BerandaHabar Provinsi KalselHabar BanjarPelaku Usaha Sambut Baik...

Pelaku Usaha Sambut Baik Program “Kurma Manis”

Terbaru

Martapura – Pada Puncak Hari Jadi ke 71 Kabupaten Banjar di Mahligai Sultan Adam pada 3 September 2021 yang lalu, Bupati Banjar H. Saidi Mansyur turut luncurkan 3 program baru.

Salah satu yang diluncurkan adalah program Kredit Usaha Rakyat Martapura Maju, Mandiri, Agamis (Kurma Manis) bagi para pelaku usaha di Kabupaten Banjar.

Dalam program Kurma Manis ini, pelaku usaha dapat menikmati kredit usaha tanpa bunga dan biaya administrasi.

Kredit usaha dengan bunga 0 persen ini sendiri merupakan kerjasama Pemerintah Kabupaten Banjar dengan dengan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Martapura Banjar Sejahtera.

Kredit usaha ini rencananya menyasar 6 sektor ekonomi produktif yakni Pertanian; Peternakan; Perikanan; Perdagangan; Industri Rumahan; dan jasa, keterampilan dan kerajinan.

IMG 20210910 WA0036

Bupati Banjar, Saidi Mansyur pada Jumat (10/9/2021) mengatakan program tersebut merupakan visi misi yang diusung saat mencalonkan diri untuk memimpin Kabupaten Banjar.

“Program Kurma Manis ini adalah misi kami untuk membantu masyarakat, dimana program ini nanti akan disebar di berbagai sektor baik itu pertanian, perdagangan dan lainnya,” katanya.

Ia berharap dengan dilaksanakannya program tersebut akan memberikan dampak bagi masyarakat, khususnya dalam rangka pemulihan ekonomi yang menjadi prioritas dalam pemerintahannya.

“Dengan ada program ini kita harapkan masyarakat akan merasakan dampak dan manfaat dari program tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Diluncurkannya program Kurma Manis ini disambut baik oleh pelaku usaha, khususnya dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) seperti Mahrani Ahmad.

Pemuda asal Desa Pingaran Ilir, Kecamatan Astambul yang memiliki usaha kerupuk gandum Mahayabang ini sangat antusias dengan adanya program ini.

“Tanggapan kita sangat antusias mengenai program yang Pemerintah Kabupaten Banjar luncurkan ini,” terangnya.

Apalagi kredit usaha dengan bunga 0 persen ini menurut Mahrani Ahmad sangat membantu bagi pelaku usaha untuk memutar modal.

“Kita sangat apresiasi, tapi kita masih bingung bagaimana prosedur untuk mendapatkannya. Yang kita dengar, katanya harus meminta rekomendasi dari dinas terkait,” sambungnya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Banjar memberikan informasi lebih rinci untuk mendapatkan kredit ini, apakah ada kriteria khusus atau tidak ada.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka