Beranda Perikanan Balai KIPM Sosialisasi Regulasi...

Balai KIPM Sosialisasi Regulasi Karantina Ikan dan Louncing Kusuka

Terbaru

Balai KIPM Banjarmasin, menggelar kegiatan “Sosialisasi Regulasi Karantina Ikan dan sekaligus Louncing Kusuka” bagi seluruh pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan di Kalimantan Selatan. Acara yang berlangsung pada Kamis, 25 Februari 2021 ini bertempat di ruang aula Balai KIPM Banjarmasin dan diikuti oleh 100 pelaku usaha baik secara langsung maupun melalui virtual zoom meeting.

Tujuan dari Sosialisasi Regulasi ini adalah untuk memberikan informasi yang mutakhir dan pemahaman regulasi kepada mitra karantina atau pengguna jasa karantina di Kalimantan Selatan, selain itu sebagai forum konsultasi publik untuk sharing dan menyelesaikan masalah dan tantangan karantina yang dihadapi saat ini.

Dalam kesempatan ini Balai KIPM Banjarmasin juga melakukan Sosialisasi KUSUKA (kartu pelaku utama kelautan dan perikanan) sebagai identitas tunggal pelaku usaha kelautan dan perikanan.

“Sosialisasi KUSUKA hadir dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan, dimana saat ini dituntut untuk menjadi lebih transparan dan lebih cepat. Kartu Kusuka digunakan sebagai identitas tunggal pelaku usaha kelautan dan perikanan. Hal itu, sesuai dasar hukum Peraturan MKP No.42/Permen-KP/2019 Tentang kartu Pelaku Utama Sektor KP”. Ungkap Kepala Balai KIPM Banjarmasin, Sokhib.

WhatsApp Image 2021 03 25 at 09.21.53

Data Kusuka dibutuhkan karena data identitas kartu Kusuka digunakan sebagai database tunggal pelaku usaha kelautan dan perikanan, yang dimanfaatkan kementerian untuk menentukan kebijakan terkait program perlindungan dan pemberdayaan pelaku usaha kelautan dan perikanan.

Dalam paparannya Sokhib menjelaskan bahwa “Pihak yang berhak memiliki kartu Kusuka, yakni nelayan, pembudidaya ikan, pengolah ikan, pemasar ikan dan petambak garam.”

Adapun cara mendapatkan kartu Kusuka, yaitu mengisi secara online di satudata.kkp.go.id atau mengumpulkan form offline di Dinas Kelautan dan Perikanan atau UPT di lokasi terdekat dan dapat didampingi penyuluh KP jika diperlukan.

Sebagai informasi, Kartu Kusuka diberlakukan di seluruh Indonesia selama menjadi pelaku usaha kelautan dan perikanan serta diperpanjang setiap lima tahun.

Sokhib menambahkan, “Nantinya kartu Kusuka ini akan terintegrasi dengan aplikasi layanan penerbitan Health Certificate yang ada di BKIPM, yaitu PPK online BKIPM. Diharapkan dengan adanya kartu Kusuka ini data sumber daya perikanan yang dikelola oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan lebih akurat karena terintegrasi dengan unit esolon I lainnya dan dapat menjadi acuan dalam pengambilan kebijakan yang tepat sasaran”.

WhatsApp Image 2021 03 25 at 09.21.53

Trending Minggu Ini

Kerajinan Lokal Kampung Purun Banjarbaru, Tembus Pasar Internasional

Keseriusan pemerintah kota Banjarbaru dalam mengembangkan kerajinan lokal berbahan purun kini semakin berkembang, bahkan pemasaran mencapai tingkat nasional bahkan internasional.Produk kerajinan purun yang dicanangkan sebagai bahan pengganti...

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan Tanjung Selayar...

Tumis Kangkung Tetap Hijau? Ini Tipsnya

Kali ini dibahas tips masak kangkung tetap hijau dan segar seperti yang disajikan di restoran.Kangkung menjadi salah satu sayuran favorit bagi warga Indonesia. Bahkan...

Kamu mungkin juga suka

Sinergitas TNI dan BPBAT Mandiangin Untuk Masyarakat di Wilayah TMMD

Bantuan Benih ikan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk program tahun 2021, kembali diserahkan Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin.Sebanyak 30.000 ekor Nila dan...

BKIPM Kunci Aktivitas Pelaku Usaha Perikanan Apabila Tidak Memiliki KUSUKA

Sosialisasi Regulasi Peraturan undang - undang nomor 21 Tahun 2019 digelar Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Banjarmasin, Kementerian Kelautan...

BPBAT Mandiangin Salurkan Bantuan Benih dan Siap Dampingi Pembudidaya Ikan

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin memberikan bantuan benih ikan sebanyak 180 ribu ekor untuk 8 Kelompok...

KJA Tersapu Banjir, Pembudidaya Diminta Laporan Kerugian

Musibah Banjir yang terjadi di Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan, semakin dirasakan dampaknya bagi masyarakat.Tidak hanya merendam kawasan perumahan dan melumpuhkan sejumlah jalur transportasi, Banjir...