Beranda Hukum & Kriminal Satu Jam Pasca Dinyatakan...

Satu Jam Pasca Dinyatakan Bebas, RC Kembali Dijemput Pihak Kepolisian

Terbaru

Program asimilasi di masa pandemi Covid-19, membuat Narapidana (Napi) tak sedikit yang lebih cepat menghirup udara bebas.

Namun, hal itu tak menjadikan beberapa dari mereka untuk sadar dan tidak mengulangi lagi perbuatannya

RC (26) misalnya, Napi di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Banjarbaru yang mendapatkan asimilasi bersama 443 Napi lainnya pada April lalu, pada 13 Mei 2020 atau hanya satu bulan sejak dirumahkan, kembali berulah dengan melakukan tindak penganiayaan.

Penganiayaan menggunakan senjata tajam yang dilakukannya terhadap MN (36),membuat RC yang kala itu sudah mendekam di Polsek Martapura Kota, dijemput Sipir LP Kelas IIB Banjarbaru untuk kembali melanjutkan hukuman penjara, lantaran asimilasi yang telah diberikan tidak dimanfaatkan dengan baik.

habarkalimantan

“Pada saat itu dari pihak Polsek Martapura Kota langsung menghubungi saya, dan langsung kami lakukan pengecekan, ternyata memang benar RC yang merupakan Napi Asimilasi atau penahanan di rumah telah melakukan penganiayaan,”

“Karena melanggar ketentuan dari program pembebasan asimilasi, RC kembali dibawa ke LP dan melanjutkan hukuman penjara hingga Minggu (5/10/2020). 

Namun untuk mempertanggung jawabkan kasus yang telah dilakukannya saat masa asimilasi tadi, RC dikembalikan ke Pihak Kepolisian,”tutur Kasubsi Registrasi Bimbingan Kemasyarakatan LP Kelas II B Banjarbaru, Aditya Budiman, Senin (6/10/2020).

Kesempatan berbeda, Kapolsek Martapura Kota, melalui Kanit Reskrim, Iptu B. Munthe, membenarkan bahwa RC telah dijemput oleh pihaknya pada hari Minggu kemarin di LP Kelas IIB Banjarbaru.

“Kemarin kita jemput langsung ke LP Kelas IIB Banjarbaru, pasca RC menyelesaikan sisa hukuman terdahulunya. Kasus penganiayaan dengan membacok MN di bagian kepala belakang akan dilanjutkan prosesnya,” jelas Iptu Monthe.

Ia juga mengungkapkan, RC sebelumnya menjalani hukuman di LP Kelas II B Banjarbaru, karena kasus yang sama dengan kasus terbarunya ini.

“Ia adalah residivis kasus penganiayaan dan juga senjata tajam. Untuk kasus barunya ini, RC diduga melakukan saat dalam pengaruh minuman keras,” ungkapnya.

WhatsApp Image 2021 07 19 at 17.07.44

Trending Minggu Ini

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan Tanjung Selayar...

Pemerintah Gulirkan Subsidi Untuk Pekerja, Ini Syaratnya

REDAKSI8.COM - Pemerintah memastikan akan mengeluarkan kebijakan pemberian bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah bagi pekerja/buruh (BSU) di tahun 2021.Bantuan ini diharapkan dapat mencegah...

Wabup Balangan Persilahkan Pengurus Majelis Ta’lim Misykatul Anwar Ajukan Proposal

HABARKALIMANTAN, Balangan - Wakil Bupati Balangan H Supiani, hadiri peletakan batu pertama renovasi perluasan majelis ta'lim Misykatul Anwar, pada Kamis (22/7/2021).Majelis Ta'lim ini, terletak...

Kamu mungkin juga suka

Pemakai Narkoba, Rehab Sekarang atau di Tangkap!!!

Balangan - Insan media di minta turut berpartisipasi dalam Program Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar), untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya Narkotika.Badan Narkotika...

Gaduh Di Medsos, Pengunggah Postingan Berurusan Polisi

Nasib buruk menimpa seorang pria di Singkawang. Setelah mengunggah postingan di media sosial, ia diperiksa oleh polisi.Bukan tanpa sebab, pria inisial FR itu dinilai...

Hadang Pemakaman Dan Bakar Peti Mati, Pria Ini Pun Coba Bacok...

Insiden maut nyaris terjadi di Wajok Hulu, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah, Sabtu (24/7/2021).Itu setelah seorang pria berinsial HP alias APH, 56 tahun, tiba-tiba menghadang...

Kasus Penembakan Desa Lok Tanah Masih Proses Lidik

Insiden Penembakan yang terjadi di depan Mes perkebunan karet milik H. Sinar, Desa Lok Tanah, Kecamatan Telaga Bauntung, Kabupaten Banjar pada Jumat (04/06) lalu,...