Beranda Hukum & Kriminal Darurat Corona, Menkumham Bebaskan...

Darurat Corona, Menkumham Bebaskan 30 Ribu Narapidana

Sirup Kayu Manis 1

Terbaru

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly membebaskan 30 ribu narapidana karena darurat wabah virus corona. Keputusan itu tertuang dalam keputusan tentang pengeluaran dan pembebasan Narapidana dan Anak melalui asimilasi dan integrasi.

Langkah tersebut sebagai upaya penyelamatan Narapidana dan Anak yang berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) dari infeksi virus corona (Covid-19).

“Keputusan Menteri ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan (30 Maret 2020),” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Ditjen PAS Rika Aprianti, melalui keterangan tertulisnya, Selasa (31/3/2020) malam.

Rika pun hanya singkat ketika dikonfirmasi, terkait jumlah narapidana maupun anak yang akan dibebaskan melalui asimiliasi dan integritas.

“30 ribuan,” singkat Rika

Untuk, Keputusan Menteri (Kepmen) Nomor M.HH-19.PK.01.04.04 Tahun 2020, pengeluaran Narapidana dan Anak melalui asimilasi harus dilakukan dengan berbagai ketentuan.

Di mana, Narapidana yang 2/3 masa pidananya jatuh sampai dengan tanggal 31 Desember 2020; Anak yang 1/2 masa pidananya jatuh sampai dengan tanggal 31 Desember 2020 dan Narapidana dan Anak yang tidak terkait dengan PP Nomor 99 Tahun 2012, yang tidak sedang menjalani subsidair dan bukan warga negara asing.

Selain itu, asimilasi dilaksanakan di rumah dan surat keputusan asimilasi diterbitkan oleh Kepala Lapas, Kepala LPKA dan Kepala Rutan.

Seperti asimilasi, pembebasan Narapidana dan Anak melalui integrasi (Pembebasan Bersyarat, Cuti Bersyarat dan Cuti Menjelang Bebas) juga dilakukan dengan sejumlah ketentuan.

Di antaranya adalah Narapidana yang telah menjalani 2/3 masa pidana, Anak yang telah menjalani 1/2 masa pidana, serta Narapidana dan Anak yang tidak terkait dengan PP Nomor 99 Tahun 2012, yang tidak sedang menjalani subsidair dan bukan warga negara asing. Kemudian, usulan dilakukan melalui sistem database pemasyarakatan dan surat keputusan integrasi diterbitkan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan.

Kepmen itu mengatakan pembimbingan dan pengawasan asimilasi dan integrasi dilaksanakan oleh Balai Pemasyarakatan. Lebih lanjut, laporan mengenai pembimbingan dan pengawasan ini dilakukan secara daring.

Kepala Lapas, Kepala LPKA, Kepala Rutan dan Kepala Bapas menyampaikan laporan pelaksanaan pengeluaran dan pembebasan Narapidana dan Anak kepada Dirjen Pemasyarakatan melalui Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham. Kemudian, Kepala Divisi Pemasyarakatan melakukan bimbingan dan pengawasan Kepmen dan melaporkannya kepada Dirjen Pemasyarakatan.

Sumber : ://www.suarakalbar.co.id/

Sambal Mandai KU
Berduka H. Mansyur EffendyBerduka H. Mansyur EffendyBerduka H. Mansyur EffendyBerduka H. Mansyur Effendy

Trending Minggu Ini

100 Relawan Sikologis Diterjunkan HIMPSI Kalsel Bagi Korban Banjir

Himpunan Psikologi Indonesia Wilayah Kalimantan Selatan (HIMPSI Kalsel) membentuk Tim Relawan Pendampingan Psikososial (RPP) untuk membantu pendampingan psikososial bagi para korban banjir yang ada...

Selebgram Kalsel Buka Donasi Untuk Masyarakat Terdampak Banjir

Duta Pemuda Indonesia 2018 Muhammad Hidayattollah H Muhni Arma yang juga dikenal di Kalimantan Selatan sebagai Selebgram dengan sebutan Dayat El, turut berempati atas...

Banjir Kalsel,Bayi Sepanjang 50 CM Lahir Di Atas Jukung

Banjir masih melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan termasuk beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Banjar.Bahkan ribuan warga terdampak banjir, hingga kini masih berada...

Kamu mungkin juga suka

Tiga Kasi Di Kejari Banjar Serah Terima Jabatan

Tiga pejabat Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banjar yakni, Kepala Seksi (Kasi) Intelijen, Kasi Pidana Khusus,(Pidsus) dan Kasi Tindak Pidana Umum(Tipidum) mengalami pergantian.Pergantian tiga Kasi...

Ungakap Kasus Kepolisian Resort Kota Banjarbaru Sepanjang Tahun 2020

Konferensi Pers Akhir Tahun 2020 Kepolisian Resort Kota Banjarbaru, digelar di Joglo Markas Komando Polres Banjarbaru, Kamis (31/12/2020) Sore.Dipimpin langsung Kapolres AKBP Doni Hadi...

Dampak Covid-19, Penindakan dan Penanganan Pelanggaran Serta Kecelakaan Lalin Menurun

Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia, khususnya Kabupaten Banjar sejak akhir Maret 2020 mengakibatkan menurunnya tingkat penanganan pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan lalu lintas di...

Konsumsi Dzat Adiktif, Minimal 3 Bulan Penjara dan Denda Maksimal...

Rapat Pembahasan Perubahan atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) No. 15 Tahun 2014 tentang minuman beralkohol, obat-obatan dan dzat adiktif lainnya, Antara Komisi I Dewan...