BerandaDPRD BANJARMemprihatinkan, Anak Keluarga Kurang...

Memprihatinkan, Anak Keluarga Kurang Mampu Didera Jantung Bocor

Terbaru

Zahratun Nufus, Balita berusia 1,7 tahun di Desa Antasan Senor Ilir Kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar, sejak umur 20 hari telah divonis mengidap jantung bocor.

Anak dari pasangan Suhai dan Khairunnisa ini, akan disarankan Dokter di Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Ratu Zalecha Martapura, agar dirujuk ke Jakarta untuk menjalani operasi.

Namun, karena tak punya ongkos keberangkatan dan biaya selama berada disana, orang tua Zahratun Nufus, yang ditemui di kediamannya yang sangat sederhana, Selasa(16/02/2020), menuturkan kegundahannya untuk melanjutkan pengobatan anaknya ke luar daerah.

IMG 20210216 WA0018

“Untuk biaya pengobatannya mungkin ditanggung pemerintah, seperti selama ini bolak balik rumah sakit dengan menggunakan BPJS. Namun kalau dirujuk ke luar daerah biaya berangkat dan selama kami menjaganya disana bagaimana, suami saya hanya seorang buruh bangunan yang penghasilannya cukup untuk kebutuhan sehari-hari,”tutur Khairunnisa dengan sendu.

Waktu yang sama, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar H Muhammad Rofiqi yang datang berkunjung, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi Zahratun Nufus.

IMG 20210216 WA0013

“Melihat kondisi adik kita ini, pengobatannya tidak cukup hanya mengharapkan bantuan dari pemerintah. Mari kita bersama-sama membantu, mengulurkan tangan agar kiranya Zahratun Nufus dapat berobat,”ajaknya.
Rofiqi juga mengatakan, dirinya akan komitmen untuk membantu pasangan Suhai dan Khairunnisa, mengingat penyakit yang didera anaknya bukanlah penyakit biasa dan memerlukan pengobatan secepatnya.

“Hal seperti ini harus kita perhatikan, kita tangani secepat dan semaksimal mungkin,” ucapnya.

GTTP

Kesempatan Berbeda, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, dr Diauddin saat dikonfirmasi, menuturkan bahwa untuk dana pendampingan keluarga, apabila Zahratun Nufus jadi dirujuk ke luar daerah untuk berobat, Pemerintah Daerah telah menyiapkan anggaran untuk itu.

“Kalaupun harus dirujuk ke rumah sakit di luar Kalimantan Selatan, misalnya di pulau jawa, maka untuk Sepenuhnya Pengobatan Akan Ditanggung Oleh BPJS, Tetapi Untuk Dana Pendampingan, Pemerintah Daerah sebenarnya ada dana pendampingan, jadi jangan khawatir untuk pendampingan akan dibiayai oleh pemerintah,” ungkapnya.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka