Beranda Nasional Amankah Potong Rambut Ditengah...

Amankah Potong Rambut Ditengah Pandemi Covid-19 ? Ini Ulasanya

CREATIVE TALK HIPMI BANJARBARU WEBINAR 1

Terbaru

Menjadikan Kabupaten Banjar Yang ‘Manis’

Relawan Perempuan Manis (RPM) bersama Hj Nur Gita Tiyas Saidi Mansyur, terus menjalin silaturahmi dengan masyarakat Kabupaten Banjar. Kali...

Galuh Borneo Dukung “Manis”

Cuaca tidak menentu dalam beberapa hari terakhir, tak menyurutkan semangat Relawan Perempuan Manis (RPM) untuk menghadiri Silturahmi dengan masyarakat yang ada di...

Warga Banjarbaru Membludak Serahkan Formulir BLT UMKM

Penyerahan formulir untuk mendapatkan Bantuan Langsung Tunai(BLT) bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah(UMKM) dilaksanakan di Kantor Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan...

Deklarasi Damai, Masyarakat Diminta Jangan Terpancing Hoax

Pemerintah Kabupaten Banjar bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta perwakilan element masyarakat Kabupaten Banjar, menggelar aksi Deklarasi Damai Anti Anarkisme,...

Obyek Wisata Bukit Arta Butuh Sentuhan Yang Lebih Maksimal

Bukit Arta yang berada di Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar, kini menjadi salah satu obyek wisata bagi mereka yang senang mendaki. Namun, keindahan...

Di tengah pandemi virus corona atau Covid-19, banyak orang mulai kebingungan saat ingin pergi ke salon atau tempat potong rambut. Mereka khawatir hal itu meningkatkan risiko penularan virus tersebut.

Seperti diketahui, Covid-19 sejauh ini menular lewat kontak dekat dan juga melalui percikan air liur. Lantas, amankah pergi potong rambut di tengah pandemi Covid-19?

Seperti dilansir dari ABC,  Seorang ahli Australia di panel penasehat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk COVID-19 mengatakan ada risiko penularan yang signifikan. Ia mengatakan, bahwa seorang pekerja salon biasanya akan memotong rambut dari depan dan juga belakang dengan cermat.

“Sehingga tidak ada jarak 1,5 atau 2 meter … dan mereka berada dalam paparan terus menerus selama lebih dari 30 menit,” kata Marylouise McLaws, yang juga seorang profesor epidemiologi dan pengendalian penyakit menular di University of New South Wales.

Sementara itu, CEO Dewan Penata Rambut Australia, Sandy Chong, melihat risiko lain di salon. Umumnya saat mengeringkat rambut seorang, pekerja salon akan partikel kulit di sekitar dan seterusnya, dan mereka bisa membawa virus.

Bagaimana dengan sang penata rambut? Semua risiko ini berlaku untuk penata rambut juga, tetapi mereka berlipat ganda karena penata rambut umumnya bertemu banyak klien sepanjang hari mereka. Dan tidak semua klien mereka mempertimbangkan bahaya.

“Orang-orang masih datang ke salon dan mengklaim bahwa mereka sedang berlibur, atau bahwa suami mereka ada di rumah sendirian karena ia berisiko tetapi mereka datang untuk menata rambut mereka,” kata penata rambut Melbourne, Sarah Anderson.

Wakil kepala petugas medis Paul Kelly mengatakan ada banyak hal yang dapat dilakukan salon untuk meminimalkan risiko penularan.

Menggunakan sanitiser tangan di pintu, memastikan orang mencuci tangan sebelum mereka masuk, bersikeras bahwa orang yang sakit tidak datang,”kata dia.

Penata Rambut Australia menyarankan penata rambut untuk membuat kursi kosong, istirahat makan siang di luar, dan mengenakan masker dan sarung tangan.

“Kami memahami beberapa pemilik mungkin menganggap masker dan sarung tangan membuat penampilannya buruk’, tetapi kesehatan dan keselamatan Anda harus menjadi prioritas utama Anda,” saran serikat pekerja penata rambut.

https://www.suarakalbar.co.id/ Sumber

WhatsApp Image 2020 10 12 at 17.36.10 1
1422374 923771344327002 1982948344843059176 n

Trending Minggu Ini

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan...

Warga Rantau Balai Sambut Baik Kedatangan RPM

Relawan Perempuan Manis (RPM) memperkenalkan sosok pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Banjar, nomor urut satu, dengan tagline "Manis" kepada warga Desa...

Median Jalan di Cat, Jalan Bersih, Banjarbaru Semakin ‘Glowing’

Semenjak dilantiknya Bernhard E Rondonuwu menjadi Pejabat Sementara (PJS) kurang lebih 71 di Kota Banjarbaru, dirinya berkomitmen untuk memajukan kota yang berjuluk...

Kamu mungkin juga suka

Aksi # ERICK OUT

Erick Thohir sebagai menteri BUMN dan Ketua Pelaksana Komite Pemulihan Ekonomi Nasional serta Penanganan Covid 19 dinilai telah gagal.

Pasutri Asal India Nekat Tegak Pestisida

Sepasang suami istri di India nekat menenggak pestisida setelah melihat tanahnya digusur oleh pemerintah. Menyadur BBC, insiden ini memicu kemarahan publik India lantaran polisi menyerang...
00:01:59

Panglima TNI Kunjungi Kalimantan Selatan

700 paket sembako yang dibawa 700 anggota TNI dan Polda Kalimantan Selatan, dilepas Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, kamis sore.

Peringatan Hari Bhayangkara Ke-74, Jokowi : Silahkan Di Gigit Saja

Memperingati Hari Bhayangkara Ke-74 yang jatuh pada 1 Juli 2020, Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar apel serentak di seluruh Indonesia, Dengan mengusung...