Beranda Habar Banjar PPS Dan Pasar Gambut...

PPS Dan Pasar Gambut Belum Dapat Dimaksimalkan

Terbaru

Iklan untuk Habar kalimantan
Banner Ucapan Selamat Saidi

Sejumlah pasar yang ada di kabupaten banjar belum dapat dimanfaatkan secara maksimal hingga saat ini.

Hal ini membuat Salah satu warga Kabupaten Banjar, Ijai beberapa waktu lalu mengungkapkan keprihatinannya atas ketidak maksimalan penggunaan bangunan pasar tersebut.

“Salah satunya ya bangunan pasar Gambut baru yang ada di seberang pasar Gambut sekarang. Sudah bertahun-tahun saya lihat tak kunjung digunakan,” ujarnya.

IMG 20201121 WA0014

Tak hanya pasar Gambut, di tengah ibu kota Kabupaten Banjar, Kota Martapura juga ada bangunan pasar yang kurang maksimal pemanfaatannya.

ucapan Syamsudinoor Ketua DPC Partai Demokrat balangan

Kepala Desa Balida Balangan

“Pasar Sekumpul misalnya, cukup disayangkan banyak bangunan pasar yang dibangun sejak zaman Bupati Banjar, Rudy Ariffin ini tidak digunakan. Padahal yang saya tahu, pasar ini dibangun dengan dana yang tidak sedikit, tapi sampai hari ini masih sebagian yang dipakai, selebihnya seperti sarang hantu,” ungkap Ijai.

Ia berharap pemerintah dapat mendayagunakan bangunan pasar tersebut, agar bangunan pasar tersebut tidak sia-sia.

“Padahal kalau pasar yang ada sudah cukup memadai, buat apa membuat bangunan pasar baru, lebih baik dananya dialihkan ke yang lain seperti kesehatan atau membantu pelaku usaha kecil,” cetusnya.

IMG 20201121 WA0003

Saat dikonfirmasi, Direktur Utama (Dirut) PD. PBB, Rusdiansyah pada Kamis (19/11/2020) menjelaskan untuk Pasar Sekumpul yang saat ini tidak maksimal pemanfaatannya, ia mengaku saat ini kewenangan pemungutan retribusi masih berada di pihak pemerintah daerah, sementara bangunan berada dalam pengelolaan pihak ke 3.

“Jadi kita tunggu tahun 2025 seluruhnya akan kembali ke daerah. Sebelum itu diterima daerah, Pemda nanti akan melihat regulasi dan kewajiban-kewajiban apakah apakah sudah dipenuhi atau ada perjanjian yang belum terpenuhi,” katanya.

Rusdiansyah mengungkapkan pihaknya berharap bangunan pasar tersebut jika ada yang tak layak bisa diperbaiki sebelum diterima pemerintah yang ingin memanfaatkan bangunan pasar tersebut.

“Jadi kita tak keluar biaya lagi saat memanfaatkan, apalagi kita belum bisa memetik hasil maksimal dari situ. Kalau diserahkan ke tempat kita nanti, akan kita upayakan secara maksimal mengelola dan memanfaatkannya dengan sistem yang lebih lanjut,” terangnya.

Rusdiansyah juga mengungkapkan pihaknya berkeinginan untuk membangun pasar tradisional bernuansa modern memanfaatkan fasilitas pasar Sekumpul jika nanti sudah sepenuhnya dikelola Pemerintah.

“Kita berkeinginan untuk menjadikan lokasi tersebut sebagai pasar tradisional, namun bernuansa modern sehingga bisa jadi icon baru di tengah Kota Martapura,” sebutnya.

Sementara untuk Pasar Gambut, pihaknya sedang melakukan komunikasi dengan pedagang pasar Gambut di lokasi lama, apakah bersedia menempati lokasi yang baru atau tidak.

“Jika kesepakatan nanti ternyata pedagang lebih nyaman di lokasi yang lama, kita berencana untuk mengelola bangunan pasar yang baru bekerjasama dengan pihak lain. Salah satunya kita berkomunikasi dengan Apindo yang menaungi pedagang UMKM,” katanya.

Pasar Gambut Baru tersebut jika kerjasama tersebut dilakukan akan menjadi pasar tematik, yakni menjadi pusat oleh-oleh dimana pengunjung dapat berbelanja produk-produk UMKM binaan Apindo.

“Jadi mereka yang datang ke Kalsel tak perlu mencari oleh-oleh di Airport yang harganya mahal, cukup singgah ke pasar tematik itu,” ungkap Rusdiansyah.

Sementara untuk realisasinya, Dirut PD PBB ini berharap bisa dilakukan secepatnya, jika sudah ada kesepakatan dengan para pedagang, pihaknya akan segera menyusun perencanaan agar nantinya bisa disetujui oleh Badan Pengawas, Bupati Banjar dan Legislatif.

Akan tetapi saat ini bangunan pasar Gambut yang baru tersebut masih belum lengkap, misalnya jalan yang masih labil dan tidak adanya drainase serta penerangan.

“Saat ini bangunan pasar tersebut perlu perbaikan sarana untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung nanti, misalnya pengerasan jalan dan pembuatan drainase. Selain itu bangunan pasar juga belum dipasang sambungan penerangan dan listrik. Kita sedang berupaya satu persatu melengkapi fasilitas-fasilitas ini agar bisa segera terealisasi,” pungkasnya.

Banner Ucapan Selamat Saidi

Trending Minggu Ini

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan Tanjung Selayar...

Kasur Kapuk Di Martapura Tidak Ada Pematinya

Ditengah persaingan pasar khususnya produk kasur modern, Kasur kapuk ternyata masih diminati masyarakat di Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Hal ini terbukti, masih eksisnya perajin...
00:02:09

HAUL KE-15 GURU SEKUMPUL

Haul ke-15 Ulama Kharismatik asal Martapura Kabupaten Banjar, KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul, diperkirakan dihadiri tidak kurang dari 2...

Kamu mungkin juga suka

Pelaksanaan Pilkades Serentak Telah Ditetapkan

Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang prosesnya sempat tertunda lantaran Covid-19 dan bencana alam ini, kembali dibahas dalam rapat koordinasi (rakor) persiapan Pilkades serentak Tahun...

Sarana Prasana SMP 1 Astambul 80 Persen Rusak

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Astambul, salah satu sekolah yang turut terdampak bencana banjir di Kabupaten Banjar pada pertengahan Januari lalu.Meski kerusakan akibat...

Banjir Rusak Berbagai Sarana dan Prasana Sekolah Di Kabupaten Banjar

Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Banjar pada pertengahan Januari lalu, menyebabkan Ratusan gedung sekolah mengalami kerusakan.Hal ini diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala...

Bupati Banjar Lantik 163 Pengurus DPD KNPI Kabupaten Banjar

Pelantikan Kepengurusan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Banjar masa bhakti 2021-2023 dan Rakerda dilaksanakan di Mahligai Sultan Adam, Pendopo...