Beranda Habar Kalbar Warga Asing Masuk Kalbar...

Warga Asing Masuk Kalbar Harus Lewati SOP Dinkes

CREATIVE TALK HIPMI BANJARBARU WEBINAR 1

Terbaru

Paslon ‘Bangkit’ Mawarung Bersama Warga Murung Raya

Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin, Abdul Haris Makkie dan Ilham Nor,menyempatkan diri 'Mawarung' di salah satu warung milik warga...

Rehab Rumah Warga, Bakti TNI Kepada Masyarakat

Rehab rumah warga melalui Program Bakti TNI Kodim 1006/ Martapura pada Semester II di tahun 2020 untuk Koramil - 10/ Kertak Hanyar...

TPS Tambahan Akan Ditempatkan Di Lapas Banjarbaru

Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menambah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) kelas IIB Banjarbaru. Hal itu...

Penilaian Satu Wasaka 2020, Bupati Banjar Harap Nilai Terbaik

Tim penilai Satu Wasaka (Sanitasi dan Air minum Tuntas Waja Sampai Kaputing) Award tahun 2020 kembali melakukan penilaian bidang Sanitasi dan Air...

Indeks Pembangunan Banjarbaru dan Keharmonisan Pemko, TNI-Polri

Dalam Sosialisasi Juknis terkait Bakti TNI, di Ruang Tamu Utama Wali Kota Banjarbaru, Kamis (22/10/2020),Direktur Sistem dan Metode Pusat Teritorial Angkatan Darat,...

Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji mengeluarkan regulasi yang menyatakan semua orang asing yang masuk ke wilayah Kalbar harus melewati tahapan standar operasional prosedur (SOP) dari Dinas Kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak Tatang Suheryadin, Senin (9/3/2020).

“Ada masa inkubatornya selama 14 hari begitu mereka masuk ke wilayah Kalbar. Hal tersebut dilakukan agar memastikan apakah warga asing tersebut terkena virus atau tidak, ungkapnya.

Menurutnya meski demikian jika dalam keadaan darurat maka Dinas Kesehatan bisa mengeluarkan statement bahwa yang  bersangkutan dinyatakan tidak terjangkit virus Corona.

“Walaupun belum sampai tahapan 14 hari mereka boleh melakukan aktivitas di wilayah perairan Kalbar,” tuturnya.

Sementara Kepala stasiun PSDKP Kota Pontianak Erik Sostenes menambahkan pihaknya akan melakukan mekanisme yang sesuai dengan regulasi dari Gubernur  untuk memasukan orang asing di Kalbar dan terus melakukan patroli.

“Ini sifatnya hanya pencegahan sistemnya. Jangan sampai kami memasukan orang asing tiba-tiba ada terindikasi penyakit ini yang menjadi warning,” katanya.

Ia berharap dengan adanya regulasi, Kepala Kantor Imigrasi bisa mengarahkan sehingga tidak ada keresahan dari masyarakat tentang larangan masuk orang asing terutama para nelayan yang akan berproses di Kalbar.

“Dengan adanya mekanisme ini kita akan bentuk tim untuk pengecekan di laut dulu sebelum adanya orang asing berproses di Kalbar,” pungkasnya.

WhatsApp Image 2020 10 12 at 17.36.10 1
1422374 923771344327002 1982948344843059176 n

Trending Minggu Ini

Menjenguk Tokoh Kharismatik Kertak Hanyar, H Saidi Mansyur Dapat Petuah.

H Saidi Mansyur merupakan salah satu pemimpin yang sangat cinta kepada para ulama dan habaib, hal tersebut ditunjukan dengan seringnya ia melakukan...

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan...

Median Jalan di Cat, Jalan Bersih, Banjarbaru Semakin ‘Glowing’

Semenjak dilantiknya Bernhard E Rondonuwu menjadi Pejabat Sementara (PJS) kurang lebih 71 di Kota Banjarbaru, dirinya berkomitmen untuk memajukan kota yang berjuluk...

Kamu mungkin juga suka

Jokowi Akan Resmikan Masjid Agung Al-Falah

Pembangunan Masjid Agung Al-Falah Mempawah telah mencapai progres 90 persen. Pemerintah Kabupaten Mempawah kini tengah berupaya mempercepatnya penyelesaiannya. “Jika...

Polsek Noyan Gerebek Tempat Produksi Miras Ditengah Hutan

Mapolsek Noyan grebek tempat produksi miras ilegal ditengah hutan. Di Desa Sungai Dangin dusun Perigi, Kecamatan Noyan. Terungkapnya produksi miras secara ilegal...

Bersiap Lakukan Belajar Tatap Muka, Guru Di Malawi Jalani Swab

Kabupaten Melawi bersiap melakukan aktivitas belajar mengajar di sekolah atau tatap muka langsung dengan siswanya. langkah preventif terus dilakukan...

Jahe Putih Mempawah Rambah Pasaran Luar Negeri

Kabupaten Mempawah dulu terkenal dengan buah nanas. Tapi kini petani beralih usaha ke tanaman jahe. Tidak saja harganya lumayan tinggi, tapi potensi...