Beranda Pariwisata Tanjung Kunyit, Spot Mancing...

Tanjung Kunyit, Spot Mancing dan Snorkling

Terbaru

HABAR KALIMANTAN – Keindahan bawah laut Tanjung Kunyit, Kecamatan Tanjung Selayar Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan, menjadi salah satu surganya para penyelam dan snorkling di Kalsel pada khususnya.

Sudah ribuan wisatawan dan para penyelam datang dan melihat keindahan terumbu karang di Tanjung Kunyit tersebut.

underwater 3250644 1920

Hadi, salah satu wisatawan yang datang dari Kota Banjarbaru mengungkapkan, terumbu karang yang ada di Tanjung Kunyit ini sangat indah.

“Pemandangan didarat dan di dalam air sangat luar biasa, kalau di kelola dengan baik, bisa menjadi tempat wisata yang tak kalah bagusnya dengan pantai Nusa 2 Bali atau obyek wisata Derawan,” terangnya.

WhatsApp Image 2021 03 25 at 09.21.53

Perjalanan menuju wisata terumbu karang Tanjung Kunyit dari Bandara Syamsudin Noor, Kota Banjarbaru kurang lebih 10 jam perjalanan darat menuju Desa Teluk Tamiang, dan satu jam mengarungi selat menggunakan kapal motor untuk sampai ke pulau Tanjung Kunyit dari Teluk Tamiang.

Untitled 12

Menurut Hadi, perjalan darat yang lumayan berat medannya, saat dari Dermaga Tanjung Serdang Kotabaru menuju Desa Teluk Tamiang, karena jalan masih dalam tahap perbaikan dan pengerasan jalan.

“Sesekali mengisi kejenuhan selama bekerja, saya jamin tidak akan ada penyesalan dan kita tak perlu lagi keluar daerah, selain itu biaya ini tergolong murah, namun saran saya ketika pergi kewisata tersebut jangan lupa juga bawa joran, karena disekitar Tanjung Kunyit juga banyak spot mancing, ikannya gede gede (besar-red),” sarannya.

IMG20200717100419 1 scaled

Namun tambah Hadi, Pemerintah Kabupaten Kotabaru tersebut harus tegas dalam melindungi pantai dan terumbu karang diwilayahnya kalau memang berniat tempat tersebut dijadikan sebagai obyek wisata.

“Jika tempat ini sungguh-sungguh mau dijadikan obyek wisata, harus tegas dan konsisten melakukan pengelolaan dan perlindungan, pasalnya kapal tongkang yang bermuatan batu bara, sedikit banyaknya bakal mempengaruhi habitat trumbu karang apalagi musim angin barat,” cetusnya.

Sementara itu, Hasbullah salah satu putra daerah Tanjung Kunyit menyatakan, pihaknya selalu berusaha untuk menjaga lokasi wisata tersebut.

“Kami juga sudah membangun Karang Taruna dan juga kami memberlakukan sistem kerja bakti satu minggu sekali membersihkan sampah, namun yang tidak bisa kami bendung yaitu, kapal kapal muatan batu bara, apalagi kalau musim angin kencang, biasanya batubara di tongkang berguguran dan mengahancurkan terumbu karang, serta pantai akan jadi kotor dengan tumpahan batu bara tersebut,” terangnya Hasbullah.

Ia berharap agar pemerintah selalu memperhatikan hal tersebut, jangan sampai persoalan tersebut tidak menjadi fokus perhatian pemerintah setempat.

WhatsApp Image 2020 07 19 at 13.14.07

“Jangan sampai terjadi, kami sudah capek-capek (lelah-red) membangun dan juga mengangkat perekonomian warga sekitar, akhirnya pengunjung lari semua karena semuanya rusak, ini menurut saya yang harus benar benar dibicarakan serta bagaimana kedepannya kita sama sama memberikan manfaat yang baik bagi pengunjung, warga, dan pemerintah setempat,” tutupnya

WhatsApp Image 2021 03 25 at 09.21.53

Trending Minggu Ini

Ungkap 59 Tersangka Narkoba, Polres Banjar Tertinggi Di Kalsel

Satuan Narkoba Polres Banjar beserta Jajaran dari 14 Polsek yang ada di Kabupaten Banjar berhasil mengamankan 59 orang tersangka kasus narkoba selama pelaksanaan Operasi...

Guru Di Banjar: Kami Ini Pendidik Kenapa Dianak Tirikan

Sebagian Besar Guru tingkat Sekolah Dasar(SD) dan tingkat Sekolah Menengah Pertama(SMP) yang ada di Kabupaten Banjar mengeluhkan Perbedaan antara Kabupaten Banjar dengan Daerah lainnya di Kalimantan...

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan Tanjung Selayar...

Kamu mungkin juga suka

Diduga Keracunan Makanan, Belasan Warga Dilarikan Ke Puskesmas

Belasan warga Desa Berakak Kecamatan Tayan Hulu diduga mengalami keracunan akibat olahan ikan pekasam (ikan yang difermentasi).Peristiwa yang terjadi pada Kamis (4/3/2021) siang, sempat...

Jembatan Bambu 350 Meter, Destinasi Wisata Baru Di Kabupaten Balangan

Meningkatkan potensi wisata Pasar Budaya Racah Mampulang di Desa Balida Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) setempat, membangun jembatan bambu sepanjang...

Diduga Tersengat Listrik, Pemancing Ditemukan Meninggal Dunia

Sosok mayat dalam kondisi tersungkur, ditemukan warga di lokasi pemancingan Desa Pematang Baru kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar, Selasa (2/2/2021).Mayat berjenis kelamin laki-laki dari...

Dua Nama Tenaga Pendidik Pondok Pesantren Darussalam Ada Di Manifest Pesawat...

Dua nama warga Mempawah, Kalimantan Barat ada di dalam manifest Pesawat Sriwijaya Air SJY 182 yang hilang kontak pada pukul 14.40 WIB, Sabtu (9/1/2020).Kedua...