Beranda Nasional Para Peneliti Temukan Fosil...

Para Peneliti Temukan Fosil Buaya Purba

CREATIVE TALK HIPMI BANJARBARU WEBINAR 1

Terbaru

Menjadikan Kabupaten Banjar Yang ‘Manis’

Relawan Perempuan Manis (RPM) bersama Hj Nur Gita Tiyas Saidi Mansyur, terus menjalin silaturahmi dengan masyarakat Kabupaten Banjar. Kali...

Galuh Borneo Dukung “Manis”

Cuaca tidak menentu dalam beberapa hari terakhir, tak menyurutkan semangat Relawan Perempuan Manis (RPM) untuk menghadiri Silturahmi dengan masyarakat yang ada di...

Warga Banjarbaru Membludak Serahkan Formulir BLT UMKM

Penyerahan formulir untuk mendapatkan Bantuan Langsung Tunai(BLT) bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah(UMKM) dilaksanakan di Kantor Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan...

Deklarasi Damai, Masyarakat Diminta Jangan Terpancing Hoax

Pemerintah Kabupaten Banjar bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta perwakilan element masyarakat Kabupaten Banjar, menggelar aksi Deklarasi Damai Anti Anarkisme,...

Obyek Wisata Bukit Arta Butuh Sentuhan Yang Lebih Maksimal

Bukit Arta yang berada di Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar, kini menjadi salah satu obyek wisata bagi mereka yang senang mendaki. Namun, keindahan...

Jakarta (Habarkalimantan) – Para peneliti berhasil menemukan fosil kerangka reptil yang berumur sekitar 230 juta tahun.

Peneliti berpendapat, semasa hidupnya, reptil ini sanggup menghancurkan tulang mangsa dengan giginya yang mengerikan.

Menurut mereka, hewan purba ini diibaratkan sebagai T-Rex pada masa itu dan merupakan nenek moyang buaya dan punya panjang mencapai 2 meter.

Oleh para peneliti, hewan ini diberi nama dynamosuchus collisensis. Dikutip dari Mirror, Minggu (2/2/2020), buaya purba ini berjalan dengan empat kaki dan mampu berlari dengan cepat.

Sementara itu, reptil raksasa ini juga memiliki rahang yang kuat dengan gigi yang berfungsi layaknya pedang untuk mencakar dan mengoyak mangsa.

Fosil buaya purba yang berada dalam kondisi yang cukup baik itu ditemukan para peneliti di sekitar Agudo, wilayah selatan Brasil.

“Reptil langka ini adalah penghancur tulang pada masa awal dinosaurus,” ujar pemimpin penelitian ini, Dr. Rodrigo Muller dari Federal University of Santa Mari.

“Gigi mereka yang besar diadaptasi untuk memakan daging. Tapi kecepatan gigitannya lambat, mengindikasikan mereka juga makan bangkai,” sambungnya.

Ia menambahkan, fosil buaya purba ini diperkirakan hidup di antara zaman dinosaurus pertama. Sedangkan perbedaan besar hewan ini dengan buaya modern bisa dilihat dari kakinya yang lebih panjang dan tegak.

“Kaki mereka tegak, berbeda dari postur buaya modern. Hewan ini dapat berlari dengan tegak,” lanjut Dr. Muller.

“Mereka hidup berdampingan dengan dinosaurus tertua yang panjangnya sekitar 1,5 meter. Jadi, dynamosuchus dulu adalah binatang yang besar dibandingkan mereka,” tandasnya.

Sumber : https://www.suarakalbar.co.id/

WhatsApp Image 2020 10 12 at 17.36.10 1
1422374 923771344327002 1982948344843059176 n

Trending Minggu Ini

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan...

Warga Rantau Balai Sambut Baik Kedatangan RPM

Relawan Perempuan Manis (RPM) memperkenalkan sosok pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Banjar, nomor urut satu, dengan tagline "Manis" kepada warga Desa...

Median Jalan di Cat, Jalan Bersih, Banjarbaru Semakin ‘Glowing’

Semenjak dilantiknya Bernhard E Rondonuwu menjadi Pejabat Sementara (PJS) kurang lebih 71 di Kota Banjarbaru, dirinya berkomitmen untuk memajukan kota yang berjuluk...

Kamu mungkin juga suka

Median Jalan di Cat, Jalan Bersih, Banjarbaru Semakin ‘Glowing’

Semenjak dilantiknya Bernhard E Rondonuwu menjadi Pejabat Sementara (PJS) kurang lebih 71 di Kota Banjarbaru, dirinya berkomitmen untuk memajukan kota yang berjuluk...

Warga Aluh aluh Besar Harapkan Saidi Mansyur – Habib Idrus

Kegiatan silaturahmi terus dilakukan oleh Relawan Perempuan Manis untuk mengenalkan kepada masyarakat siapa sosok H Saidi Mansyur dan Habib Idrus Al Habsyi.

S3 Ilmu Hukum Berhasil Diraih Sekda Banjar

Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar H Mokhammad Hilman resmi mendapat gelar Doktor bidang Ilmu Hukum dan berhasil meraih predikat Cum laude dengan nilai...

Safari BPSMB Kalsel Tingkatkan Kalibrasi Pelaku Usaha

Sejak September 2020 tadi, Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB) Kalimantan Selatan, telah melaksanakan pelayanan langsung atau Program Safari kepada pelaku...