Beranda Habar Banjar Tidak Hanya Meniadakan Shalat...

Tidak Hanya Meniadakan Shalat Jumat, Ini Fatwa MUI Lainnya Saat Pandemi Covid-19

CREATIVE TALK HIPMI BANJARBARU WEBINAR 1

Terbaru

Paslon ‘Bangkit’ Mawarung Bersama Warga Murung Raya

Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin, Abdul Haris Makkie dan Ilham Nor,menyempatkan diri 'Mawarung' di salah satu warung milik warga...

Rehab Rumah Warga, Bakti TNI Kepada Masyarakat

Rehab rumah warga melalui Program Bakti TNI Kodim 1006/ Martapura pada Semester II di tahun 2020 untuk Koramil - 10/ Kertak Hanyar...

TPS Tambahan Akan Ditempatkan Di Lapas Banjarbaru

Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menambah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) kelas IIB Banjarbaru. Hal itu...

Penilaian Satu Wasaka 2020, Bupati Banjar Harap Nilai Terbaik

Tim penilai Satu Wasaka (Sanitasi dan Air minum Tuntas Waja Sampai Kaputing) Award tahun 2020 kembali melakukan penilaian bidang Sanitasi dan Air...

Indeks Pembangunan Banjarbaru dan Keharmonisan Pemko, TNI-Polri

Dalam Sosialisasi Juknis terkait Bakti TNI, di Ruang Tamu Utama Wali Kota Banjarbaru, Kamis (22/10/2020),Direktur Sistem dan Metode Pusat Teritorial Angkatan Darat,...

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banjar pada Kamis petang (26/3/2020) telah sepakat untuk meniadakan pelaksanaan Sholat Jumat selama pandemi Virus Corona Covid-19 yang tengah berlangsung.

Fatwa dari MUI Kabupaten Banjar ini berlandaskan pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 14 Tahun 2020 tentang penyelenggaraan ibadah dalam situasi terjadi wabah Covid-19 yang ditetapkan pada 16 Maret 2020 lalu oleh Ketua Komisi Fatwa MUI, Prof. Dr. H. Hasanuddin AF dan Wakil Ketua Umum MUI, KH. Muhyiddin Junaedi, MA.

Dalam fatwa tersebut, MUI menyertakan dalil-dalil Al Quran sebanyak 8 ayat dan 10 hadits Rasulullah serta 7 qaidah fiqhiyyah dan beberapa pendapat para ulama.

Fatwa tersebut dikeluarkan karena mempertimbangkan penyebaran Covid-19 ke berbagai negara di dunia, termasuk indonesia dan sudah ditetapkan sebagai pandemi oleh WHO, sehingga perlu dilakukan langkah-langkah keagamaan untuk mencegah dan menanggulangi Covid-19 agar tidak meluas.

“Umat islam wajib melakukan ikhtiar menjaga kesehatan dan menjauhi yang menyebabkan terpapar penyakit karena bagian dari pokok beragama,” tulis fatwa tersebut.

Jika ada umat yang terpapar Covid-19, MUI meminta untuk melakukan isolasi diri agar mencegah penularan pada orang lain.

“Sholat jumat baginya dapat digantikan dengan sholat dzuhur di rumah karena Shalat Jumat merupakan ibadah wajib melibatkan banyak orang dan berpeluang menularkan virus. Selain itu haram pula melakukan aktivitas ibadah sholat berjamaah 5 waktu, sholat rawatib, sholat tarawih dan sholat ied di masjid atau tempat umum serta menghadiri pengajian dan tabligh akbar yang dapat berpeluang menjadi tempat penyebaran penularan Covid-19,” sambungnya.

MUI menambahkan boleh meninggalkan Sholat Jumat sampai situasi normal kembali dan menggantinya dengan sholat dzuhur di rumah pada daerah yang tingkat penularan sangat tinggi, tak terkendali dan mengancam jiwa berdasarkan ketetapan pihak yang berwenang, begitu pula dengan sholat berjamaah 5 waktu, sholat rawatib, sholat tarawih dan sholat ied di masjid atau tempat umum boleh ditiadakan sementara waktu, termasuk pengajian dan tabligh akbar.

Namun di daerah penularan rendah dan terkendali berdasarkan ketetapan pihak yang berwenang tetap wajib jalankan ibadah seperti biasa, akan tetapi harus menjaga agar tak ada kontak fisik secara langsung seperti bersalaman agar tidak terpapar dan jamaah diharuskan membawa sajadah sendiri dan sering basuh tangan dengan sabun.

Sementara pengurusan jenazah korban meninggal Covid-19 lanjut MUI harus dilakukan dengan protokol medis, dimana yang boleh memandikan dan mengkafankan hanya pihak yang berwenang, sedangkan shalat dan penguburan tetap dilakukan seperti biasa, namun harus menjaga diri agar tidak terpapar.

“Haram menimbulkan kepanikan atau kerugian publik seperti menimbun masker, kebutuhan pokok dan menyebarkan hoax,” terang MUI.

MUI meminta agar umat islam terus mendekatkan diri dengan Allah dengan berbanyak ibadah, taubat, istigfat, dzikir, baca qunut nazilah di setiap sholat fardhu, perbanyak sholawat dan sedekah serta berdoa minta perlindungan dan keselamatan dari musibah dan mara bahaya.

Tak hanya itu saja, MUI juga merekomendasikan agar pemerintah wajib melakukan pembatasan super ketat terhadap keluar masuknya orang dan barang dari indonesia kecuali petugas medis dan barang kebutuhan pokok serta keperluan emergency.

“Umat islam wajib mendukung dan menaati kebijakan pemerintah dengan lakukan isolasi dan pengobatan pada orang terpapar agar penyebaran Covid-19 dapat dicegah. MUI juga meminta agar masyarakat proporsional menyikapi orang suspect atau terpapar dan bisa menerima kembali jika dinyatakan negatif atau sembuh dan tidak memperlakukan buruk,” jelas MUI.

WhatsApp Image 2020 10 12 at 17.36.10 1
1422374 923771344327002 1982948344843059176 n

Trending Minggu Ini

Menjenguk Tokoh Kharismatik Kertak Hanyar, H Saidi Mansyur Dapat Petuah.

H Saidi Mansyur merupakan salah satu pemimpin yang sangat cinta kepada para ulama dan habaib, hal tersebut ditunjukan dengan seringnya ia melakukan...

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan...

Median Jalan di Cat, Jalan Bersih, Banjarbaru Semakin ‘Glowing’

Semenjak dilantiknya Bernhard E Rondonuwu menjadi Pejabat Sementara (PJS) kurang lebih 71 di Kota Banjarbaru, dirinya berkomitmen untuk memajukan kota yang berjuluk...

Kamu mungkin juga suka

Rehab Rumah Warga, Bakti TNI Kepada Masyarakat

Rehab rumah warga melalui Program Bakti TNI Kodim 1006/ Martapura pada Semester II di tahun 2020 untuk Koramil - 10/ Kertak Hanyar...

Penilaian Satu Wasaka 2020, Bupati Banjar Harap Nilai Terbaik

Tim penilai Satu Wasaka (Sanitasi dan Air minum Tuntas Waja Sampai Kaputing) Award tahun 2020 kembali melakukan penilaian bidang Sanitasi dan Air...

Air Mancur Taman CBS Dioperasikan Kembali

Air mancur Barokah di Taman Cahaya Bumi Selamat (CBS) setelah kurang lebih enam bulan tidak dioperasikan karena pandemi Covid-19, kini dibuka kembali.

PAD Meningkat, Bapenda Kabupaten Banjar Raih Penghargaan Nasional

Dinilai mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai terobosan-terobosan yang dilakukan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Banjar raih penghargaan Inspiring Professional...