Beranda Nasional Korupsi Anggaran Penanggulangan Covid-19,...

Korupsi Anggaran Penanggulangan Covid-19, KPK Siap Hukum Mati

CREATIVE TALK HIPMI BANJARBARU WEBINAR 1

Terbaru

Paslon ‘Bangkit’ Mawarung Bersama Warga Murung Raya

Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin, Abdul Haris Makkie dan Ilham Nor,menyempatkan diri 'Mawarung' di salah satu warung milik warga...

Rehab Rumah Warga, Bakti TNI Kepada Masyarakat

Rehab rumah warga melalui Program Bakti TNI Kodim 1006/ Martapura pada Semester II di tahun 2020 untuk Koramil - 10/ Kertak Hanyar...

TPS Tambahan Akan Ditempatkan Di Lapas Banjarbaru

Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menambah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) kelas IIB Banjarbaru. Hal itu...

Penilaian Satu Wasaka 2020, Bupati Banjar Harap Nilai Terbaik

Tim penilai Satu Wasaka (Sanitasi dan Air minum Tuntas Waja Sampai Kaputing) Award tahun 2020 kembali melakukan penilaian bidang Sanitasi dan Air...

Indeks Pembangunan Banjarbaru dan Keharmonisan Pemko, TNI-Polri

Dalam Sosialisasi Juknis terkait Bakti TNI, di Ruang Tamu Utama Wali Kota Banjarbaru, Kamis (22/10/2020),Direktur Sistem dan Metode Pusat Teritorial Angkatan Darat,...

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku siap menuntut hukuman mati bila ada pihak-pihak termasuk pejabat negara yang nekat mencari kesempatan untuk melakukan tindakan korupsi terkait anggaran bernilai fantastis yang disiapkan pemerintah dalam melawan pandemi Corona (COVID-19).

“Di awal sudah (kami) mengingatkan bahwa penyelewengan anggaran yang diperuntukan pada situasi bencana seperti saat ini ancaman hukumannya adalah pidana mati,” kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Rabu (1/4/2020).

Diketahui, Presiden Joko Widodo telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 405,1 triliun untuk penanggulangan wabah corona. Uang tersebut dialokasikan dengan memakai Anggaran Pendapat Belanja Negara (APBN) tahun 2020.

Rincian anggaran besar, yakni sebesar Rp 75 triliun dialokasikan untuk belanja bidang kesehatan. Kemudian, Rp 110 triliun dialokasikan untuk perlindungan sosial, lalu anggaran sebesar Rp 70,1 triliun untuk insentif perpajakan dan stimulus kredit usaha rakyat.

Selanjutnya, anggaran sebesar Rp 150 triliun untuk pembiayaan program pemulihan ekonomi nasional, termasuk restrukturisasi kredit dan penjaminan dan pembiayaan dunia usaha khususnya terutama UMKM, untuk mengantisipasi terjadinya defisit APBN yang diperkirakan mencapai 5,07 persen.

Terkait hal itu, KPK memastikan akan memantau sejumlah penggunaan angggaran yang cukup besar dalam mengatasi pandemi ini. Salah satunya, lembaga superbodi tersebut akan bekerja sama dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemereintah (LKPP) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Saat ini KPK sudah berkoordinasi dengan LKPP dan BPKP sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi tindak pidana korupsi dalam proses penggunaan anggaran tersebut,” kata dia.

Sumberhttps://www.suarakalbar.co.id/

WhatsApp Image 2020 10 12 at 17.36.10 1
1422374 923771344327002 1982948344843059176 n

Trending Minggu Ini

Menjenguk Tokoh Kharismatik Kertak Hanyar, H Saidi Mansyur Dapat Petuah.

H Saidi Mansyur merupakan salah satu pemimpin yang sangat cinta kepada para ulama dan habaib, hal tersebut ditunjukan dengan seringnya ia melakukan...

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan...

Median Jalan di Cat, Jalan Bersih, Banjarbaru Semakin ‘Glowing’

Semenjak dilantiknya Bernhard E Rondonuwu menjadi Pejabat Sementara (PJS) kurang lebih 71 di Kota Banjarbaru, dirinya berkomitmen untuk memajukan kota yang berjuluk...

Kamu mungkin juga suka

Aksi # ERICK OUT

Erick Thohir sebagai menteri BUMN dan Ketua Pelaksana Komite Pemulihan Ekonomi Nasional serta Penanganan Covid 19 dinilai telah gagal.

Pasutri Asal India Nekat Tegak Pestisida

Sepasang suami istri di India nekat menenggak pestisida setelah melihat tanahnya digusur oleh pemerintah. Menyadur BBC, insiden ini memicu kemarahan publik India lantaran polisi menyerang...
00:01:59

Panglima TNI Kunjungi Kalimantan Selatan

700 paket sembako yang dibawa 700 anggota TNI dan Polda Kalimantan Selatan, dilepas Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, kamis sore.

Peringatan Hari Bhayangkara Ke-74, Jokowi : Silahkan Di Gigit Saja

Memperingati Hari Bhayangkara Ke-74 yang jatuh pada 1 Juli 2020, Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar apel serentak di seluruh Indonesia, Dengan mengusung...