Beranda Habar Banjar Penyebar Identitas Pasien Corona...

Penyebar Identitas Pasien Corona Dapat Dipidana !!

Terbaru

Harga Bumbu Dapur Stabil, Minyak Goreng Naik Rp. 1500,-

Harga bahan olahan masakan siap saji seperti Bumbu Merah, Bumbu Rawon, Bumbu Bistik, dan lainnya hingga saat ini Jumat (30/10/2020) terbilang masih...

Pandemi Covid-19 Harga Rempah Ini Naik 50 Persen

Semenjak Covid-19 melanda Indonesia, khususnya Kabupaten Banjar, Harga rempah untuk komoditi Jahe (Zingiber officinale) mengalami kenaikan harga hingga 50 persen per hari...

Warga Guntung Manggis Ini Siap Menangkan Haji Martinus – Jaya

Memiliki track record (pengalaman) yang baik menjabat sebagai Pejabat Sementara (PJS) Walikota Banjarbaru pada tahun 2005 silam, Haji Martinus calon Walikota Banjarbaru...

RPM Sambangi Dua Kecamatan Sekaligus

Relawan Perempuan Manis (RPM) terus melakukan silaturahmi dan memperkenalkan calon Bupati dan Wakil Bupati Banjar no urut 01, H Saidi Mansyur -...

Pemkab Banjar Kaji Proses Belajar Mengajar Tatap Muka

Pemerintah Kabupaten Banjar lakukan pengkajian proses belajar mengajar secara tatap muka disejumlah kecamatan yang termasuk zona hijau, hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah...

Penyebaran identitas pasien positif Corona di media sosial seperti FB, IG dan WA sangat disesalkan sebagian masyarakat. Parahnya, penyebaran identitas diduga berasal dari oknum paramedis. Akibatnya, keluarga pasien menjadi korban bully dari warga sekitar. Hal ini mesti mendapat perhatian serius dari Gugus Tugas maupun pihak berwajib.

M Sairi, salah satu jurnalis media mainstream, Selasa (31/3/2020) menyesalkan karena warga yang bukan ahlinya sudah bertindak seperti wartawan investigasi. “Kami yang wartawan resmi saja berusaha sekuat tenaga tidak membeberkan identitas pasien, tetapi ulah sejumlah oknum warga sudah membuat keadaan menjadi lebih runyam,” ujarnya.

Sebagaimana info yang berhasil dihimpun, akibat terbongkarnya identitas pasien Corona, keluarga si pasien menjadi korban bully oknum warga lainnya. Akibat tidak tahan lagi, keluarga pasien yang masih mengkarantina diri sendiri secara mandiri, justru berpikir akan pindah ke lokasi lain yang tentu saja hal itu membuat tugas pemantauan Gugus Tugas menjadi buyar.

Ironisnya, karena kepala keluarga sedang sakit, keluarga pasien hidupnya menjadi terkatung-katung sebab infonya, belum ada yang bersedia menanggung biaya hidup selama masa karantina mandiri tersebut.

Sairi berharap aparat berwajib menindak tegas si pelaku pembongkaran identitas pasien Corona, supaya kejadian yang tidak mengenakkan yang dialami oleh keluarga pasien Corona tidak terulang lagi. Info dihimpun, banyak warga net menyebarluaskan identitas dan alamat pasien yang notabene diduga berasal dari dalam lingkungan rumah sakit.

Polri sebenarnya sudah mengingatkan masyarakat tidak sembarangan menyebarkan identitas pasien positif Corona di ruang publik. Setiap orang yang melakukan itu bisa diancam hukuman penjara.

“Persoalan membuka identitas seseorang pada ruang publik yang tidak berdasarkan izin dari yang bersangkutan, tentunya ini berpotensi melanggar hukum. Oleh karenanya, perundang-undangan sudah mengatur tentang ini semua,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2020) lalu.

Asep menjelaskan hal itu diatur dalam UU Nomor 44 Tahun 2019 tentang Rumah Sakit dan UU Nomor 12 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Dalam UU itu, setiap orang yang menyebarkan informasi soal data pasien bisa dipenjara 2 tahun dan denda Rp 10 juta. Penyebaran informasi data seseorang juga diatur dalam UU ITE. Ancaman dalam UU ITE bahkan lebih berat, yakni 4 tahun penjara.

“Hal itu diatur dalam Undang-Undang ITE, khususnya Pasal 26 dan 28 b. Sama esensinya, bahwa orang tidak boleh sembarangan membeberkan data pribadi ke publik tanpa izin. Kalau terbukti dapat terancam hukuman 4 tahun penjara atau denda Rp 750 juta,” ujar Asep.

IMG 20201027 WA0012
1422374 923771344327002 1982948344843059176 n

Trending Minggu Ini

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan...

Deklarasi Damai, Masyarakat Diminta Jangan Terpancing Hoax

Pemerintah Kabupaten Banjar bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta perwakilan element masyarakat Kabupaten Banjar, menggelar aksi Deklarasi Damai Anti Anarkisme,...

Paslon ‘Bangkit’ Mawarung Bersama Warga Murung Raya

Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin, Abdul Haris Makkie dan Ilham Nor,menyempatkan diri 'Mawarung' di salah satu warung milik warga...

Kamu mungkin juga suka

Harga Bumbu Dapur Stabil, Minyak Goreng Naik Rp. 1500,-

Harga bahan olahan masakan siap saji seperti Bumbu Merah, Bumbu Rawon, Bumbu Bistik, dan lainnya hingga saat ini Jumat (30/10/2020) terbilang masih...

Pandemi Covid-19 Harga Rempah Ini Naik 50 Persen

Semenjak Covid-19 melanda Indonesia, khususnya Kabupaten Banjar, Harga rempah untuk komoditi Jahe (Zingiber officinale) mengalami kenaikan harga hingga 50 persen per hari...

Pemkab Banjar Kaji Proses Belajar Mengajar Tatap Muka

Pemerintah Kabupaten Banjar lakukan pengkajian proses belajar mengajar secara tatap muka disejumlah kecamatan yang termasuk zona hijau, hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah...

Direktur Umum PDAM Dilantik, Bupati Banjar Harap Kinerja Lebih Bagus

Pemerintah Kabupaten Banjar menggelar Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Direktur Umum Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Intan Banjar.Pengambilan...