Beranda Habar Petani Asuransi Usaha Tani Padi,...

Asuransi Usaha Tani Padi, Menjamin Petani Dari Ancaman Gagal Panen

Terbaru

Untuk memberi perlindungan kepada para petani yang memiliki tanaman padi dan jenis hortikultura lainnya, Kementrian Pertanian terus menggalakkan Asuransi Usaha Tani Padi(AUTP).

Dari dana alokasi kementrian  guna program asuransi pertanian tahun 2019 sebesar RP 163,2 milliar, RP 144 miliar dana tersebut untuk AUTP dan Rp 19,2 miliar dialokasikan ke peternak sapi dan kerbau.

Direktorat Jendral Prasaran dan Sarana Pertanian atau PSP, Sarwo Edhy mengatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan sejumlah langkah bagi para petani, salah satunya melalui AUTP tersebut guna memberikan perlindungan ke petani jika terjadi gagal panen yang disebabkan musim kemarau,bencana alam,maupun hama atau penyakit tanaman.

Klaim kerugian sebesar Rp 6 juta per ha bisa dilakukan oleh petani yang memiliki luas lahan maksimal dua hektar are dan sudah mengasuransikan lahannya dengan membayar premi sebesar Rp 36.000,- /ha per musim,

~ Sarwo Edhy

WhatsApp Image 2019 07 24 at 16.04.13 1

Untuk saat ini minat petani mengasuransikan lahan sawahnya cukup tinggi, hingga awal juli tadi sudah seluas 300.000 ha yang masuk dalam AUTP.

WhatsApp Image 2021 03 25 at 09.21.53

“Provinsi Jawa Timur paling luas, yaitu mencapai 151.000 ha. Kemudian disusul Jawa Barat, 59.000 ha, Kalimantan Barat 29.000 ha, Jawa Tengah 18.000 ha, Sulawesi Selatan 14.000 ha dan provinsi-provinsi lainnya di bawah 10.000 ha” jelasnya

Sementara dasar hukum pemerintah meluncurkan program AUTP ini ditambahkan Sarwo Edhy, sesuai UU No 19, tahun 2013 yaitu mengenai perlindungan petani. Adapun syarat utama mendaftar AUTP yakni petani harus tergabung dalam kelompok tani yang dinyatakan resmi  dan telah mendapatkan surat keputusan dari Kementrian pertanian.

WhatsApp Image 2021 03 25 at 09.21.53

Trending Minggu Ini

Kerajinan Lokal Kampung Purun Banjarbaru, Tembus Pasar Internasional

Keseriusan pemerintah kota Banjarbaru dalam mengembangkan kerajinan lokal berbahan purun kini semakin berkembang, bahkan pemasaran mencapai tingkat nasional bahkan internasional.Produk kerajinan purun yang dicanangkan sebagai bahan pengganti...

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan Tanjung Selayar...

Tumis Kangkung Tetap Hijau? Ini Tipsnya

Kali ini dibahas tips masak kangkung tetap hijau dan segar seperti yang disajikan di restoran.Kangkung menjadi salah satu sayuran favorit bagi warga Indonesia. Bahkan...

Kamu mungkin juga suka

TPH Kalsel Minta Penundaan Kenaikan Harga Pupuk

Selain rasionalisasi anggaran hingga 50 persen akibat refocusing penanganan Covid-19, sektor pertanian dihadapkan juga dengan kenaikan harga pupuk hingga pengurangan kuota pupuk subsidi ke...

Masih Impor, Harga Kedelai Mahal

Masuk awal tahun 2021 ini, Pelaku industri olahan kacang kedelai seperti tahu dan tempe terbebani dengan kenaikan harga kedelai di pasaran.Hal ini dibenarkan Kepala...

Kaum Muda Pedesaan Menjadi Salah Satu Sasaran Utama Program YESS

Sekda Banjar H.M Hilman membuka rapat tim koordinasi tentang Peran dan Fungsi Stakeholder Dalam Mendukung Program Youth Enterpreneurship And Employment Support Service (YESS) di...

Pemkab Banjar Dan Kemenko PMK Edukasi Pertanian Tanpa Bahan Bakar

Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Pertanian Kabupaten Banjar bekerjasama dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia dalam kegiatan pelatihan Pengembangan Pertanian...