Beranda pertanian Gerbang Tani Kalbar Tolak...

Gerbang Tani Kalbar Tolak Impor Beras

Terbaru

Kebijakan tidak populis dilakukan pemerintah pusat dengan rencana impor beras tentu akan berdampak pada semangat para petani padi. Kebijakan itu sedikit banyak akan berdamak pada harga ditingkat petani.
“Harus dipikirkan kembali apakah kebijakan itu diteruskan atau tidak, karena kondisi ini jelas akan menyengsarakan petani,” kata Ketua DPW Gerakan Kebangkitan Petani dan Nelayan (Gerbang Tani) Kalbar, Heri Mustari di Pontianak, Rabu (10/3/2021).

Hal seperti ini sebenarnya kata dia pengulangan dari impor sebelumnya dan sudah selayaknya pemerintah melihat kembali kondisi impor jika berbicara soal penguatan kedaulatan pangan dalam negeri.

“Jangan mencari jalan pintas, kebijakan impor sebelumnya sudah jelas dampaknya bag petani, dan hal seperti ini tidak perlu terulang jika pemerintah mampu mendorong peningkatan produksi dan produktivitas,” ujarnya.

1615478207994

Along, begitu ia biasa disapa mengatakan bicara soal impor selayaknya pemerintah melihat jauh ke belakang, seberapa maksimalnya upaya yang sudah dilakukan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas.

WhatsApp Image 2021 03 25 at 09.21.53

“Coba evaluasi program pangan pemerintah, sudah efektifkan, sudah benar-benar menyentuh upaya dasar peningkatan produktivitas atau belum,” imbuhnya.

Wilayah itu kata dia yang harus dibenahi sehingga cita-cita swasembada dan nol impor beras bisa tercapai, disisi lain harapan peningkatan kesejahteraan petani juga bisa terealisasi.

“Misal curah hujan tinggi, petani butuh pengering, bantu mereka untuk mengakses alat itu agar kualitas produksi beras petani bisa dipertahankan,” imbuhnya.

Jika masih tetap impor, ini kata dia sama saja dengan menyengsarakan petani dan akan berdampak pada kedaulatan pangan secara menyeluruh.

“Alur berpikirnya jangan impor yang bisa menyelesaikan masalah pangan dalam negeri, tapi harus didiperkuat di basis petani, petani kuat dari sisi permodalan, peralatan, pengetahuan dan teknologi, saya yakin Indonesia bisa jadi pengekspor beras,” pungkasnya.

Sumber:suarakalbar.co.id

WhatsApp Image 2021 03 25 at 09.21.53

Trending Minggu Ini

Kerajinan Lokal Kampung Purun Banjarbaru, Tembus Pasar Internasional

Keseriusan pemerintah kota Banjarbaru dalam mengembangkan kerajinan lokal berbahan purun kini semakin berkembang, bahkan pemasaran mencapai tingkat nasional bahkan internasional.Produk kerajinan purun yang dicanangkan sebagai bahan pengganti...

Teluk Tamiang Yang Bikin Mabuk Kepayang

HABAR KALIMANTAN - Tak kalah indah dengan wisata yang ada di luar Kalimantan Selatan, wisata Pantai Teluk Tamiang Desa Teluk Tamiang Kecamatan Tanjung Selayar...

Tumis Kangkung Tetap Hijau? Ini Tipsnya

Kali ini dibahas tips masak kangkung tetap hijau dan segar seperti yang disajikan di restoran.Kangkung menjadi salah satu sayuran favorit bagi warga Indonesia. Bahkan...

Kamu mungkin juga suka

Porang Balangan Tembus Pasar Ekspor

Komoditi Porang asal Kabupaten Balangan tembus pasar ekspor mancanegara, hal ini tentu menjadi yang pertama di Kalimantan Selatan.Melalui Kementerian Pertanian, Balai Karantina Pertanian Banjarmasin...

Akses Petani di Haur Batu Butuh Perbaikan

Jalan Usaha Tani (JUT) di Haur Batu RT 12 Kelurahan Paringin Kabupaten Balangan, dilaporkan warga karena dalam kondisi rusak dan menghambat aktivitas.Laporan ini langsung...

Panen Perdana Padi Unggul, Capai 7,6 Ton/ Hektar

Panen Perdana Padi Unggul musim tanam Oktober 2020- Maret 2021 dilaksanakan Kelompok Tani Suka Maju di desa Juai Kabupaten Balangan.Dipelopori oleh Dinas Pertanian Kabupaten...

OPT Jenis Hama Wereng Kembali Serang Pertanian Di Balangan

Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Balangan, melaksanakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) di area persawahan Desa...