Beranda Habar Banjar KPU RI Berencana Gunakan...

KPU RI Berencana Gunakan Sistem E-Rekap, Cornelius Kristiyanto : Di Kab.Banjar Masih Banyak Blank Spot Karena Kondisi Geografis

Terbaru

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI berencana akan menerapkan sistem e-rekap (rekapitulasi elektronik) baru bernama Sirekap pertama kalinya di Pilkada Serentak 2020. 

Penerapan Sirekap ini telah diatur dalam beberapa Peraturan KPU (PKPU), termasuk hasil revisi terbaru seperti PKPU Nomor 18 Tahun 2020 dan PKPU Nomor 19 Tahun 2020.

Sistem e-rekap sebenarnya sudah diterapkan oleh KPU dalam beberapa pemilu sebelumnya, untuk keperluan publikasi hasil pemungutan suara seperti pada Pemilu 2019 lalu KPU sudah menerapkan e-rekap yang menggunakan Situng (Sistem Informasi Penghitungan Suara).

Secara teknis, cara kerja Sirekap memiliki perbedaan dari Situng, meski fungsi penerapan kedua sistem e-rekap tersebut tidak jauh berbeda, akan tetapi penggunaan e-rekap di Pilkada 2020 tidak untuk rujukan utama penentuan hasil pemilihan seperti Pemilu 2019.

IMG 20201201 WA0057
habarkalimantan

Dalam Pilkada Serentak 2020, penentuan pemenang pemilihan atau hasil pemungutan suara tetap merujuk kepada hasil rekapitulasi yang dilakukan manual dan berjenjang sejak di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS), kecamatan, kabupaten, dan khusus pilgub, sampai provinsi.

Komisioner KPU Kabupaten Banjar, Abdul Muthalib pada Jumat (28/11) kemarin mengatakan pada pilkada serentak tahun 2020 ini, KPU membuat sebuah sistem dengan nama Sirekap yang dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan bimbingan teknis untuk penggunaan sistem sirekap.

“Untuk kawan kawan petugas TPS kita lakukan bimbingan teknis, pada tahun ini menggunakan sistem sirekap. Sirekap itu aplikasi yang memudahkan penghitungan suara. Tetapi tetap yang digunakan adalah perhitungan suara manual. Rekap hanya membantu,” ujarnya

Pria yang akrab disapa Aziz ini menjelaskan Sistem Informasi Rekapitulasi adalah perangkat aplikasi berbasis teknologi informasi dan berfungsi sebagai sarana publikasi hasil penghitungan suara dan rekapitulasi hasil penghitungan suara, serta alat bantu di pelaksanaan rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan, demikian definisi yang tercantung di sejumlah PKPU terbaru.

Akan tetapi penggunaan Sistem Informasi Rekapitulasi yang berbasis teknologi informasi di Kabupaten Banjar ini tak bisa dengan mudah diterapkan, karena pada beberapa kecamatan terdapat Blank spot. 

Blank spot sendiri adalah kondisi di mana suatu tempat tidak tersentuh atau tercover sinyal komunikasi, baik untuk komunikasi analog seperti jaringan telepon atau komunikasi digital seperti jaringan internet sehingga menyulitkan terjadinya komunikasi dua arah.

IMG 20201201 WA0058

Sementara itu Kepala Bidang Penyelenggaraan E-Government Dinas Kominfo Kabupaten Banjar, Cornelius Kristiyanto mengatakan di Kabupaten Banjar diperkirakan di semua kecamatan masih ada terdapat blank spot karena kondisi geografis.

“Di Kabupaten Banjar banyak memiliki daerah perbukitan, seperti daerah Paramasan, Kecamatan Pengaron, Kecamatan Telaga Bauntung, Kecamatan Aranio,” ungkapnya.

WhatsApp Image 2021 07 19 at 17.07.44

Trending Minggu Ini

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan Tanjung Selayar...

Infodemik Tak Kalah Bahaya Dari Covid-19

Organisasi Kesehatan Dunia WHO telah memunculkan istilah Infodemi yang menggambarkan persebaran Hoax berkaitan dengan Pandemi Covid-19, Infodemi itu telah menjadi masalah baru bagi dunia...

Sanksi Rp100.000 Tidak Memakai Masker Di Martapura, HOAX

Pesan singkat di media sosial WhatsApp yang beredar dengan menyebutkan adanya razia masker serentak di depan Pemda Banjar dengan sanksi denda Rp100 ribu bagi...

Kamu mungkin juga suka

Oknum Pelaku Pungli Akan Disanksi Tegas Bupati Banjar

Kabupaten Banjar sempat diramaikan dengan praktek pungutan liar yang diduga dilakukan oknum Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Banjar terhadap beberapa warga Martapura.Pungutan liar sendiri...

DPRD Banjar Sepakat Pembahasan Raperda Peternakan Hewan Berlanjut

Rapat Paripurna DPRD Banjar dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi Fraksi DPRD terhadap Raperda tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta Pengambilan Keputusan terhadap  Rancangan Peraturan...

Sampah Bernilai Ekonomi?, Buruan Jadi Nasabah Bank Sampah Sekumpul

Berbagai upaya dilakukan Bank Sampah Sekumpul Martapura untuk mensosialisasikan keberadaannya di tengah masyarakat. Hal ini diungkapkan Direktur Bank Sampah Sekumpul Dewi Heldayaty saat talkshow di...

Bupati Banjar Serahkan Sembako Bagi Warga Isoman

Bupati Banjar H Saidi Mansyur launching bantuan sembako untuk warga terkonfirmasi Covid-19 yang melaksanakan isolasi mandiri sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Banjar dalam meringkan beban...