Beranda Nasional Penggali Kubur Ini Tahan...

Penggali Kubur Ini Tahan Rindu Tak Peluk Sang Anak Lantaran Takut Menularkan Covid-19

CREATIVE TALK HIPMI BANJARBARU WEBINAR 1

Terbaru

Menjadikan Kabupaten Banjar Yang ‘Manis’

Relawan Perempuan Manis (RPM) bersama Hj Nur Gita Tiyas Saidi Mansyur, terus menjalin silaturahmi dengan masyarakat Kabupaten Banjar. Kali...

Galuh Borneo Dukung “Manis”

Cuaca tidak menentu dalam beberapa hari terakhir, tak menyurutkan semangat Relawan Perempuan Manis (RPM) untuk menghadiri Silturahmi dengan masyarakat yang ada di...

Warga Banjarbaru Membludak Serahkan Formulir BLT UMKM

Penyerahan formulir untuk mendapatkan Bantuan Langsung Tunai(BLT) bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah(UMKM) dilaksanakan di Kantor Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan...

Deklarasi Damai, Masyarakat Diminta Jangan Terpancing Hoax

Pemerintah Kabupaten Banjar bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta perwakilan element masyarakat Kabupaten Banjar, menggelar aksi Deklarasi Damai Anti Anarkisme,...

Obyek Wisata Bukit Arta Butuh Sentuhan Yang Lebih Maksimal

Bukit Arta yang berada di Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar, kini menjadi salah satu obyek wisata bagi mereka yang senang mendaki. Namun, keindahan...

Tidak hanya tenaga medis, pandemi virus corona atau Covid-19 juga menyusahkan para penggali kubur di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur.

Sejak pandemi ini, pekerjaan mereka bertambah berkali-kali lipat. Belum lagi prosedur pemakaman jenazah pasien Covid-19 harus ditaati agar tidak terjadi penularan.

Salah satu penggali kubur menceritakan keluh kesahnya. Dia adalah Juanda Bin Sahim.

Pria yang telah memiliki dua anak ini selalu diselimuti rasa khawatir tertular virus corona. Apalagi saat dia harus kembali ke rumah dan bertemu dengan istri serta buah hatinya yang masih kecil.

“Kekhawatiran itu pasti ada, bahkan sampai rumah juga enggak berani dekat-dekat anak istri,” kata Juanda dikutip dari batamnews.co.id—jaringan Suara.com, Minggu (3/5/2020).

Ia bercerita, pernah suatu ketika saat Juanda pulang ke rumah muncul rasa kangen ingin memeluk anak yang sudah menanti kedatangannya.

Namun pria berusia 40 tahun ini menahan sekuat hati rasa kangennya. Juanda takut, anak-anaknya tertular virus yang mungkin bisa dibawanya.

“Kalau pulang anak belum tidur, biasanya pengin ngedeket, pengin merangkul. Nah kita nggak berani dekat sama anak istri sampai saat ini,” ujar Juanda.

Serupa dengan Juanda, para penggali kubur di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur juga dihantui kekhawatiran seperti itu.

Bahkan ada rekan Juanda yang memilih menginap di kantor TPU dan tidak mau pulang ke rumah. Ia takut membawa virus corona bagi keluarganya.

“Banyak teman-teman yang nginap di kantor enggak berani pulang,” tutur Juanda.

Saat ditemui media, Juanda juga tampak sibuk. Bersama dengan rekan-rekannya, ia sedang bersiap untuk menguburkan jenazah pasien COVID-19.

Mereka memakai pakaian alat pelindung diri (APD) warna putih, lengkap dengan sarung tangan dan masker.

Pada Jumat (17/4/2020) sore, sudah ada 17 jenazah COVID-19 yang dikuburkan oleh Juanda.

“Ini lokasi yang sudah selesai digali, kita siap-siap menunggu kedatangan jenazah,” kata Juanda di samping liat lahat.

https://www.suarakalbar.co.id/ : Sumber

WhatsApp Image 2020 10 12 at 17.36.10 1
1422374 923771344327002 1982948344843059176 n

Trending Minggu Ini

Warga Rantau Balai Sambut Baik Kedatangan RPM

Relawan Perempuan Manis (RPM) memperkenalkan sosok pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Banjar, nomor urut satu, dengan tagline "Manis" kepada warga Desa...

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan...

Median Jalan di Cat, Jalan Bersih, Banjarbaru Semakin ‘Glowing’

Semenjak dilantiknya Bernhard E Rondonuwu menjadi Pejabat Sementara (PJS) kurang lebih 71 di Kota Banjarbaru, dirinya berkomitmen untuk memajukan kota yang berjuluk...

Kamu mungkin juga suka

Aksi # ERICK OUT

Erick Thohir sebagai menteri BUMN dan Ketua Pelaksana Komite Pemulihan Ekonomi Nasional serta Penanganan Covid 19 dinilai telah gagal.

Pasutri Asal India Nekat Tegak Pestisida

Sepasang suami istri di India nekat menenggak pestisida setelah melihat tanahnya digusur oleh pemerintah. Menyadur BBC, insiden ini memicu kemarahan publik India lantaran polisi menyerang...
00:01:59

Panglima TNI Kunjungi Kalimantan Selatan

700 paket sembako yang dibawa 700 anggota TNI dan Polda Kalimantan Selatan, dilepas Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, kamis sore.

Peringatan Hari Bhayangkara Ke-74, Jokowi : Silahkan Di Gigit Saja

Memperingati Hari Bhayangkara Ke-74 yang jatuh pada 1 Juli 2020, Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar apel serentak di seluruh Indonesia, Dengan mengusung...