Beranda Habar Kalbar Jahe Putih Mempawah Rambah...

Jahe Putih Mempawah Rambah Pasaran Luar Negeri

Sirup Kayu Manis 1

Terbaru

Kabupaten Mempawah dulu terkenal dengan buah nanas. Tapi kini petani beralih usaha ke tanaman jahe. Tidak saja harganya lumayan tinggi, tapi potensi pemasarannya yang laris hingga ke luar negeri.

Petani jahe Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur, Abdul Qodir, mengaku dengan luas tanah 1 hektar saja, dirinya bisa panen 15 ton – 17 ton jahe. Proses panen secara bertahap, namun keuntungan yang dihasilkan sangat lumayan.

“Sudah banyak petani nanas yang beralih menanam Jahe, khususnya di Desa Antibar. Soalnya, nanas kini stagnan, dan memasarkan hasil juga susah. Saya sendiri sudah dua tahun beralih menanam jahe,” ungkap Abdul Qodir ketika ditemui di kebun miliknya, di Dusun Bukit Asam, Desa Antibar.

Abdul Qodir juga mengatakan, sejak pembibitan hingga panen, perlu waktu tujuh bulan. Penanaman bisa di tempat terbuka atau menggunakan polybag. Untuk perawatan juga tidak terlalu rumit. Ia selalu menggunakan abu pembakaran dan pupuk serta menjaga agar tanaman selalu terlindung dari sinar matahari yang berlebih dan tidak terlalu terguyur air ketika hujan. Makanya para petani membangun atap-atap di atas tanaman jahe.

“Yang paling penting dalam perawatan, jangan sampai tanaman jahe diserang jamur usai diguyur hujan. Jamur ini bisa menyebabkan tanaman mati, jika pun bisa dipanen, kualitasnya tidak bagus,” ujarnya lagi.

Ditanya soal harga pasaran jahe putih Mempawah, Abdul Qodir mengatakan, biasanya berkisar Rp 20 ribu – Rp 35 ribu per kilogram. Namun di masa Pandemi Covid-19, harga turun menjadi Rp 18 ribu per kilogram.

“Pasaran jahe putih Mempawah hingga ke luar negeri, yakni Malaysia. Di dalam negeri, sebagian besar pembeli berasal dari Singkawang, Sulawesi dan Kalimantan Selatan,” jelasnya.

Sumber: https://www.suarakalbar.co.id/

Sambal Mandai KU
Berduka H. Mansyur EffendyBerduka H. Mansyur EffendyBerduka H. Mansyur EffendyBerduka H. Mansyur Effendy

Trending Minggu Ini

Inisiatif Hibur Korban Banjir

Inisiatif menghibur korban banjir, khususnya anak-anak yang tengah merasa sedih dan jenuh, terlebih lagi trauma yang dirasakan, para pegawai Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan...

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan Tanjung Selayar...

Jembatan Penghubung Desa Ini Tetap Digunakan Meski Rusak Parah

Bencana banjir yang melanda Kabupaten Banjar menyebabkan sejumlah infrastruktur rusak parah diantaranya seperti jembatan, hal ini pun menarik perhatian Presiden Republik Indonesia (RI) Joko...

Kamu mungkin juga suka

TPH Kalsel Minta Penundaan Kenaikan Harga Pupuk

Selain rasionalisasi anggaran hingga 50 persen akibat refocusing penanganan Covid-19, sektor pertanian dihadapkan juga dengan kenaikan harga pupuk hingga pengurangan kuota pupuk subsidi ke...

Masih Impor, Harga Kedelai Mahal

Masuk awal tahun 2021 ini, Pelaku industri olahan kacang kedelai seperti tahu dan tempe terbebani dengan kenaikan harga kedelai di pasaran.Hal ini dibenarkan Kepala...

Toleransi Antar Umat Beragama,Remaja Masjid Jaga Depan Gereja

Menjaga kerukunan umat beragama saat Misa Natal 2020, remaja masjid At taqwa turut siaga di depan Gereja St Paulus Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau Kalbar,...

Kaum Muda Pedesaan Menjadi Salah Satu Sasaran Utama Program YESS

Sekda Banjar H.M Hilman membuka rapat tim koordinasi tentang Peran dan Fungsi Stakeholder Dalam Mendukung Program Youth Enterpreneurship And Employment Support Service (YESS) di...