Beranda Covid-19 Vaksinasi Tahap Kedua, Pejabat...

Vaksinasi Tahap Kedua, Pejabat Eselon II, III dan IV Kota Banjarbaru Divaksin

Terbaru

Program Vaksinasi Pemerintah Pusat melalui Dinas kesehatan Kabupaten/Kota dalam rangka penanggulangan Covid-19 kini berlanjut, setelah pada tahap pertama yang menyasar kepada para tenaga medis, kali ini Program Vaksinasi tersebut berlanjut ke tahap kedua, Rabu (03/03/2021).

Pada vaksinasi tahap kedua ini, pemerintah pusat melalui Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota menyasar para Aparatur Sipil Negara (ASN), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Polisi Republik Indonesia (Polri), Ojek Online (Ojol), Pedagang Pasar, Wartawan, Pegelola Pariwisata da berlanjut kemasyarakat.

Di Kota Banjarbaru misalnya, program vaksinasi yang tengah berlangsung di Rumah Sakit Daerah Idaman (RSDI) ini contohnya, sedikitnya sebanyak 27 ASN eselon II dan 8 ASN eselon III tengah melakukan vaksinasi di RSDI Kota Banjarbaru.

WhatsApp Image 2021 03 03 at 21.03.06

Direktur RSDI Kota Banjarbaru, Endah Labati Silapurna menerangkan, pihaknya kebagian tugas untuk memberikan vaksi terhadap eselon II, eselon III Kecamatan dan eselon IV Kelurahan.

habarkalimantan

“Kita Rumah Sakit Idaman menggelar vaksinasi berdasarkan tugas dari Dinas Kesehatan Banjarbaru,” ungkapnya.

Setelah para pejabat ASN tersebut melalukan vaksinasi, mereka menunggu selama 30 menit untuk dilakukan observasi. Apakah berdampak atau tidak pasca divaksinasi.

“Setelah ini mereka akan mendapatkan sertifikat telah melakukan vaksin. Pada pertengahan bulan ini mereka akan kembali di vaksin sesuai dengan arahan pusat,” kata Labati.

Adapun pejabat eselon II tuturnya, yang ingin melaksanakan vaksinasi harus memenuhi syarat-syarat yang telah ditetapkan dan diperbaharui oleh Kementerian Kesehatan, berikut daftar syaratnya :

  1. Berusia di atas 18 tahun. Bagi orang lanjut usia (lansia), sudah bisa mendapatkan persetujuan untuk diberikan vaksin COVID-19.
  2. Tekanan darah harus di bawah 180/110 mmHg.
  3. Jika pernah terkonfirmasi COVID-19 lebih dari tiga bulan, bisa diberikan vaksinasi.
  4. Bagi ibu hamil vaksinasi masih harus ditunda. Jika ingin melakukan perencanaan kehamilan, bisa dilakukan setelah mendapat vaksinasi kedua COVID-19.
  5. Bagi ibu menyusui sudah bisa mendapat vaksinasi.
  6. Pada vaksinasi pertama, untuk orang-orang yang memiliki riwayat alergi berat, seperti sesak napas, bengkak, kemerahan di seluruh badan, maupun reaksi berat lainnya karena vaksin, vaksinasi harus diberikan di rumah sakit.

Tetapi, jika reaksi alergi tersebut didapatkan setelah vaksinasi pertama, tidak akan diberikan lagi vaksinasi kedua.

  • Para pengidap penyakit kronik, seperti PPOK, asma, penyakit jantung, penyakit gangguan ginjal, penyakit hati yang sedang dalam kondisi akut atau belum terkendali, vaksinasi ditunda dan tidak bisa diberikan.
  • Tetapi, jika sudah berada dalam kondisi terkendali, diharapkan membawa surat keterangan layak untuk mendapat vaksinasi dari dokter yang merawat.
  • Selain itu, untuk penderita TBC yang sudah menjalani pengobatan lebih dari dua minggu juga sudah bisa divaksinasi.
  • Bagi yang sedang mendapat terapi kanker, maka diwajibkan untuk membawa surat keterangan layak divaksinasi dari dokter yang merawat.
  • Bagi penderita gangguan pembekuan darah, defisiensi imun, dan penerima produk darah/transfusi, vaksinasi harus ditunda. Vaksinasi COVID-19 bisa diberikan setelah melakukan konsultasi pada dokter yang merawat.

Bagi mereka yang memiliki tekanan darah cukup tinggi namun tidak melewati ambang batas persyaratan tetap kita berikan obat untuk menurunkan tekanan darah.

“Beberapa pejabat tadi kita kasih obat penurun tekanan darah,” tandasnya.

Vaksinasi covid-19 tahap II untuk ASN Eslon II dan III di Kota Banjarbaru akan kembali digelar pada 13 Maret 2021.

WhatsApp Image 2021 07 19 at 17.07.44

Trending Minggu Ini

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan Tanjung Selayar...

Infodemik Tak Kalah Bahaya Dari Covid-19

Organisasi Kesehatan Dunia WHO telah memunculkan istilah Infodemi yang menggambarkan persebaran Hoax berkaitan dengan Pandemi Covid-19, Infodemi itu telah menjadi masalah baru bagi dunia...

Ingin Lahirkan Karya Terbaik Untuk Masyarakat, Balitbangda Adakan Lomba Inovasi

Balangan - Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Balangan, gelar Presentasi dan Penilaian Finalis Top 10 lomba inovasi 2021 dengan tema "Bailang...

Kamu mungkin juga suka

Pengawasan Dan Pengendalian Penumpang Di Pelabuhan Trisakti

Mendukung penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin melakukan pendisiplinan protokol kesehatan (prokes) di pelabuhan Trisakti Banjarmasin.Para...

Lapas Karang Intan Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan, salurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19 yang berada di sekitar Lapas Narkotika Karang Intan,...

Kemenkumham Salurkan 46 Ribu Paket kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

Jakarta - Dalam dua tahun terakhir, pandemi Covid-19 telah merenggut banyak hal dari kehidupan kita. Tak pelak, kondisi ini pun memunculkan berbagai macam keprihatinan...

ISO Tank Kapasitas 20 Ton Diterima Pemprov Kalsel

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendapat bantuan dari SKK Migas Wilayah Kalimantan Sulawesi (KalSul), berupa ISO Tank kapasitas 20 Ton bersama armadanya.Bantuan yang diterima langsung...