Beranda Habar Banjar WHO Perbarui Pedoman Klinis...

WHO Perbarui Pedoman Klinis Covid-19, Dinkes Banjar Tetap Ikuti Pedoman Pusat

Sirup Kayu Manis 1

Terbaru

Pembaruan pedoman klinis penanganan kasus Covid-19 diperbaharui World Health Organization (WHO) beberapa waktu yang lalu.

Berdasarkan laman resmi WHO dijelaskan bahwa temuan baru pasien yang sudah tidak memiliki gejala lagi mungkin masih menunjukan hasil positif saat di tes swab selama beberapa minggu.

Namun lanjut WHO, pasien tersebut memiliki kemungkinan rendah untuk menularkan virus corona ke orang lain, sehingga dapat dipulangkan setelah melewati isolasi pada jangka waktu tertentu.

Untuk pasien dengan gejala dapat dipulangkan 10 hari setelah menunjukkan gejala, ditambah minimal 3 hari tanpa gejala seperti demam dan gejala pernapasan, sedangkan untuk pasien tanpa gejala bisa pulang 10 hari setelah hasil tes positif.

Pasien Covid-19 lanjut WHO bisa dikeluarkan dari isolasi rumah sakit tanpa harus melakukan pengujian ulang dengan tes swab seperti sebelumnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar, dr. Diauddin saat ditemui beberapa waktu yang lalu mengatakan pihaknya masih menggunakan pedoman dari pusat.

“Hingga saat ini pedoman pusat belum ada perubahan menyesuaikan dengan pedoman dari WHO yang terbaru,” ujarnya.

Karena itu, Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Banjar ini menyatakan pedoman baru dari WHO tersebut belum bisa dipakai di Indonesia.

“Kalau kita mau menerapkan pedoman tersebut di daerah sendiri juga masih sulit, kita tak bisa berdiri sendiri karena harus berkaitan dengan pemerintah provinsi. Apalagi sekarang strategi penanganan Covid-19 dipusatkan di provinsi,” terang Diauddin.

Karena itu Gugus Tugas di Kabupaten/Kota tidak bisa lagi melakukan strategi penanganan sendiri-sendiri, harus mengikuti kebijakan dari Provinsi.

Untuk melakukan tes massal di masyarakat sebanyak 10 persen dari jumlah penduduk sebagai syarat penerapan New Normal pun agak sulit dilakukan karena tes swab dikatakan cukup mahal oleh Pemerintah Provinsi.

“Untung saat ini sudah ada penambahan alat PCR untuk menguji hasil swab sehingga antrian yang tertumpuk hingga ribuan sampel sudah bisa dikerjakan. Sekarang alat PCR di provinsi sudah mampu melakukan tes hingga 500 sampel setiap hari,” tambahnya.

Sambal Mandai KU
IMG 20201231 WA0008
WhatsApp Image 2020 12 11 at 11.25.51
1422374 923771344327002 1982948344843059176 n

Trending Minggu Ini

Bupati Banjar Tinjau dan Berikan Bantuan Warga Terdampak Banjir

Bupati Banjar H Khalilurrahman lakukan peninjauan sekaligus berikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir di Kecamatan Martapura dan Kecamatan Martapura Timur, Selasa (12/01/2021) sore.Bantuan...

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan Tanjung Selayar...

BPBAT Mandiangin Serahkan Bantuan Benih Ke Pokdakan

Bantuan benih ikan Nila sebanyak 100.000 ekor, diserahkan Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Jembatan Rumpiang  Marabahan Kabupaten...

Kamu mungkin juga suka

Bupati Banjar Sambangi Posko Dapur Umum

Bupati Banjar H Khalilurrahman sambangi posko dapur umum korban banjir di depan Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Banjar, Martapura, Sabtu (16/1/2021) pagiDidampingi istri Ketua TP...

Peduli Korban Banjir, Komunitas Club Ertiga Kalsel Salurkan Bantuan

Sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat yang terdampak banjir, komunitas Ertiga Club Indonesia (ERCI) Kalsel menyerahkan bantuan sembako sebagai wujud aksi kemanusiaan terhadap musibah banjir.Penyerahan...

Pemkab Banjar terima Bantuan Sembako dari Bank Kalsel

Pemerintah Kabupaten Banjar mendapat bantuan dari Bank Kalsel Cabang Martapura untuk warga yang terdampak banjir, bertempat di Dapur Umum Korban Banjir Kabupaten Banjar, Halaman...

Volume Air Naik Tiba-Tiba, Warga Memilih Mengungsi

Hujan yang berlangsung cukup lama di sebagian besar wilayah Kabupaten Banjar menyebabkan kenaikan volume air secara tiba-tiba.Hal ini pun berdampak pada wilayah yang terendam...