA0012
1422374 923771344327002 1982948344843059176 n

Trending Minggu Ini

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan...

Deklarasi Damai, Masyarakat Diminta Jangan Terpancing Hoax

Pemerintah Kabupaten Banjar bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta perwakilan element masyarakat Kabupaten Banjar, menggelar aksi Deklarasi Damai Anti Anarkisme,...

Laporan Pelanggaran Darmawan Jaya Dihentikan

Sentra Penegakan Hukum terpadu (Sentra Gakkumdu) Kota Banjarbaru dalam press release,Selasa (27/10/2020) menyampaikan dugaan pelanggaran Calon Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan...

Kamu mungkin juga suka

Harga Bumbu Dapur Stabil, Minyak Goreng Naik Rp. 1500,-

Harga bahan olahan masakan siap saji seperti Bumbu Merah, Bumbu Rawon, Bumbu Bistik, dan lainnya hingga saat ini Jumat (30/10/2020) terbilang masih...

Pandemi Covid-19 Harga Rempah Ini Naik 50 Persen

Semenjak Covid-19 melanda Indonesia, khususnya Kabupaten Banjar, Harga rempah untuk komoditi Jahe (Zingiber officinale) mengalami kenaikan harga hingga 50 persen per hari...

Pemkab Banjar Kaji Proses Belajar Mengajar Tatap Muka

Pemerintah Kabupaten Banjar lakukan pengkajian proses belajar mengajar secara tatap muka disejumlah kecamatan yang termasuk zona hijau, hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah...

Direktur Umum PDAM Dilantik, Bupati Banjar Harap Kinerja Lebih Bagus

Pemerintah Kabupaten Banjar menggelar Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Direktur Umum Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Intan Banjar.Pengambilan...