Beranda Habar Banjar Rapat Pleno Diwarnai Interupsi,...

Rapat Pleno Diwarnai Interupsi, Ini Langkah KPU Banjar

Terbaru

Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Perhitungan Perolehan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), dan Bupati dan Wakil Bupati Banjar pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak, bertempat di Grand Q Dafam Hotel pada Senin sore (14/12/2020) sempat diwarnai interupsi.

Interupsi dari Tim Pasangan Calon (Paslon) Bupati – Wakil Bupati Banjar 02, Andin Sofyannoor – M. Syarif Bustomi ini meminta agar penetapan hasil rekapitulasi ini ditunda terlebih dahulu.

Bukan tanpa sebab, Anggota Tim Paslon 02, Supiansyah Darham mengungkapkan saat ini ada 2 kecamatan yang belum menyelesaikan rapat pleno di tingkat kecamatan.

IMG 20201214 WA0014

“Ada 2 kecamatan, yaitu Martapura Kota dan Sungai Tabuk yang saat ini masih dalam proses perhitungan dan belum selesai. Jadi harap ditunda dulu, kalau jam 12 malam baru dimulai setelah perhitungan pun tidak apa-apa,” ujarnya.

habarkalimantan

Berdasarkan PKPU Nomor 20, Lanjut Supiansyah harus seluruhnya menyelesaikan hasil rekapitulasi, baru kemudian dilaksanakan rapat pleno tingkat Kabupaten.

“Janganlah langgar Undang-Undang (UU) dan peraturan, kalau belum terpenuhi jangan dipaksakan. UU itu dibuat agar kita jangan sampai melanggar, karena ada konsekuensi hukumnya,” terangnya.

IMG 20201214 WA0017

Namun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banjar tak bergeming dan tetap melanjutkan rapat pleno rekapitulasi ini.

Komisioner KPU Kabupaten Banjar, M. Zain meminta agar tim paslon yang keberatan dapat mengajukan surat keberatan hadir.

“Rapat kami lanjutkan dan silahkan untuk mengajukan surat keberatan hadir,” ujarnya.

IMG 20201215 WA0003

Berbeda halnya, menurut tanggapan Ketua Tim Pemenangan Paslon 01, Heru Pribadi Jaya yang turut hadir dalam rapat pleno tersebut, ia lebih menyikapi hal tersebut dengan penuh pertimbangan.

Menurutnya, tak masalah jika perhitungan ini dilanjutkan karena tidak akan merubah hasil dari perolehan suara, sementara menunggu penyelesaian rapat pleno di 2 kecamatan tersebut, yang masih memiliki waktu penyelesaian hingga tanggal 14 Desember pukul 00.00 Wita hari ini.

“Hal ini juga merupakan antisipasi dari pelaksanaan rapat pleno tingkat Kabupaten yang kemungkinan tidak cukup hanya 2 hari, melihat dari sisi urgensinya, untuk itu KPU Banjar mengambil kebijakan sementara menunggu hasil dari beberapa Kecamatan yang ditargetkan selesai malam ini, terlebih dahulu menghitung kecamatan yang telah rampung,” paparnya.

Hingga pagi ini, Rapat Pleno yang sebelumnya sempat ditunda telah menyelesaikan rekap untuk 4 Kecamatan yakni, Kecamatan Beruntung Baru, Kecamatan Martapura Barat, Kecamatan Aranio dan Kecamatan Tatah Makmur.

WhatsApp Image 2021 07 19 at 17.07.44

Trending Minggu Ini

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan Tanjung Selayar...

Pemerintah Gulirkan Subsidi Untuk Pekerja, Ini Syaratnya

REDAKSI8.COM - Pemerintah memastikan akan mengeluarkan kebijakan pemberian bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah bagi pekerja/buruh (BSU) di tahun 2021.Bantuan ini diharapkan dapat mencegah...

Mengolah Tanah Rawa Jadi Media Tanam

Usaha jual media tanam yang dilakukan warga Desa Gudang Tengah Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar ini terbilang cukup unik.Hanya dengan mengolah campuran tanah rawa...

Kamu mungkin juga suka

Bupati Banjar Audiensi Dengan FAD Banjar

Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Banjar didampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Banjar Hj Siti Hamidah...

Lapas Karang Intan Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan, salurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19 yang berada di sekitar Lapas Narkotika Karang Intan,...

Infodemik Tak Kalah Bahaya Dari Covid-19

Organisasi Kesehatan Dunia WHO telah memunculkan istilah Infodemi yang menggambarkan persebaran Hoax berkaitan dengan Pandemi Covid-19, Infodemi itu telah menjadi masalah baru bagi dunia...

Masyarakat Kabupaten Banjar 40 Persennya Belum Tercover BPJS Kesehatan

Bupati Banjar, Saidi Mansyur terima audiensi rombongan BPJS Kesehatan Kalimantan Selatan di Mahligai Sultan Adam Martapura pada Rabu (28/7/2021).Didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr. Diauddin,...