Warga Keluhkan Aliran Air, PDAM Intan Akui Kebocoran Pipa Penyebabnya

Terbaru

Banjarbaru – Beberapa minggu terakhir air ledeng masyarakat yang tinggal di Perumahan Komplek Bukit Berkah Utama II RT. 02 / RW. 11, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru tidak berjalan normal bahkan mati total.

Agus yang merupakan salah satu warganya mengeluhkan air dari ledeng akan mengalir pada jam 1 malam atau jam 2 dini hari, dan untuk siang hari, sudah bisa dipastikan air ledeng tersebut tidak akan mengalir.

“Kalau begini terus saya akan susah, masa kami para warga disini harus begadang setiap hari, sementara kami pagi harus bekerja, menguras waktu,” ungkapnya (14/10/21).

Disamping itu, Angga dan para warga juga mengeluhkan tagihan pembayaran yang dilakukannya hampir sama dengan pemakain normal.

“Kalau dulu pas normal saya paling Dua Ratus ribuan, kok ini sama-sama saja, ini buat kami bingung juga, padahal penggunaan kami sangat terbatas,” bebernya.

Tidak hanya Angga, Firman yang juga merupakan tetangganya juga mengeluhkan hal serupa.

“Ketika menyala yang keluar itu hanya angin, sementar putaran yang ada di kilomter sangat kencang, otomatis jika putaran pada perhitungan kilometer kencang biayanya akan berpengaruh, sedangkan airnya tidak keluar,” Ungkap Firman. 

Sementara ketika ditanya apakah sudah melaporkan masalah ini ke instansi terkait, Laila, yang juga tetangga Angga mengaku  bahwa dirinya sudah sering melaporkannya mulai dari secara online di semua sosial media, hingga datang langsung ke kantor PDAM, namun hingga  saat ini, masih saja tidak ada tanggapan dari pihak terkait.

“Katanya melayani dengan maksimal, hampir berpuluh-puluh kali saya melapor namun semua nihil, bahkan saya sampai saat sudah enggan untuk melapor, karena pada saat itu saya datang langsung kantor PDAM, saya disuruh catat nama alamat itu saja, terus setelah nyatat saya dibiarkan begitu aja, katanya nanti ada pengecekan, namun sampai sekarang air masih sulit,” tegasnya.

Sementara terpisah, ketika dikonfirmasi kepada pihak PDAM Intan Banjar melalui Kepala Sub Bagian Humas dan Hukum, Hikmatullah menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan pelayanan dalam beberapa waktu terakhir.

“Kami mohon maaf atas terganggunya  aliran air bagi masyarakat, karena kita sedang mengalami kebocoran beberapa waktu lalu pada pipa transmisi air baku intake. Namun sekarang sudah dalam tahap penyelesaian dan sudah memasuki uji coba pengaliran,” jelasnya.

Disinggung terkait keluhan terkait kecepatan meteran dan pembayaran ia mengatakan untuk langsung datang menemuinya atau ke bagian pelayanan.

“Datang ke saya untuk menyampaikan komplain atau ke bagian pelayanan. Nanti akan kita catat nomor meternya untuk kita lakukan pengecekan lebih lanjut,” pungkasnya. 

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka