Beranda Habar Banjar Pilkada 2020, Pemkab Banjar...

Pilkada 2020, Pemkab Banjar Utamakan Keamanan Maayarakat

CREATIVE TALK HIPMI BANJARBARU WEBINAR 1

Terbaru

RPM Sambangi Dua Kecamatan Sekaligus

Relawan Perempuan Manis (RPM) terus melakukan silaturahmi dan memperkenalkan calon Bupati dan Wakil Bupati Banjar no urut 01, H Saidi Mansyur -...

Pemkab Banjar Kaji Proses Belajar Mengajar Tatap Muka

Pemerintah Kabupaten Banjar lakukan pengkajian proses belajar mengajar secara tatap muka disejumlah kecamatan yang termasuk zona hijau, hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah...

Maulid Nabi dan Bazar Amal Di Pondok Pesantren

Peringati Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam (SAW) di Pondok Pesantren Raudhatul Muta'allimin Annahdliyah, Rabu (28/10/2020), Kali ini sedikit berbeda pasalnya Pondok...

Laporan Pelanggaran Darmawan Jaya Dihentikan

Sentra Penegakan Hukum terpadu (Sentra Gakkumdu) Kota Banjarbaru dalam press release,Selasa (27/10/2020) menyampaikan dugaan pelanggaran Calon Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan...

Direktur Umum PDAM Dilantik, Bupati Banjar Harap Kinerja Lebih Bagus

Pemerintah Kabupaten Banjar menggelar Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Direktur Umum Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Intan Banjar. Pengambilan...

Baru-baru ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banjar di masa tahapan kampanye dari 26 September – 5 Desember 2020 ini telah menetapkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten Banjar sebesar 389.993 orang.

Kurang dari 2 bulan lagi Pilkada Bupati – Wakil Bupati Banjar 2020 pada 8 Desember 2020 akan tiba, beberapa tahapan telah dilalui menuju hari pencoblosan.

Ada 3 pasangan calon (paslon) yang maju dalam Pilkada Kabupaten Banjar ini, yakni paslon nomor 1 H. Saidi Mansyur – Habib Idrus Al Habsyi, paslon nomor 2 Andin Sofyanoor – KH. Syarif Bustomi, dan paslon nomor 3 H. Rusli – KH. Fadlan Asy’ari.

IMG 20201016 WA0034

Hal ini diungkapkan oleh Ketua KPU Kabupaten Banjar, Muhaimin saat ditemui di Kantor KPU Banjar pada Jum’at sore (16/10/2020).

“Bersamaan dengan suasana kampanye ini kita sudah menetapkan jumlah DPT sebesar 389 ribu lebih dengan jumlah total Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 1273 TPS di seluruh Kabupaten Banjar,” katanya.

Muhaimin mengungkapkan pihaknya sudah mulai mempersiapkan diri dalam rangka pelaksanaan pencoblosan yang akan dilaksanakan kurang dari 2 bulan ini.

“Kita sekarang sedang membuka pendaftaran petugas KPPS yang berlangsung mulai 1 Oktober sampai penetapan pada 23 November 2020 mendatang. Setiap TPS nanti akan ada 7 orang petugas KPPS,” jelasnya.

Sementara untuk teknis pelaksanaan pencoblosan nanti di hari H nanti, Muhaimin mengungkapkan pihaknya masih menunggu regulasi dari KPU RI.

“Untuk teknis pada hari pencoblosan seperti logistic pemilu yang digunakan misalnya kotak suara, apakah memberdayakan sisa Pemilu 2019 atau yang baru, bagaimana spesifikasinya, dan sebagainya, kita masih menunggu regulasi dari KPU RI,” ujarnya.

Sementara untuk logistik pemilu seperti surat suara, format yang didesain sendiri sudah diterima oleh masing-masing paslon dan KPU RI, menunggu percetakan sesuai regulasi yang ditetapkan oleh KPU RI.

“Logistik pilkada kali ini tidak sebanyak logistik pemilu tahun kemarin, jadi untuk penempatannya nanti kita gunakan Gudang di Indrasari. Kita juga telah melakukan antisipasi penyediaan logistik nanti, misalnya jika terjadi keterlambatan penyaluran dan sebagainya. Semua persiapan yang kita lakukan mengacu pada apa yang sudah ditetapkan oleh KPU,” bebernya. 

Saat pencoblosan nanti juga akan dilaksanakan protokol kesehatan Covid-19 yang cukup ketat, diantaranya pemilih diharuskan memakai masker saat ke TPS, setiap pemilih mendapatkan sarung tangan plastik sekali pakai saat mencoblos, dan usai mencoblos, tangan pemilih akan ditetesi tinta sebagai tanda telah mencoblos, bukan mencelup tangan ke tinta ke tangan sebagaimana yang dilakukan pada umumnya.

Pengamanan saat pencoblosan nanti lanjut Muhaimin akan melibatkan pihak eksternal seperti Polri, TNI dan Satpol PP, selain pengamanan internal.

“Untuk pengamanan internal nanti di TPS, kami akan merekrut 2 orang Petugas Pam-TPS dari masyarakat sendiri,” terangnya.

Untuk pelaksanaan Pilkada ini sendiri, KPU Kabupaten Banjar mendapatkan dana hibah sebesar 41 miliar dari APBD Kabupaten Banjar yang penganggarannya telah dilakukan optimalisasi bersama pemerintah daerah tanpa adanya penambahan atau pengurangan.

“Anggaran sebesar 41 miliar ini diserap ke kegiatan-kegiatan pilkada, mulai dari tahapan verifikasi calon perseorangan, saat pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih hingga gaji petugas kita di lapangan. Selain itu sebagian juga digunakan untuk keperluan pelaksanaan protokol kesehatan saat hari pencoblosan nanti. Kita juga dapat merevisi anggaran jika ada keperluan, misalnya saat anggaran tertentu tidak mencukupi dan harus dilakukan pergeseran, kita tinggal melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah,” ungkap Muhaimin.

IMG 20201016 WA0031

Di tempat terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Banjar, HM. Hilman mengatakan pihaknya siap untuk mendukung pelaksanaan Pilkada Kabupaten Banjar ini, diantaranya adalah memberikan support pengamanan melalui Satpol PP, terutama untuk penegakan protokol kesehatan.

“Pengamanan Pilkada sendiri melibatkan Polri, TNI dan Satpol PP, fungsi kita adalah memberikan support bagi penyelenggara pemilu yaitu KPU dan Bawaslu,” katanya.

Dalam Pilkada kali ini yang menjadi catatan khusus kata Hilman adalah bagaimana setiap tahapan pilkada bisa aman bagi masyarakat.

“Pelaksanaan Pilkada serentak ini harus bisa memberikan keamanan bagi masyarakat dari penyebaran Covid-19 dengan protokol kesehatan, karena itu pemerintah pusat menekankan pada kita untuk membentuk Pokja protokol kesehatan oleh Bawaslu. Di tempat kita Pokja tersebut sudah terbentuk,” terangnya.

Sebelumnya, Pemkab Banjar melalui Satpol PP Kabupaten Banjar telah menggelar apel pasukan dalam rangka mendukung pelaksanaan Pilkada mendatang.

Satpol PP yang membawahi Satuan Damkar dan Satuan Linmas ini juga akan menempatkan anggota Satuan di garis depan pada penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah baik di tingkat Kecamatan maupun Desa sampai ke TPS, dimana pada setiap TPS minimal ditempatkan 2 orang anggota Linmas.

Tugas utama anggota Linmas yang akan ditempatkan di TPS-TPS ini diantaranya adalah menjaga Protokol Kesehatan yaitu menggunakan masker dan mengatur jaga jarak pengguna hak pilih nanti.

IMG 20201027 WA0012
WhatsApp Image 2020 10 12 at 17.36.10 1
1422374 923771344327002 1982948344843059176 n

Trending Minggu Ini

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan...

Warga Rantau Balai Sambut Baik Kedatangan RPM

Relawan Perempuan Manis (RPM) memperkenalkan sosok pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Banjar, nomor urut satu, dengan tagline "Manis" kepada warga Desa...

Median Jalan di Cat, Jalan Bersih, Banjarbaru Semakin ‘Glowing’

Semenjak dilantiknya Bernhard E Rondonuwu menjadi Pejabat Sementara (PJS) kurang lebih 71 di Kota Banjarbaru, dirinya berkomitmen untuk memajukan kota yang berjuluk...

Kamu mungkin juga suka

RPM Sambangi Dua Kecamatan Sekaligus

Relawan Perempuan Manis (RPM) terus melakukan silaturahmi dan memperkenalkan calon Bupati dan Wakil Bupati Banjar no urut 01, H Saidi Mansyur -...

Pemkab Banjar Kaji Proses Belajar Mengajar Tatap Muka

Pemerintah Kabupaten Banjar lakukan pengkajian proses belajar mengajar secara tatap muka disejumlah kecamatan yang termasuk zona hijau, hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah...

Laporan Pelanggaran Darmawan Jaya Dihentikan

Sentra Penegakan Hukum terpadu (Sentra Gakkumdu) Kota Banjarbaru dalam press release,Selasa (27/10/2020) menyampaikan dugaan pelanggaran Calon Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan...

Direktur Umum PDAM Dilantik, Bupati Banjar Harap Kinerja Lebih Bagus

Pemerintah Kabupaten Banjar menggelar Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Direktur Umum Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Intan Banjar. Pengambilan...