Beranda Kesehatan Tahukah Kalian, Rumah Sakit...

Tahukah Kalian, Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru Cikal Bakalnya Sudah Ada Sejak Tahun 1965

Terbaru

Rumah Sakit  Umum Daerah Kota Banjarbaru berdiri pada tahun 1965 adalah sebuah Usaha Kesehatan Ibu dan Anak ( UKIDA ) milik Pemerintah Propinsi Kalimantan Selatan.

Dilansir dari laman rsidaman.banjarbarukota.go.id, pembentukannya bertujuan agar para ibu dan anak terhindar dari berbagai penyakit menular yang mewabah.

Kemudian pada tahun 1965 itu juga, ditingkatkan menjadi Balai Kesehatan Ibu dan Anak  ( BKIA ).

Pada tahun 1971 dengan  respon masyarakat yang sangat tinggi   dikembangkan lagi, dan ditetapkan menjadi sebuah Rumah Sakit Umum  type “D”oleh Pemerintah Propinsi Kalimantan Selatan, dengan jumlah tempat tidur 40 buah.

habarkalimantan

Kemudian RSUD banjarbaru berdasarkan Kepmenkes.104/menkes/SK/I/1995, tanggal, 30 Januari 1995 tentang peningkatan kelas RSUD Banjarbaru, ditingkatkan statusnya menjadi Rumah sakit type “ C “ dengan kapasitas 75 tempat tidur.

Selanjutnya, dengan semangat otonomi daerah khususnya adanya kewenangan wajib bagi kabupaten/kota maka pada tanggal, 14 Agustus 2003 dilakukan serah terima pengelolaan kewenangann RSUD Kota Banjarbaru beserta Pembiayaan, Personil, Peralatan/asset dan Dokumen dari Gubernur Kalimantan Selatan H.Muhammad Syahril Darham) kepada Walikota Banjarbaru H. Rudy Resnawan.

Dengan demikian, Pemerintah kota Banjarbaru adalah pemilik dan penanggung jawab pengelolaan RSUD Kota Banjarbaru.

Dan dengan berpedoman PP Nomor 41 Tahun 2007, tentang organisasi perangkat daerah saat ini RSUD Banjarbaru dibentuk dengan Peraturan Daerah kota Banjarbaru nomor 12 tahun 2008 tentang pembentukan organisasi lembaga tekhnis daerah dan Satuan Pamong Praja Kota Banjarbaru,  dan peraturan Walikota Banjarbaru nomor 48 ttahun  2008  tentang tugas pokok dan fungsi RSUD kota Banjarbaru, serta Peraturan Walikota Banjarbaru nomor 43 tahun 2009 tentang uraian tugas RSUD kota Banjarbaru.

images 2021 07 01T233904.197

Di dalam era pelayanan Rumah sakit yang penuh persaingan, menuntut setiap rumah sakit bisa memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat, serta terjangkau dan profesional, sehingga tuntutan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan dibidang kesehatan, dapat terpenuhi.

RSUD Banjarbaru, sebagai salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah ( SKPD ) kota Banjarbaru, yang melaksanakan tugas pokok memberikan pelayanan kesehatan secara paripurna, dan dengan fungsi penyelenggaraan pelayanan kesehatan perorangan kepada masyarakat secara profesional, dapat terjangkau dan sebaik mungkin.

Saat ini RSUD Banjarbaru dihadapkan kepada tantangan yang berat yaitu usaha peningkatan mutu, pemenuhan tuntutan masyarakat, adanya kompetisi yang semakin ketat antar rumah sakit pemerintah ataupun rumah sakit swasta.

Kemudian, melaksanakan fungsi sosial, serta beban ekonomi masyarakat yang semakin berat,karena segmen yang dilayani harus sampai kepada masyarakat ekonomi bawah, sedangkan sisi lain dihadapkan pada suatu keadaan keterbatasan terutama birokrasi dalam pengelolaan keuangan.

Dengan diberlakukan PP no.23 tahun 2005 tentang pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum, dan Permendagri 61 tahun 2007 tentang pedoman tehnis pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah, maka rumah sakit dapat mengubah pola pengelolaan keuangannya.

Penerapan peraturan ini memberikan kesempatan kepada rumah sakit, untuk dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan pola pengelolaan keuangan fleksibel dengan menonjolkan produktifitas,efesiensi, dan efektifitas.

RSUD Banjarbaru pada tahun 2005 terakreditasi dengan 5 ( lima ) pokja yaitu :

  1. Pokja pelayanan kamar Operasi
  2. Pokja Pelayanan Laboratorium
  3. Pokja Pelayanan Radiologi
  4. Pelayanan IGD
  5. Pokja Pelayanan Medik

Kemudian dikembangkan lagi menjadi 12 ( dua belas ) pokja pada tahun 2009 yaitu :

  1. Pokja pelayanan kamar Operasi
  2. Pokja Pelayanan Laboratorium
  3. Pokja Pelayanan Radiologi
  4. Pokja Pelayanan IGD
  5. Pokja Pelayanan Medik
  6. Pokja Pelayanan Administrasi dan Manajemen
  7. Pokja Rekam medic
  8. Pokja Farmasi
  9. Pokja K3
  10. Pokja Pelayanan Keperawatan
  11. Pokja Pengendalian Infeksi
  12. Pokja Pelayanan Perinatal Resti
WhatsApp Image 2021 07 19 at 17.07.44

Trending Minggu Ini

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan Tanjung Selayar...

Mengolah Tanah Rawa Jadi Media Tanam

Usaha jual media tanam yang dilakukan warga Desa Gudang Tengah Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar ini terbilang cukup unik.Hanya dengan mengolah campuran tanah rawa...

Wabup Balangan Persilahkan Pengurus Majelis Ta’lim Misykatul Anwar Ajukan Proposal

HABARKALIMANTAN, Balangan - Wakil Bupati Balangan H Supiani, hadiri peletakan batu pertama renovasi perluasan majelis ta'lim Misykatul Anwar, pada Kamis (22/7/2021).Majelis Ta'lim ini, terletak...

Kamu mungkin juga suka

Masyarakat Kabupaten Banjar 40 Persennya Belum Tercover BPJS Kesehatan

Bupati Banjar, Saidi Mansyur terima audiensi rombongan BPJS Kesehatan Kalimantan Selatan di Mahligai Sultan Adam Martapura pada Rabu (28/7/2021).Didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr. Diauddin,...

Kembali Jadi Zona Oranye, Kabupaten Balangan Berstatus PPKM Level 3.

Balangan - Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Kabupaten Balangan saat ini berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level tiga.Bupati Balangan, sekaligus...

Penerapan PPKM Level IV, Pemerintah Harus Perhatikan Perputaran Ekonomi

Kota Banjarbaru masuk kedalam daftar Kabupaten/Kota yang berada di luar Jawa-Bali yang turut melaksanakan Pembatasan. Meski sempat dibatalkan Penerapan PPKM Level III di Kota Banjarbaru,...

Aturan Lengkap Kalau PPKM Level IV di Laksanakan di Banjarbaru

Pemerintah Kota Banjarbaru rencananya akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV, pada tanggal 26 Juni hingga 08 Agustus 2021 Mendatang, lalu bagaimanakah...