Beranda Habar Banjarbaru Di Duga Bertabrakan Aturan...

Di Duga Bertabrakan Aturan Hukum, Warga Perumahan Mulai Resah

Terbaru

Sejumlah warga di Kota Banjarbaru mulai resah lantaran pemberitaan terbitnya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Perumahan di atas lahan konsesi yang diduga berlawanan dengan aturan.

Keresahan tersebut muncul lantaran tidak adanya komunikasi atau pemberitahuan dari pihak pengembang/developer perumahan mengenai bangunan tempat tinggal yang ternyata berdiri atau dibangun dalam wilayah konsesi.

Marni (Bukan Nama Sebenarnya) seorang warga perumahan yang masuk di wilayah konsesi mengatakan tidak tahu menahu jika perumahan yang dibelinya berada di wilayah konsesi.

“Waktu pertama beli memang dikatakan ini bekas lahan tambang, makanya tidak bisa bikin sumur, namun untuk diambil alih pihak tambang sewaktu-waktu tidak tahu,” tuturnya.

habarkalimantan

Namun ia sempat mengakui memang mendengar kabar burung dari warga perumahan yang tak jauh dari tempatnya bermukim, bahwa bangunan yang berdiri di atas lahan konsesi bisa diambil atau dibeli lagi jika pemilik lahan konsesi mau memakai lahan ini kembali.

“Semoga tidak menjadi persoalan di kemudian hari, karena kami sudah terlanjur beli dan sudah mulai nyaman tinggal disini,” harapnya.

Senada dengan pernyataan Marni, Ranti (Bukan Nama Sebenarnya) juga mengatakan hal demikian.

“Kami tidak diberi tahu perumahan ini masih berada diatas lahan konsesi, kata developer lahan ini sudah dibelinya serta sudah tidak dipergunakan lagi untuk pertambangan,” jelasnya.

Dirinya juga mengungkapkan beberapa bulan terakhir ini mendengar bunyi bising mesin milik penambang yang mulai beroperasi tak jauh dari perumahan tersebut.

“Kami berharap adanya kepastian hukum untuk kami masyarakat, jika nanti rumah ini harus diambil lagi maka kami harus tahu itu kapan dan mekanisme ganti ruginya seperti apa karena rumah yang berada di kawasan ini hampir semua masih dalam cicilan KPR,” tandasnya.

WhatsApp Image 2019 01 22 at 01.33.03 e1623836425682 1

Sementara itu, Badrul Ain Sanusi, Salah Seorang Pengamat Hukum Kalimantan Selatan, menyatakan aturan mengenai Perumahan yang berdiri di atas lahan konsesi secara tegas.

“Tidak boleh! Izin perumahan tidak boleh berdiri di atas lahan konsesi. Secara aturan hukum tidak boleh ada izin baru muncul di atas izin lain, apalagi sampai yang sifatnya komersil seperti perumahan,” tegasnya kepada wartawan melalui sambungan telepon, Rabu (16/6).

Apalagi jika posisinya diduga berdekatan dengan kawasan aktivitas pertambangan. Karena, mengacu pada peraturan daerah Kota Banjarbaru nomor 8 tahun 2014, tentang Penyelenggaraan Perumahan dan Permukiman di BAB III Pasal 6, lokasi pembangunan perumahan dan permukiman harus sesuai dengan rencana tata ruang yang berlaku, dengan pertimbangan tidak berada pada daerah buangan limbah pabrik. Lalu daerah bebas bangunan pada area bandara, daerah dibawah jaringan listrik tegangan tinggi dan daerah rawan bencana.

Kemudian tidak berada pada daerah pencemaran udara, pencemaran air permukaan dan air tanah dalam yang berada di atas ambang batas. Selanjutnya, aksesibilitas, komunikasi dan berkegiatan lebih mudah.

Berikutnya kriteria keindahan dan keserasian dengan memperhatikan estetika lingkungan, serta kemungkinan pertumbuhan/ pemekaran lingkungan perumahan dikaitkan dengan kondisi fisik dan keterpaduan prasarana.

WhatsApp Image 2021 07 19 at 17.07.44

Trending Minggu Ini

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan Tanjung Selayar...

Mengolah Tanah Rawa Jadi Media Tanam

Usaha jual media tanam yang dilakukan warga Desa Gudang Tengah Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar ini terbilang cukup unik.Hanya dengan mengolah campuran tanah rawa...

Wabup Balangan Persilahkan Pengurus Majelis Ta’lim Misykatul Anwar Ajukan Proposal

HABARKALIMANTAN, Balangan - Wakil Bupati Balangan H Supiani, hadiri peletakan batu pertama renovasi perluasan majelis ta'lim Misykatul Anwar, pada Kamis (22/7/2021).Majelis Ta'lim ini, terletak...

Kamu mungkin juga suka

Penerapan PPKM Level IV, Pemerintah Harus Perhatikan Perputaran Ekonomi

Kota Banjarbaru masuk kedalam daftar Kabupaten/Kota yang berada di luar Jawa-Bali yang turut melaksanakan Pembatasan. Meski sempat dibatalkan Penerapan PPKM Level III di Kota Banjarbaru,...

Aturan Lengkap Kalau PPKM Level IV di Laksanakan di Banjarbaru

Pemerintah Kota Banjarbaru rencananya akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV, pada tanggal 26 Juni hingga 08 Agustus 2021 Mendatang, lalu bagaimanakah...

Penerapan PPKM Level IV Segera di Laksanakan di Banjarbaru

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV rencananya akan diterapkan Pemerintah Kota Banjarbaru pada tanggal 26 Juli 2021 hingga 08 Agustus 2021 mendatang.Hal ini...

Pemko Banjarbaru Gelar Vaksinasi Massal, Aditya : 30 Persen Warga Banjarbaru...

Antusias tinggi ditunjukan warga Kota Banjarbaru dalam mengikuti kegiatan Vaksinasi Massal yang diselenggarakan Pemerintah Kota Banjarbaru di Gedung Bina Satria samping Lapangan Dr. Murdjani...