Beranda Habar Banjar GTPP Covid-19 Pusat Dibubarkan,...

GTPP Covid-19 Pusat Dibubarkan, GTPP Covid-19 Kabupaten Banjar Belum Dapat Arahan

Sirup Kayu Manis 1

Terbaru

Setelah beberapa waktu yang lalu Presiden RI, Joko Widodo membubarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Nasional, namun penanganan Covid-19 tetap berlanjut dan fungsi Gugus Tugas yang dibubarkan tersebut kini diemban oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 yang berada di bawah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Hal tersebut termuat dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2020 tentang Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang berisi pencabutan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 7 Tahun 2020 sebagaimana telah diubah dalam Keppres Nomor 9 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Berdasarkan Pasal 20 Ayat 2 huruf b, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 daerah dibubarkan dan dalam Pasal 20 Ayat 2 huruf c, kewenangan Gugus Tugas akan dilanjutkan oleh Komite Kebijakan dan atau Satuan Tugas Penanganan Covid-19/Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Daerah.

Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Banjar, dr. Diauddin mengungkapkan hingga saat ini belum ada arahan dari Pemerintah Provinsi untuk pembubaran gugus tugas.

WhatsApp Image 2020 07 23 at 20.07.06

“Bahkan untuk Kabupaten Banjar juga, karena itu saat ini gugus tugas masih tetap ada. Perubahan tersebut kalau terjadi cuma perubahan nama dan struktur saja, sementara pekerjaannya masih tetap,” katanya.

Update perkembangan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pun lanjut Kadinkes Banjar ini tetap akan dilaksanakan melalui video conference sebanyak 2 kali selama 1 minggu, asal tidak berbenturan dengan agenda lainnya.

Diauddin menambahkan kasus positif sendiri terus meningkat sebanyak 29 orang menjadi 536 kasus dengan jumlah meninggal menjadi 31 orang hingga Kamis (23/7).

“Sementara yang sembuh ada 228 orang, bertambah 5 orang. Sekarang kita sudah memakai pedoman revisi kelima, tinggal menunggu evaluasi yang dilakukan terhadap pasien positif, kemungkinan kasus positif ditempat kita akan habis karena banyak yang sembuh berdasarkan pedoman tersebut. Kita juga menunggu hasil swab 255 sampel yang belum keluar,” sebutnya.

Dalam pedoman revisi kelima ini, pasien positif bisa dinyatakan sehat setelah ada surat dari dokter yang menyatakan bebas gejala dan hanya tes swab pertama yang diperlukan, sementara swab untuk evaluasi tidak diperlukan lagi.

“Bahkan daerah kita ditarget untuk melakukan swab sebanyak 80 sampel setiap hari dan diutamakan bagi mereka yang mengalami gejala demam, pilek dan batuk tanpa harus ada riwayat kontak karena kita ada di zona merah. Setelah hasil swab menyatakan positif, tinggal melakukan isolasi selama 10-14 hari. Masa isolasi sekarang sudah jelas, tidak seperti sebelumnya,” bebernya.

Diauddin menambahkan mereka yang punya kontak erat dengan pasien positif pun saat ini tidak perlu lagi mengikuti rapid tes maupun tes swab, cukup melakukan isolasi mandiri.“Beberapa waktu yang lalu kita mengumpulkan relawan dari desa dan kelurahan untuk melakukan sosialisasi penanganan Covid-19 berdasarkan pedoman baru ini. Mudah-mudahan kita dapat menekan kasus Covid-19 di Kabupaten Banjar ke depannya,” harapnya.

Sambal Mandai KU
Berduka H. Mansyur EffendyBerduka H. Mansyur EffendyBerduka H. Mansyur EffendyBerduka H. Mansyur Effendy

Trending Minggu Ini

100 Relawan Sikologis Diterjunkan HIMPSI Kalsel Bagi Korban Banjir

Himpunan Psikologi Indonesia Wilayah Kalimantan Selatan (HIMPSI Kalsel) membentuk Tim Relawan Pendampingan Psikososial (RPP) untuk membantu pendampingan psikososial bagi para korban banjir yang ada...

Selebgram Kalsel Buka Donasi Untuk Masyarakat Terdampak Banjir

Duta Pemuda Indonesia 2018 Muhammad Hidayattollah H Muhni Arma yang juga dikenal di Kalimantan Selatan sebagai Selebgram dengan sebutan Dayat El, turut berempati atas...

Banjir Kalsel,Bayi Sepanjang 50 CM Lahir Di Atas Jukung

Banjir masih melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan termasuk beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Banjar.Bahkan ribuan warga terdampak banjir, hingga kini masih berada...

Kamu mungkin juga suka

Ratusan Ribu KK Korban Banjir Dicetak Disdukcapil Banjar

Pasca banjir parah yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Banjar beberapa hari lalu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Banjar, melakukan pencetakan pengganti...

Susuri Sungai, Diskominfo Standi Banjar Salurkan Bantuan Banjir

Tim Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian (Diskominfo Standi) Kabupaten Banjar menyusuri bantaran sungai Martapura untuk mendistribusikan bantuan langsung terhadap korban banjir, Rabu (20/1/2021).Bantuan banjir...

Inisiatif Hibur Korban Banjir

Inisiatif menghibur korban banjir, khususnya anak-anak yang tengah merasa sedih dan jenuh, terlebih lagi trauma yang dirasakan, para pegawai Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan...

Jembatan Penghubung Desa Ini Tetap Digunakan Meski Rusak Parah

Bencana banjir yang melanda Kabupaten Banjar menyebabkan sejumlah infrastruktur rusak parah diantaranya seperti jembatan, hal ini pun menarik perhatian Presiden Republik Indonesia (RI) Joko...