Beranda Habar Banjarbaru Aturan Lengkap Kalau PPKM...

Aturan Lengkap Kalau PPKM Level IV di Laksanakan di Banjarbaru

Terbaru

Pemerintah Kota Banjarbaru rencananya akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV, pada tanggal 26 Juni hingga 08 Agustus 2021 Mendatang, lalu bagaimanakah mekanismenya?

Kapolres Banjarbaru, AKBP Doni Hadi Santoso saat ditanyai mengenai aturan teknis PPKM Level IV mengatakan bahwa teknisnya sudah diatur dalam Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 22 Tahun 2021.

Namun tambahnya, secara teknis penerapannya di Kota Idaman akan diatur melalui aturan Walikota Banjarbaru.

PSX 20210724 210922
Kapolres Banjarbaru, AKBP Doni Hadi Santoso

“Karena beberapa pembatasan ada kewenangan Walikota yang menentukan,” katanya.

habarkalimantan

Sementara itu, Berdasarkan Inmendagri Nomor 22 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4 Covid-19 di wilayah Jawa-Bali, dilakukan dengan menerapkan kegiatan sebagai berikut:

1. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (Sekolah, Perguruan Tinggi, Akademi, Tempat Pendidikan/Pelatihan dilakukan secara daring/online.

2. Pelaksanaan kegiatan pada sektor non esensial diberlakukan 100 persen Work From Home (WFH)

3. Pelaksanaan kegiatan pada sektor esensial seperti keuangan dan perbankan, pasar modal, teknologi informasi dan komunikasi, perhotelan non penanganan karantina dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 50 persen. 

3. Esensial pada sektor pemerintahan yang memberikan pelayanan publik yang tidak bisa ditunda pelaksanaannya diberlakukan 25 persen maksimal staf WFO dengan protokol kesehatan secara ketat.

4. Sektor kritikal seperti kesehatan, keamanan dan ketertiban, penanganan bencana, energi, logistik, transportasi dan distribusi terutama untuk kebutuhan pokok masyarakat, makanan dan minuman serta penunjangnya, termasuk untuk ternak/hewan peliharaan, pupuk dan petrokimia, semen dan bahan bangunan, obyek vital nasional, proyek strategis nasional, konstruksi (infrastruktur publik) seperti utilitas dasar (listrik, air dan pengelolaan sampah), dapat beroperasi dengan ketentuan 100 persen fasilitas dan 25 persen staf.

5. untuk supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai Pukul 20.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 50 persen.

6. Apotek dan toko obat dapat buka selama 24 (dua puluh empat) jam.

7. Pelaksanaan kegiatan makan/minum ditempat umum (warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan) baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mall hanya menerima delivery/take away dan tidak menerima makan ditempat (dine-in).

8. Kegiatan pada pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan ditutup sementara kecuali akses untuk restoran, supermarket, dan pasar swalayan dapat diperbolehkan dengan memperhatikan ketentuan.

9. Pelaksanaan kegiatan konstruksi untuk infrastruktur publik (tempat konstruksi dan lokasi proyek) beroperasi 100 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

10. Tempat ibadah (Masjid, Mushola, Gereja, Pura, Vihara, dan Klenteng) tidak mengadakan kegiatan peribadatan/keagamaan berjamaah selama masa penerapan PPKM dan mengoptimalkan pelaksanaan ibadah di rumah.

11. Fasilitas umum (area publik, taman umum, tempat wisata umum dan area publik lainnya) ditutup sementara.

12. Kegiatan seni, budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan yang dapat menimbulkan kerumunan ditutup sementara.

13. Transportasi umum (kendaraan umum, angkutan massal, taksi konvensional dan online, serta kendaraan sewa/rental diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 70 persen, dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

14. Pelaksanaan resepsi pernikahan ditiadakan selama penerapan PPKM.

PSX 20210724 210956

15. Pelaku perjalanan domestik yang menggunakan mobil pribadi, sepeda motor dan transportasi umum jarak jauh seperti pesawat udara, bis, kapal laut dan kereta api harus menunjukkan kartu vaksin, minimal vaksinasi dosis pertama, dan menunjukkan PCR H-2 untuk pesawat udara serta Antigen (H-1) untuk moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bus, kereta api dan kapal laut.

16. Untuk sopir kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya dikecualikan dari ketentuan memiliki kartu vaksin.

17. Tetap memakai masker dengan benar dan konsisten saat melaksanakan kegiatan diluar rumah serta tidak diizinkan penggunaan face shield tanpa menggunakan masker.

18. Pelaksanaan PPKM Mikro di RT/RW Zona Merah tetap diberlakukan.

WhatsApp Image 2021 07 19 at 17.07.44

Trending Minggu Ini

Desa Paran Penghasil Ikan Besar Air Tawar di Balangan.

Balangan - Sempat viral, pemancing asal Desa Paran Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan dapat menaklukan ikan tapah yang di perkirakan memiliki bobot 25 kilogram dengan...

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan Tanjung Selayar...

Asuransi Usaha Tani Padi, Menjamin Petani Dari Ancaman Gagal Panen

Untuk memberi perlindungan kepada para petani yang memiliki tanaman padi dan jenis hortikultura lainnya, Kementrian Pertanian terus menggalakkan Asuransi Usaha Tani Padi(AUTP).Dari dana alokasi kementrian  guna...

Kamu mungkin juga suka

Batalyon Sanika Satyawada Gelar Vaksinasi Massal Gratis dan Bakti Sosial

Banjarbaru - Dengan mengambil tema "Berbagi Senyum Untuk Negeri" Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 2000 Batalyon Sanika Satyawada melaksanakan vaksinasi massal gratis kepada masyarakat...

41 dari 527 Balita Desa Dirgahayu Alami Stunting, Pjs Camat :...

Kotabaru - Pemerintahan Desa Dirgahayu menyelenggarakan kegiatan rembuk stunting dalam rangka percepatan penurunan angka stunting dalam kondisi pandemi Covid - 19 bertempat di aula...

Proklamasi Kemerdekaan RI, 900 Warga Binaan Lapas Kelas IIB Banjarbaru Mendapat...

Banjarbaru - Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Banjarbaru turut melaksanakan penyerahan remisi dalam memperingati Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 secara serentak di seluruh Lembaga...

Sempat Alami Kelangkaan, RSUD Balangan Terima 50 Tabung Oksigen

Balangan - Kelangkaan oksigen yang terjadi berdampak hampir keseluruh wilayah di Indonesia, tidak terkecuali Kabupaten Balangan, setidaknya dalam dua minggu terakhir Balangan mengalami...