Beranda Habar Provinsi Kalsel Habar Banjar KPK-APP Banjar Demo Tuntut...

KPK-APP Banjar Demo Tuntut Komisioner KPU Banjar Undurkan Diri

Terbaru

Kelompok Pemerhati Kinerja Aparatur Pemerintah dan Parlemen (KPK-APP) Kabupaten Banjar yang dikoordinir oleh Aliansyah, melaksanakan Demonstrasi di halaman Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banjar, Rabu (24/03/2021).

Demonstrasi ini sendiri menuntut agar Komisioner KPU Banjar mengundurkan diri, lantaran kinerja KPU yang tidak kompeten karena di Kabupaten Banjar akan dilakukan Pemilihan Suara Ulang (PSU) di 5 Kecamatan, yakni Kecamatan Martapura, Astambul, Mataraman, Sambung Makmur dan Aluh-Aluh ini.

Aksi demonstrasi ini berada di bawah pengawalan petugas gabungan dari Polres Banjar, Kodim 1006/Martapura dan Satpol PP Kabupaten Banjar.

IMG 20210324 WA0058

Aliansyah dalam orasinya menuntut agar seluruh Komisioner KPU Banjar mengakui dan jangan malu untuk mengakui adanya pelanggaran dalam Pilkada, khususnya dalam dugaan kasus penggelembungan suara bagi pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Kalsel nomor urut 01, Sahbirin Noor-Muhidin.

“Jangan mengelak seperti sekarang, KPU harus gentlemen dan sebagai penyelenggara pemilu mengakui putusan MK itu benar dan memang penggelembungan dan rekayasa suara itu ada, jangan ada dusta diantara kita,” cetusnya.

Menurut Aliansyah, PPK dan KPPS yang menjadi pelaksana pemungutan suara tak bisa melakukan dugaan penggelembungan suara jika tanpa ada perintah dari atasannya, karena itu pihaknya menuntut komisioner KPU bertanggung jawab dan mengundurkan diri.

“Tak ada jaminan mereka nantinya akan bersih saat menjadi pelaksana pemilu saat melakukan PSU, karena mereka tidak sudah tidak netral. Akibat PSU ini, anggaran pemilukada di Kabupaten Banjar yang menghabiskan 40 miliar menjadi sia-sia, itu uang rakyat. Karena itu kita menuntut agar komisioner KPU dengan berbesar hati mengundurkan diri sebagai tanggung jawab moral sehingga PSU nanti bisa berjalan dengan bersih,” terangnya.

Pihaknya juga menyampaikan tuntutan agar Bawaslu Kalsel melakukan proses hukum mengenai dugaan keterlibatan oknum dalam penggelembungan suara dan juga meminta Bawaslu Banjar dan Polres Banjar melakukan proses hukum bagi PPK dan KPPS di 5 kecamatan atas dugaan keterlibatan dalam penggelembungan suara.

KPK-APP Kalsel juga sepakat akan melaporkan seluruh Komisioner KPU Kabupaten Banjar ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Tuntutan pendemo ini diterima langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Banjar, Muhaimin didampingi seluruh komisioner KPU, yakni Abdul Muthalib, M. Zein, Abdul Karim Omar dan Muslihah. 

IMG 20210324 WA0072

Kepada pendemo, Muhaimin berterima kasih dan menyambut positif atas penyampaian aspirasi yang disampaikan oleh KPK-APP Kalsel kali ini.

“Kami sampaikan bahwa KPU Kabupaten Banjar menerima dan menghormati putusan MK, serta bersiap untuk melaksanakan PSU, menunggu petunjuk dari KPU RI melalui KPU RI,” ujarnya.

Terkait PSU yang diputuskan karena dugaan pelanggaran yang dilakukan oknum KPU, hal tersebut jelas Muhaimin terjadi karena pencatutan nama dan pemalsuan tanda tangan salah satu komisioner KPU Banjar yang sudah dilaporkan ke Polda Kalsel dan kasusnya sedang berjalan.

IMG 20210324 WA0037

Muhaimin juga menyanggah adanya dugaan penggelembungan suara tersebut, karena proses rekapitulasi suara sudah dilakukan secara berjenjang mulai dari TPS, PPK, hingga tingkat Provinsi, sehingga menurutnya hal tersebut mustahil dilakukan.

“Apalagi rekapitulasi tersebut tidak kita selesaikan di kamar tertutup, tapi melalui pleno terbuka. Apalagi Bawaslu juga melakukan pengawasan melekat sehingga tak mungkin ada penambahan atau pengurangan, apalagi Formulir C hasil rekap ada di TPS,” sanggahnya.

Mengenai tuntutan mundur, Muhaimin mengungkapkan pihaknya sudah banyak sekali mendapatkan tuntutan agar mundur, bahkan sempat diadukan ke DKPP RI.

“Kami bukan paling benar atau tak ada cacat. Sekarang ada Lembaga seperti Bawaslu dan DKPP, silahkan sampaikan ke sana. Kalau ada perintah dari atasan kami untuk demisioner, kami siap kapan saja,” tegasnya.

Trending Minggu Ini

Plang Larangan Buang Sampah Hanya Jadi Pajangan

Imbauan larangan membuang sampah disertai ancaman sanksi tegas, nampak tak cukup ampuh untuk masyarakat benar-benar tidak membuang sampah yang bukan pada tempatnya.Salah satunya yang...

Debit Air Naik, HST Siaga 1 Banjir

HST,- Hujan dengan intensitas tinggi melanda Hulu Sungai Tengah (HST), subuh, Minggu (28/11/2021).Menurut informasi yang beredar di Instagram BPBD Hulu sungai tengah, Pj Sekretariat...

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan Tanjung Selayar...

Kamu mungkin juga suka

Warga Astambul Antusias Disuntik Vaksin Covid-19

Banjar,- Kecamatan Astambul gelar vaksinasi masal di Desa Sungai Tuan Ulu, bertempat di Madrasah Tsanawiyah Al-Fatah, Astambul, Kabupaten Banjar Jum'at (3/12/2021) pagi.Vaksinasi masal ini...

Ratusan PNS Banjar Dianugerahi Satyalancana Karya Satya

BANJAR,- Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (KDPSDM) Kabupaten Banjar, Rakhmat Dhany, SIP, M.AP, MIDS didampingi Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, Pembinaan...

MUI Palangkaraya Pelajari Program MUI Banjar

BANJAR,- Majelis Ulama Indonesia (MUI) merupakan wadah ulama dalam bermusyawarah untuk membahas permasalahan umat. Kiprah MUI sangat mendukung dalam pembangunan daerah, utamanya dalam menjaga...

Menperin Luncurkan Pusat Industri Digital Indonesia 4.0

Banjar,- Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Plt.Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ikhwansyah didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan I Gusti Made Suryawati, saksikan secara virtual peluncuran...