Beranda Habar Banjar Rencana Pembelajaran Tatap Muka...

Rencana Pembelajaran Tatap Muka Diapresiasi Ketua Komisi IV DPRD Banjar

Sirup Kayu Manis 1

Terbaru

Warga dan Pedagang PPS Sampaikan Aspirasi Pada Pasangan Manis

Relawan Perempuan Manis (RPM) dari Pasangan Calon Bupati Banjar - Wakil Bupati Banjar nomor urut 01, H Saidi Mansyur dan Habib Idrus...

Bawaslu Dalami Iklan Paslon ke Ahli Pidana

Penayangan iklan Pasangan Calon(Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Banjar di media massa cetak yang difasilitasi oleh Komisi Pemilihan Umum(KPU) Banjar, dipertanyakan warga.

Hari Pertama Beroperasi, Bioskop Cinepolis Q Mall Dipantau

Pejabat Sementara(Pjs) Walikota Banjarbaru Bernhard E. Rondonuwu, memantau hari pertama beroperasinya kembali Bioskop Cinepolis di Q Mall,Jum'at (4/12/2020).Pemantauan...

Targetkan Pelayanan Prima, Puluhan Karyawan RSUD Ratu Zalecha Ikuti Workshop Service...

Guna memberikan pelayanan prima kepada pasiennya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Zalecha Martapura menyelenggarakan Workshop Service Excellent karyawannya, disalah satu hotel...

Gelar Syukuran Atas Prestasi, Ketua IPQAH Banjar : Semoga Generasi Qur’ani...

Ikatan Persaudaraan Qori-Qoriah dan Hafidz-Hafidzah (IPQAH) Kabupaten Banjar menggelar syukuran atas prestasi para khalifahnya yang sukses meraih juara umum pada pelaksanaan Musabaqah...

Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar memastikan akan melakukan pembelajaran tatap muka di awal tahun 2021 atau di semester genap nanti. Kepala sekolah tingkat SD hingga SMP bahkan sudah disosialisasikan terkait pembelajaran tatap muka.

Dua sekolah juga sudah ditunjuk menjadi percontohan penerapan protokol kesehatan di sekolah dan siap melakukan pembelajaran tatap muka yakni SMPN 1 Martapura Barat dan SDN Penggalaman 2.

Hal ini pun mendapat apresiasi dari Ketua Komisi IV Sarwani, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjar.

WhatsApp Image 2020 02 20 at 05.25.48 1

Menurut Sarwani, hendaknya pemerintah mengutamakan sekolah-sekolah yang ada di kawasan zona hijau, dan pihaknya akan support rencana dari Dinas Pendidikan tersebut.

“Kita menyarankan agar mencontoh pesantren yang lebih dulu melakukan kegiatan belajar tatap muka, misalnya dalam sebuah kelas ada 50 siswa, maka dapat dibagi setiap harinya, kalau hari ini dari absen nomor 1-25, besoknya yang turun dari absen nomor 26-50,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi seperti ini hak anak dalam mendapatkan pembelajaran harus diutamakan, yang penting dalam prakteknya nanti selalu menerapkan protokol kesehatan.

WhatsApp Image 2020 07 10 at 14.32.18 1024x576 1

Sementara itu, menurut Plt Kadisdik Kabupaten Banjar, HG Ikhwansyah, Meski sarana dan prasarana sekolah siap dan orangtua sebagian besar menginginkan untuk segera dilakukan pembelajaran tatap muka namun nyatanya di semester genap nanti tak semua sekolah boleh melakukan pembelajaran tatap muka.

“Hanya sekolah yang berada di zona kuning dan hijau yang dibolehkan melakukan pembelajaran tatap muka. Zona ini ditentukan oleh gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Banjar per kelurahan dan desa. Sehingga jika Sekolah berada di zona oranye maka tidak direkomendasikan untuk melakukan pembelajaran tatap muka,” jelasnya.

Ikhwan menambahkan, Selain persyaratan zona, sekolah juga harus memenuhi check list persyaratan terdiri dari kesiapan pembelajaran, sarana prasarana dan kurikulum. Selain persetujuan orang tua siswa, sekolah yang menyelenggarakan pembelajaran tatap muka juga harus mendapatkan persetujuan dari kepala desa atau lurah setempat.

Dua bulan ini ujar Ikhwan adalah waktu yang cukup untuk sekolah mempersiapkan diri untuk melengkapi sarana prasarana pembelajaran tatap muka.

“Semakin cepat sekolah melakukan persiapan maka semakin baik, waktunya tinggal dua bulan lagi,” tambahnya.

Meski begitu ia minta sekolah tak memaksakan siswa dan orangtua siswa. Jika ada siswa yang tak berkenan untuk mengikuti pembelajaran tatap muka maka guru juga harus memberikan pembelajaran secara jarak jauh seperti saat ini.

“Sistemnya nanti sekolah yang membuat, yang penting tidak boleh ada yang terpaksa dan semua siswa mendapatkan pembelajaran,” tutupnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar kini Kabupaten Banjar sudah masuk zona oranye setelah sebelumnya merah.

Sambal Mandai KU
WhatsApp Image 2020 12 03 at 12.09.28
1422374 923771344327002 1982948344843059176 n

Trending Minggu Ini

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan...

DPRD Banjar Gelar Audiensi Permasalahan Lahan Milik Helmi Mardani

Permasalahan lahan Proyek Jalan Nasional Lingkar Sungai Ulin – Mataraman, perihal pembebasan lahan di Desa Jingah Habang Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar,...

Ingin Bikin SKCK? Ikuti Protokol Kesehatan

HABAR KALIMANTAN - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) wajib dimiliki untuk kelengkapan bagi mereka yang mau melanjutkan pendidikan, melamar pekerjaan, entah itu...

Kamu mungkin juga suka

Bawaslu Dalami Iklan Paslon ke Ahli Pidana

Penayangan iklan Pasangan Calon(Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Banjar di media massa cetak yang difasilitasi oleh Komisi Pemilihan Umum(KPU) Banjar, dipertanyakan warga.

Targetkan Pelayanan Prima, Puluhan Karyawan RSUD Ratu Zalecha Ikuti Workshop Service...

Guna memberikan pelayanan prima kepada pasiennya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Zalecha Martapura menyelenggarakan Workshop Service Excellent karyawannya, disalah satu hotel...

Gelar Syukuran Atas Prestasi, Ketua IPQAH Banjar : Semoga Generasi Qur’ani...

Ikatan Persaudaraan Qori-Qoriah dan Hafidz-Hafidzah (IPQAH) Kabupaten Banjar menggelar syukuran atas prestasi para khalifahnya yang sukses meraih juara umum pada pelaksanaan Musabaqah...

Peringatan Hut PGRI Ke 75 dan HGN 2020 Kabupaten Banjar

Bupati Banjar H.Khalilurrahman Beserta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banjar Bunda PAUD Hj.Raudatul Wardiyah hadiri peringatan HUT ke-75 PGRI dan Hari Guru...