Beranda Nasional Unair Klaim Temukan Alat...

Unair Klaim Temukan Alat Pendeteksi Akurat Virus Corona

CREATIVE TALK HIPMI BANJARBARU WEBINAR 1

Terbaru

Penilaian Satu Wasaka 2020, Bupati Banjar Harap Nilai Terbaik

Tim penilai Satu Wasaka (Sanitasi dan Air minum Tuntas Waja Sampai Kaputing) Award tahun 2020 kembali melakukan penilaian bidang Sanitasi dan Air...

Indeks Pembangunan Banjarbaru dan Keharmonisan Pemko, TNI-Polri

Dalam Sosialisasi Juknis terkait Bakti TNI, di Ruang Tamu Utama Wali Kota Banjarbaru, Kamis (22/10/2020),Direktur Sistem dan Metode Pusat Teritorial Angkatan Darat,...

Peningkatan Wisata Religius Salah Satu Target Pembangunan Pasangan “Manis”

Seperti tak kenal lelah, Relawan Perempuan Manis terus memperkenalkan pasangan H. Saidi mansyur - Said Idrus kepada masyrakt Kabupaten Banjar.

Warga Kupang Rejo Harap Pendidikan Di Daerah Pelosok Lebih Diperhatikan

Relawan Perempuan Manis (RPM) kembali silaturahmi dengan warga Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar, Jumat (23/10/2020). Kali ini giliran Desa...

RPM Kunjungi Angkipih, Warganya Ingin Paslon Manis Pimpin Kabupaten Banjar

Menempuh jarak yang jauh tak menyurutkan semangat Relawan Perempuan Manis (RPM) dalam memperkenalkan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Banjar no...

Jakarta (Habarkalimantan)- Bersamaan dengan wabah virus corona yang mengancam khalayak dunia, sejumlah negara berlomba-lomba mencari solusi terbaik untuk mengatasi penyebaran virus mematikan tersebut.

Seperti halnya yang dilakukan di Indonesia belum lama ini. Salah satu perguruan tinggi yakni Universitas Airlangga, Surabaya mengklaim telah menemukan alat pendeteksi atau reagen virus corona (2019-nCoV).

Pihak Unair mengaku, temuan reagen merupakan hasil kerja sama pihak kampus dengan Universitas Kobe, Jepang yang memiliki relasi di Jerman dalam mengakses data dan gen virus corona dari bank virus.

Alat pendeteksi tersebut dapat digunakan untuk mengindentifikasi pasien yang sudah positif mengidap virus corona.

“Masyarakat yang ingin kepastian bisa memanfaatkan lembaga kami untuk mengonfirmasi ada atau tidaknya virus. Identifikasinya tidak lama, hanya dalam hitungan jam, tetapi mekanisme sudah sesuai dengan standar Badan Kesehatan Dunia WHO (World Health Organization),” ucap Rektor Unair Prof. Mohammad Nasih, seperti dikutip dari Antara, Selasa (11/2/2020).

Melalui metode identifikasi spesifik tersebut, Nasih berharap kedepannya Indonesia mampu menghasilkan riset untuk penanganan dan pencegahan virus corona.

“Kekinian di Indonesia mau menemukan obatnya masih susah, karena kami belum mengetahui jenis mutasi virus ini,” imbuhnya.

Tak tanggung-tanggung, kata Nasih, alat pendeteksi virus yang kini dimiliki Unair memiliki keakuratan mencapai 99 persen. Sebab, menggunakan parameter ukur pada alat.

“Jadi pemeriksaannya dari dahak, kalau memang hasilnya sama dengan parameter yang positif maka akan dilakukan penanganan khusus,” tukasnya.

Sementara, penanganan khusus tersebut meliputi kesediaan tim khusus dan ruang isolasi di RS Unair dan RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Bila ada suspect bisa dibawa ke Unair dan yang dari RSUD dr Soetomo sebelumnya juga dibawa ke Unair, meskipun masih memiliki reagen yang lama.

Kekinian, reagen yang ditemukan Unair, juga telah dimiliki oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan, Balitbangkes.

Korban Tewas Akibat Virus Corona Tembus 910 Orang

Dikutip dari laman ksp.go.id, hingga Selasa (11/2) jumlah korban jiawa akibat virus corona sebanyak 910 orang.

Korban meninggal dunia terbanyak masih berada di negara China sebanyak 908 orang. Kemudian Hong Kong 1 orang dan Flipina 1 orang.

Sementara, 40.571 orang dinyatakan positif mengidap virus corona da an 3.493 orang telah berhasil disembuhkan dari virus tersebut.

Sumber : https://www.suarakalbar.co.id/

WhatsApp Image 2020 10 12 at 17.36.10 1
1422374 923771344327002 1982948344843059176 n

Trending Minggu Ini

Menjenguk Tokoh Kharismatik Kertak Hanyar, H Saidi Mansyur Dapat Petuah.

H Saidi Mansyur merupakan salah satu pemimpin yang sangat cinta kepada para ulama dan habaib, hal tersebut ditunjukan dengan seringnya ia melakukan...

Anak Kuli Panggul dan Penjual Pisang Goreng, Siap Memimpin Kabupaten Banjar

H Saidi Mansyur pemuda asli banua yang lahir di Desa Sungkai, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan pada tanggal 5 Mei 1987 merupakan anak...

Peternakan Babi Di Guntung Manggis Segera Direlokasi

Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Satuan Polisi Pamong Praja Kota Banjarbaru terus mendesak pemilik peternakan babi agar merelokasikan kandang ternaknya yang berdekatan dengan...

Kamu mungkin juga suka

Ketua TP PKK Banjar Serahkan Alat Cuci Tangan Portabel Ke Pesantren...

Alat cuci tangan portable sebanyak 25 Unit yang merupakan hasil olahan dari Program Bimbingan Teknik (Bimtek) Kementerian Perindustrian RI kepada beberapa Industri...

Ops Yustisi Digelar Setiap Hari Secara Bergantian

Pendisiplinan masyarakat terkait protokol kesehatan (prokes) Covid-19 dengan menggelar Operasi Yustisi rutin terus digelar Pemerintah Kabupaten Banjar melalui tim gabungan Satuan Polisi...

Kondisi Rahmat Andika Berangsur Membaik

Rahmat Andika bocah Yatim Piatu asal Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar ini menderita  penyakit kelainan kulit dan dirujuk ke...

Aksi # ERICK OUT

Erick Thohir sebagai menteri BUMN dan Ketua Pelaksana Komite Pemulihan Ekonomi Nasional serta Penanganan Covid 19 dinilai telah gagal.