Warga Kampung Iwak Mentaos Timur Mengeluh

Terbaru

Banjarbaru – Warga Mentaos Timur RT 01 RW 03, melakukan pembersihan aliran Sungai Durian perbatasan antara Kota Banjarbaru dengan Kabupaten Banjar, Sabtu (13/11/2021).

Disampaikan Muhammad, pembersihan ini merupakan inisiatif warga Kampung Iwak, karena pengalaman di Bulan Januari lalu terjadi banjir dan kamis kemarin juga terjadi luapan Sungai karena intensitas curah hujan yang tinggi.

“Memasuki musim penghujan sekarang kami tidak mau kejadian terulang kembali, Kami berinisiatif untuk melakukan pembersihan aliran Sungai Durian ini”, ucap Muhammad.

Menurutnya Sungai Durian ini merupakan hilir dari kota Banjarbaru, sungai dari Komet Raya tembusnya ke Sungai Durian, sungai ini perbatasan antara Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar, yang artinya kedua belah pihak harus sama-sama saling menjaga sungai ini, dan sampai sekarang Pemerintah Kabupaten Banjar masih belum ada tindakan membersihkan sungai tersebut.

“Pembersihan aliran Sungai Durian perbatasan antara Kabupaten Banjar bertujuan agar debit air dari hulu lancar karena selama ini dihilir sungai tidak diperhatikan oleh Kabupaten Banjar dan mengakibatkan aliran sungai buntu akibat tumbuhan liar Gulma”, ucapnya.

“Sekarang masih belum ada tindakan dari Pemerintah Kabupaten Banjar, semoga pemerintah Kabupaten Banjar sama-sama ikut berpartisipasi dalam pembersihan Sungai Durian”, tambahnya.

Ditemui salah seorang warga Kampung Iwak Mentaos M. Husairi mengatakan sering mengalami kebanjiran dan rumahnya terkena imbas.

“Kalau curah hujan tinggi bisa-bisa sungai meluap akibat terlalu banyaknya debit air dan tidak adanya penanganan khusus dari pemerintah Kabupaten Banjar maupun kota Banjarbaru untuk melakukan pengerukan dan pembersihan rutin”. ucapnya.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka