Beranda Habar Banjar Tidak Hanya Meniadakan Shalat...

Tidak Hanya Meniadakan Shalat Jumat, Ini Fatwa MUI Lainnya Saat Pandemi Covid-19

Sirup Kayu Manis 1

Terbaru

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banjar pada Kamis petang (26/3/2020) telah sepakat untuk meniadakan pelaksanaan Sholat Jumat selama pandemi Virus Corona Covid-19 yang tengah berlangsung.

Fatwa dari MUI Kabupaten Banjar ini berlandaskan pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 14 Tahun 2020 tentang penyelenggaraan ibadah dalam situasi terjadi wabah Covid-19 yang ditetapkan pada 16 Maret 2020 lalu oleh Ketua Komisi Fatwa MUI, Prof. Dr. H. Hasanuddin AF dan Wakil Ketua Umum MUI, KH. Muhyiddin Junaedi, MA.

Dalam fatwa tersebut, MUI menyertakan dalil-dalil Al Quran sebanyak 8 ayat dan 10 hadits Rasulullah serta 7 qaidah fiqhiyyah dan beberapa pendapat para ulama.

Fatwa tersebut dikeluarkan karena mempertimbangkan penyebaran Covid-19 ke berbagai negara di dunia, termasuk indonesia dan sudah ditetapkan sebagai pandemi oleh WHO, sehingga perlu dilakukan langkah-langkah keagamaan untuk mencegah dan menanggulangi Covid-19 agar tidak meluas.

“Umat islam wajib melakukan ikhtiar menjaga kesehatan dan menjauhi yang menyebabkan terpapar penyakit karena bagian dari pokok beragama,” tulis fatwa tersebut.

Jika ada umat yang terpapar Covid-19, MUI meminta untuk melakukan isolasi diri agar mencegah penularan pada orang lain.

“Sholat jumat baginya dapat digantikan dengan sholat dzuhur di rumah karena Shalat Jumat merupakan ibadah wajib melibatkan banyak orang dan berpeluang menularkan virus. Selain itu haram pula melakukan aktivitas ibadah sholat berjamaah 5 waktu, sholat rawatib, sholat tarawih dan sholat ied di masjid atau tempat umum serta menghadiri pengajian dan tabligh akbar yang dapat berpeluang menjadi tempat penyebaran penularan Covid-19,” sambungnya.

MUI menambahkan boleh meninggalkan Sholat Jumat sampai situasi normal kembali dan menggantinya dengan sholat dzuhur di rumah pada daerah yang tingkat penularan sangat tinggi, tak terkendali dan mengancam jiwa berdasarkan ketetapan pihak yang berwenang, begitu pula dengan sholat berjamaah 5 waktu, sholat rawatib, sholat tarawih dan sholat ied di masjid atau tempat umum boleh ditiadakan sementara waktu, termasuk pengajian dan tabligh akbar.

Namun di daerah penularan rendah dan terkendali berdasarkan ketetapan pihak yang berwenang tetap wajib jalankan ibadah seperti biasa, akan tetapi harus menjaga agar tak ada kontak fisik secara langsung seperti bersalaman agar tidak terpapar dan jamaah diharuskan membawa sajadah sendiri dan sering basuh tangan dengan sabun.

Sementara pengurusan jenazah korban meninggal Covid-19 lanjut MUI harus dilakukan dengan protokol medis, dimana yang boleh memandikan dan mengkafankan hanya pihak yang berwenang, sedangkan shalat dan penguburan tetap dilakukan seperti biasa, namun harus menjaga diri agar tidak terpapar.

“Haram menimbulkan kepanikan atau kerugian publik seperti menimbun masker, kebutuhan pokok dan menyebarkan hoax,” terang MUI.

MUI meminta agar umat islam terus mendekatkan diri dengan Allah dengan berbanyak ibadah, taubat, istigfat, dzikir, baca qunut nazilah di setiap sholat fardhu, perbanyak sholawat dan sedekah serta berdoa minta perlindungan dan keselamatan dari musibah dan mara bahaya.

Tak hanya itu saja, MUI juga merekomendasikan agar pemerintah wajib melakukan pembatasan super ketat terhadap keluar masuknya orang dan barang dari indonesia kecuali petugas medis dan barang kebutuhan pokok serta keperluan emergency.

“Umat islam wajib mendukung dan menaati kebijakan pemerintah dengan lakukan isolasi dan pengobatan pada orang terpapar agar penyebaran Covid-19 dapat dicegah. MUI juga meminta agar masyarakat proporsional menyikapi orang suspect atau terpapar dan bisa menerima kembali jika dinyatakan negatif atau sembuh dan tidak memperlakukan buruk,” jelas MUI.

Sambal Mandai KU
IMG 20201231 WA0008
WhatsApp Image 2020 12 11 at 11.25.51
1422374 923771344327002 1982948344843059176 n

Trending Minggu Ini

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan Tanjung Selayar...

Bupati Banjar Tinjau dan Berikan Bantuan Warga Terdampak Banjir

Bupati Banjar H Khalilurrahman lakukan peninjauan sekaligus berikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir di Kecamatan Martapura dan Kecamatan Martapura Timur, Selasa (12/01/2021) sore.Bantuan...

BPBAT Mandiangin Serahkan Bantuan Benih Ke Pokdakan

Bantuan benih ikan Nila sebanyak 100.000 ekor, diserahkan Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Jembatan Rumpiang  Marabahan Kabupaten...

Kamu mungkin juga suka

Volume Air Naik Tiba-Tiba, Warga Memilih Mengungsi

Hujan yang berlangsung cukup lama di sebagian besar wilayah Kabupaten Banjar menyebabkan kenaikan volume air secara tiba-tiba.Hal ini pun berdampak pada wilayah yang terendam...

SPDT dan SKPT Direspon Diskan Banjar

Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Banjar merespon positif Program Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Selatan dalam memanfaatkan potensi budidaya perikanan melalui Sentra Perikanan...

Kemenhub RI Hibahkan Bus Sekolah Kepada Pemkab Banjar

Penyerahan hibah bus Sekolah Kepada Pemerintah Kabupaten Banjar Dari Kementerian Perhubungan RI di Gedung Mahligai Sultan Adam Martapura, Rabu (13/1/2021).Hadir pada kesempatan tersebut Bupati...

Pemkab Banjar Serahkan Peralatan Pencegah Covid -19 Ke Pondok Pesantren

Pemerintah Kabupaten Banjar menyerahkan bantuan Peralatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 kepada pondok pesantren di Kabupaten Banjar, bertempat di Mahligai Sultan Adam Martapura, Rabu (13/1/2021)...