Beranda Habar Utama Warga Pesisir Aluh Aluh...

Warga Pesisir Aluh Aluh Keracunan Massal

Terbaru

Usaha Pembuatan Masker Hidupkan Pelaku UMKM

Sejak pandemi Covid-19 mewabah, tak sedikit pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah(UMKM) terpaksa beralih usaha untuk tetap memenuhi kebutuhan ekonominya.

Aksi Sosial Pecinta Alam Untuk Korban Kebakaran Kotabaru

Puluhan Pecinta Alam yang ada di kota Banjarbaru dan Martapura menggelar aksi sosial penggalangan dana untuk korban kebakaran, di Kabupaten Kotabaru Provinsi...

Harga Bumbu Dapur Stabil, Minyak Goreng Naik Rp. 1500,-

Harga bahan olahan masakan siap saji seperti Bumbu Merah, Bumbu Rawon, Bumbu Bistik, dan lainnya hingga saat ini Jumat (30/10/2020) terbilang masih...

Pandemi Covid-19 Harga Rempah Ini Naik 50 Persen

Semenjak Covid-19 melanda Indonesia, khususnya Kabupaten Banjar, Harga rempah untuk komoditi Jahe (Zingiber officinale) mengalami kenaikan harga hingga 50 persen per hari...

Warga Guntung Manggis Ini Siap Menangkan Haji Martinus – Jaya

Memiliki track record (pengalaman) yang baik menjabat sebagai Pejabat Sementara (PJS) Walikota Banjarbaru pada tahun 2005 silam, Haji Martinus calon Walikota Banjarbaru...

Hingga Jumat (14/2/2020) pagi, jumlah korban keracunan di Kecamatan Aluh-Aluh, Desa Terapu yang terdata Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar mencapai 84 Orang, dan yang masih dirawat hingga kini tersisa 2 (dua) orang.

Hal itu disampaikan Dr. Diauddin, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, saat dijumpai di ruang kantornya.

“Sampai pagi ini total korban keracunan di Desa Terapu itu ada 84 orang, dan yang mendapat perawatan intensif ada 56 orang, sisanya 28 orang rawat jalan, lalu hanya 2 (dua) orang yang masih dirawat hingga kini 1 anak kecil dan 1 orang dewasa, yang lain sudah pulih dan bisa pulang, keduanya mengaku masih lemas”

Screenshot 2020 02 14 11 55 38 92

Untuk kronologinya sendiri, lanjut Diauddin, kebetulan hari itu salah seorang warga melaksanakan haul, dan dihadiri warga desa secara umum, setelah selesai menyantap hidangan masak habang, bihun, dan lain-lain yang disediakan, selang beberapa jam warga pun muntah-muntah, diare dan lemas,” jelas Diauddin.

Warga yang keracunan langsung dirujuk ke Puskesmas Aluh-Aluh, Diauddin juga menambahkan, Untuk akses transportasi sendiri dari Desa menuju Puskesmas memang lumayan memakan waktu, karena warga harus naik perahu terlebih dahulu, itu memakan waktu sekitar 1 jam.

Alhamdulillah kesiapsiagaan petugas dan masyarakat kita sangat baik, hal itu terlihat ada 29 Ambulance yang standby apabila ada warga korban keracunan yang perlu dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut, pungkas Diauddin.

Menurut penelitian lebih jauh terkait musibah keracunan tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar tidak mendapati adanya racun kimiawi, dugaan sementara hanya karena adanya kontaminasi bakteri atau virus yang terdapat di makanan yang disantap warga.

Sampai saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar juga menurunkan personil untuk terus memantau perkembangan kondisi warga pasca terjadi musibah keracunan tersebut.

IMG 20201027 WA0012
1422374 923771344327002 1982948344843059176 n

Trending Minggu Ini

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan...

Deklarasi Damai, Masyarakat Diminta Jangan Terpancing Hoax

Pemerintah Kabupaten Banjar bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta perwakilan element masyarakat Kabupaten Banjar, menggelar aksi Deklarasi Damai Anti Anarkisme,...

Laporan Pelanggaran Darmawan Jaya Dihentikan

Sentra Penegakan Hukum terpadu (Sentra Gakkumdu) Kota Banjarbaru dalam press release,Selasa (27/10/2020) menyampaikan dugaan pelanggaran Calon Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan...

Kamu mungkin juga suka

Harga Bumbu Dapur Stabil, Minyak Goreng Naik Rp. 1500,-

Harga bahan olahan masakan siap saji seperti Bumbu Merah, Bumbu Rawon, Bumbu Bistik, dan lainnya hingga saat ini Jumat (30/10/2020) terbilang masih...

Pandemi Covid-19 Harga Rempah Ini Naik 50 Persen

Semenjak Covid-19 melanda Indonesia, khususnya Kabupaten Banjar, Harga rempah untuk komoditi Jahe (Zingiber officinale) mengalami kenaikan harga hingga 50 persen per hari...

Pemkab Banjar Kaji Proses Belajar Mengajar Tatap Muka

Pemerintah Kabupaten Banjar lakukan pengkajian proses belajar mengajar secara tatap muka disejumlah kecamatan yang termasuk zona hijau, hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah...

Direktur Umum PDAM Dilantik, Bupati Banjar Harap Kinerja Lebih Bagus

Pemerintah Kabupaten Banjar menggelar Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Direktur Umum Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Intan Banjar.Pengambilan...