Beranda Habar Kalbar Pawang Ular Tewas Dipatok...

Pawang Ular Tewas Dipatok King Kobra

CREATIVE TALK HIPMI BANJARBARU WEBINAR 1

Terbaru

Paslon ‘Bangkit’ Mawarung Bersama Warga Murung Raya

Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin, Abdul Haris Makkie dan Ilham Nor,menyempatkan diri 'Mawarung' di salah satu warung milik warga...

Rehab Rumah Warga, Bakti TNI Kepada Masyarakat

Rehab rumah warga melalui Program Bakti TNI Kodim 1006/ Martapura pada Semester II di tahun 2020 untuk Koramil - 10/ Kertak Hanyar...

TPS Tambahan Akan Ditempatkan Di Lapas Banjarbaru

Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menambah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) kelas IIB Banjarbaru. Hal itu...

Penilaian Satu Wasaka 2020, Bupati Banjar Harap Nilai Terbaik

Tim penilai Satu Wasaka (Sanitasi dan Air minum Tuntas Waja Sampai Kaputing) Award tahun 2020 kembali melakukan penilaian bidang Sanitasi dan Air...

Indeks Pembangunan Banjarbaru dan Keharmonisan Pemko, TNI-Polri

Dalam Sosialisasi Juknis terkait Bakti TNI, di Ruang Tamu Utama Wali Kota Banjarbaru, Kamis (22/10/2020),Direktur Sistem dan Metode Pusat Teritorial Angkatan Darat,...

Mengaku sebagai pawang Ular, Norjani warga Desa Pak Utan Kecamatan Toho Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat, tewas dipatok Ular.

Norjani dipatok ular berkali-kali saat memainkan ular jenis King Kobra dengan ukuran yang cukup besar dan panjang. Saat memainkan ular itu juga terdapat banyak warga yang menonton atau menyaksikan

Kapolres Mempawah, melalui Kapolsek Toho, IPTU Dede Hasanudin, membenarkan peristiwa itu, dimana jenazah warga tersebut akan dimakamkan hari ini, Senin. Pasca dipatok ular King Kobra warga tersebut mengalami sakit, padahal saat memainkan ular kondisinya biasa-biasa saja.

“Benar memang ada warga yang juga diduga pawang ular yang dipatok ular dan akan dimakamkan hari ini, namanya Norjani warga Desa Pak Utan, Toho,” kata IPTU Dede Hasanudin, Senin (27/01/2020).

Warga lainnya Adistin juga berpendapat, jika pasca dipatok ular, racun yang bereaksi akan terjadi sekitar 15 menit kemudian bukan pada saat dipatok.

“Dianggapnya sepele, bisa ular ada racunnya, biasa 15 menit mulai bereaksi,” ujar warga tersebut.

(suarakalbar.co.id)

WhatsApp Image 2020 10 12 at 17.36.10 1
1422374 923771344327002 1982948344843059176 n

Trending Minggu Ini

Menjenguk Tokoh Kharismatik Kertak Hanyar, H Saidi Mansyur Dapat Petuah.

H Saidi Mansyur merupakan salah satu pemimpin yang sangat cinta kepada para ulama dan habaib, hal tersebut ditunjukan dengan seringnya ia melakukan...

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan...

Median Jalan di Cat, Jalan Bersih, Banjarbaru Semakin ‘Glowing’

Semenjak dilantiknya Bernhard E Rondonuwu menjadi Pejabat Sementara (PJS) kurang lebih 71 di Kota Banjarbaru, dirinya berkomitmen untuk memajukan kota yang berjuluk...

Kamu mungkin juga suka

Jokowi Akan Resmikan Masjid Agung Al-Falah

Pembangunan Masjid Agung Al-Falah Mempawah telah mencapai progres 90 persen. Pemerintah Kabupaten Mempawah kini tengah berupaya mempercepatnya penyelesaiannya. “Jika...

Polsek Noyan Gerebek Tempat Produksi Miras Ditengah Hutan

Mapolsek Noyan grebek tempat produksi miras ilegal ditengah hutan. Di Desa Sungai Dangin dusun Perigi, Kecamatan Noyan. Terungkapnya produksi miras secara ilegal...

Bersiap Lakukan Belajar Tatap Muka, Guru Di Malawi Jalani Swab

Kabupaten Melawi bersiap melakukan aktivitas belajar mengajar di sekolah atau tatap muka langsung dengan siswanya. langkah preventif terus dilakukan...

Jahe Putih Mempawah Rambah Pasaran Luar Negeri

Kabupaten Mempawah dulu terkenal dengan buah nanas. Tapi kini petani beralih usaha ke tanaman jahe. Tidak saja harganya lumayan tinggi, tapi potensi...