Beranda Habar Banjar 'Klepon Tidak Islami'? Ainuddin...

‘Klepon Tidak Islami’? Ainuddin : Tidak Bisa Makanan Divonis Tidak Islami Kecuali Memang Dilarang Agama

CREATIVE TALK HIPMI BANJARBARU WEBINAR 1

Terbaru

Laporan Pelanggaran Darmawan Jaya Dihentikan

Sentra Penegakan Hukum terpadu (Sentra Gakkumdu) Kota Banjarbaru dalam press release,Selasa (27/10/2020) menyampaikan dugaan pelanggaran Calon Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan...

Direktur Umum PDAM Dilantik, Bupati Banjar Harap Kinerja Lebih Bagus

Pemerintah Kabupaten Banjar menggelar Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Direktur Umum Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Intan Banjar. Pengambilan...

Protokol Kesehatan Bagi Pelaku Usaha Kuliner Banjarbaru

Sosialisasi Pencegahan Penyebaran Covid-19 bagi Pelaku Usaha Kuliner se-Kota Banjarbaru, dilaksanakan di Aula Dinas Koperasi UKM dan Naker Kota Banjarbaru, Selasa (27/10/2020).

Benhard : Lebih Baik Liburan Di Rumah Saja

Mencegah penyebaran Covid-19, utamanya di lingkungan ASN Pemko Banjarbaru, Pjs Wali Kota Banjarbaru, Benhard E Rondonuwu, Selasa (27/10/2020) menyampaikan untuk libur panjang...

Menjadikan Kabupaten Banjar Yang ‘Manis’

Relawan Perempuan Manis (RPM) bersama Hj Nur Gita Tiyas Saidi Mansyur, terus menjalin silaturahmi dengan masyarakat Kabupaten Banjar. Kali...

Baru-baru ini jagat dunia maya dihebohkan dengan sebuah postingan yang mengatakan bahwa kue klepon tidak islami, akibatnya kata Klepon sempat merajai trending Twitter di Tanah Air, bahkan disebut-sebut berkaitan dengan Perayaan Natal.

Kue bundar berwarna hijau yang terbuat dari tepung beras ketan berbalut kelapa parut ini pun ramai diperbincangkan, usai postingan akun media sosial yang mengatakan ‘Kue klepon tidak islami. yuk tinggalkan jajanan yang tidak islami dengan cara membeli jajanan islami, aneka kurma yang tersedia di toko syariah kami, Abu Ikhwan Aziz.’

Kue Klepon sendiri di Kota Martapura, Kabupaten Banjar telah menjadi panganan ringan bagi masyarakat lokal, bahkan masyarakat luar daerah yang sekedar berkunjung ke Kota yang berjuluk Serambi Mekkah ini, khususnya Klepon buntut.

Biasanya di Martapura, kue berisi gula merah ini dijual dalam kemasan kotak kertas, dengan harga sekitar 5000 rupiah bisa mendapatkan 2 kotak berisi panganan lezat ini.

WhatsApp Image 2020 07 29 at 16.06.08 1024x576 1

Siti (30) salah satu penjual kue Klepon mengaku mengetahui perihal postingan Klepon tidak islami tersebut, ia memilih tidak menanggapinya terlalu serius.

“Bagi saya sih itu cuma kerjaan orang iseng aja. Tapi kalau benar, itu memang cara berdagang yang tidak baik, karena seperti menjatuhkan produk lain dengan membawa agama,” katanya.

Siti sendiri mengungkapkan tidak terlalu paham kenapa Klepon dianggap tidak islami, padahal bahan bakunya halal dan aman di konsumsi.

WhatsApp Image 2020 07 29 at 16.06.07 1024x576 1

Kue panganan berwarna hijau ini lanjut Siti dibuat dari bahan-bahan yaitu tepung beras ketan, pewarna hijau pandan, gula merah dan parutan kelapa.

“Saya kurang tahu banyak, yang pasti untuk parutan kepala di kukus, sementara untuk adonan tepung ketan diwarnai dulu, baru diisi gula merah dan direbus sampai timbul, baru diberikan parutan kelapa,” katanya.

Salah satu penikmat klepon, Ainuddin mengatakan tidak bisa suatu makanan dinamakan islami kecuali dilarang dalam Islam seperti Babi dan Anjing.

WhatsApp Image 2020 07 29 at 07.42.18

“Jadi apa ciri tidak islami dan tandanya, seperti Klepon tadi darimana segi tidak islaminya? Padahal bahan Klepon dari tepung beras ketan, gula merah dan parutan kelapa,” terangnya.

Dikaitkannya kue tradisional ini dengan perayaan Natal, tepatnya dikatakan mirip pohon natal yang berwarna hijau dibalut salju pun dianggap tak beralasan oleh warga Sekumpul ini.

“Kalau dikaitkan dengan pohon natal, sebenarnya di negara yang mengalami musim salju saat merayakan natal, hanya pohon Cemara yang masih tumbuh dan daunnya hijau. Karena itu digunakan menjadi perlengkapan untuk perayaan natal, kalau disana tumbuh pohon Belinju, bisa jadi itu yang digunakan,” sebut Ainuddin.

IMG 20201027 WA0012
WhatsApp Image 2020 10 12 at 17.36.10 1
1422374 923771344327002 1982948344843059176 n

Trending Minggu Ini

Warga Rantau Balai Sambut Baik Kedatangan RPM

Relawan Perempuan Manis (RPM) memperkenalkan sosok pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Banjar, nomor urut satu, dengan tagline "Manis" kepada warga Desa...

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan...

Median Jalan di Cat, Jalan Bersih, Banjarbaru Semakin ‘Glowing’

Semenjak dilantiknya Bernhard E Rondonuwu menjadi Pejabat Sementara (PJS) kurang lebih 71 di Kota Banjarbaru, dirinya berkomitmen untuk memajukan kota yang berjuluk...

Kamu mungkin juga suka

Direktur Umum PDAM Dilantik, Bupati Banjar Harap Kinerja Lebih Bagus

Pemerintah Kabupaten Banjar menggelar Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Direktur Umum Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Intan Banjar. Pengambilan...

Protokol Kesehatan Bagi Pelaku Usaha Kuliner Banjarbaru

Sosialisasi Pencegahan Penyebaran Covid-19 bagi Pelaku Usaha Kuliner se-Kota Banjarbaru, dilaksanakan di Aula Dinas Koperasi UKM dan Naker Kota Banjarbaru, Selasa (27/10/2020).

Deklarasi Damai, Masyarakat Diminta Jangan Terpancing Hoax

Pemerintah Kabupaten Banjar bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta perwakilan element masyarakat Kabupaten Banjar, menggelar aksi Deklarasi Damai Anti Anarkisme,...

Rehab Rumah Warga, Bakti TNI Kepada Masyarakat

Rehab rumah warga melalui Program Bakti TNI Kodim 1006/ Martapura pada Semester II di tahun 2020 untuk Koramil - 10/ Kertak Hanyar...