Beranda Ramadan Ketentuan Zakat Fitrah Dalam...

Ketentuan Zakat Fitrah Dalam Islam Serta Lafaz Niatnya

CREATIVE TALK HIPMI BANJARBARU WEBINAR 1

Terbaru

RPM Kunjungi Angkipih, Warganya Ingin Paslon Manis Pimpin Kabupaten Banjar

Menempuh jarak yang jauh tak menyurutkan semangat Relawan Perempuan Manis (RPM) dalam memperkenalkan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Banjar no...

Founder Oke Oce Kagum Dengan Pembinaan UMKM Kota Banjarbaru

Founder One Kecamatan One Center for Entrepreneurship (Ok Oce), Sandiaga Salahuddin Uno kagum akan pembinaan yang telah dilakukan terhadap pelaku Usaha Menengah...

Survei Elektabilitas Calon Walikota-Wakil Walikota Banjarbaru

Lembaga Survei Charta Politika Indonesia Kota Banjarbaru rilis hasil survei Elektabilitas Calon Walikota-Wakil Walikota Banjarbaru 2020 pada Rabu (21/10).

Median Jalan di Cat, Jalan Bersih, Banjarbaru Semakin ‘Glowing’

Semenjak dilantiknya Bernhard E Rondonuwu menjadi Pejabat Sementara (PJS) kurang lebih 71 di Kota Banjarbaru, dirinya berkomitmen untuk memajukan kota yang berjuluk...

Wakil Menteri PUPR RI Disambut Di Banjarbaru

Wakil Menteri PUPR RI Disambut Di BanjarbaruPjs Walikota Banjarbaru Bernhard E Rondonuwu, sambut Kedatangan Wakil Menteri PUPR RI, John Wempi Wetipo, Di...

Dalam Islam, membayar zakat menjadi kewajiban tiap muslim bila hartanya sudah mencapai nisab. Amalan yang masuk dalam rukun islam ini menjadi syarat pokok tegaknya syariat Islam. Karena itu, kita perlu memahami apa saja yang menjadi persyaratan dan ketentuan zakat.

Pada dasarnya zakat terpilah menjadi dua jenis. Di antaranya yang cukup dikenal adalah Zakat Fitrah, yakni zakat dilaksanakan menjelang solat Idul Fitri.

Ustadz Nour Hartani, seorang pengajar di Pondok Pesantren Nurul Ma’ad Landasan Ulin, Banjarbaru mengungkapkan zakat diwajibkan bagi kaum muslimin karena mempunyai hikmah-hikmah tertentu, dan hikmah yang paling besar adalah hal itu merupakan kepedulian Islam dalam pengentasan kemiskinan.

PicsArt 05 12 02.17.48

“Karena itu, jika penduduk Indonesia yang kaya mengeluarkan zakat mereka, niscaya pemerintah tidak akan sibuk dengan program pengentasan kemiskinan,” ucap Ustadz Nour Hartani.

Ia juga menyebutkan hikmah lain dari mengeluarkan zakat adalah menjauhkan diri dari sifat kikir, tamak, cinta dunia, serta menzalimi hak faqir miskin.

“Dinamakan Zakat Fitrah karena wajib mengeluarkannya berbarengan dengan waktu berbuka, di mana artinya Fitri dalam bahasa Arab adalah berbuka. Zakat Fitrah diwajibkan atas semua orang Islam dan orang-orang yang wajib ditanggung nafkahnya, seperti anak, istri dan lain-lainnya yang beragama Islam. Karena ada kaidah fiqh yang mengatakan setiap orang yang wajib atasnya memberi nafkah kepadanya, wajib pula dikeluarkan zakatnya,” ungkap Ustadz Nour Hartani.

Adapun jenis dan kadar Zakat Fitrah, yang pertama ujarnya berupa makanan pokok daerah tersebutmenurut Mazhab Imam Syafi’I, untuk daerah Kalimantan Selatan adalah beras dan kedua memakai satu jenis saja tidak boleh dicampur, misalnya beras Unus yang tidak bercampur dengan jenis beras lain.

“Ketiga, jumlahnya untuk setiap orang mencapai 4 Mud Nabawi. Jika dalam hitungan satuan kilo, maka hitungannya kurang lebih 3 Kg. Tapi di sini ada beberapa pendapat yang menyebutkan ada 2,5 Kg dan ada juga yang menyebutkan 2,75 Kg. Yang menyebutkan 2,75 Kg ini terdapat dalam Kitab At Taqrirat Al Sadidah, tentunya yang jelas mengeluarkan Zakat Fitrah itu tidak boleh kurang dari 2,5 Kg. Yang Terakhir diberikan di tempat orang yang dizakat” terangnya.

Ustadz Nour Hartani juga menambahkan setiap pembayar zakat fitrah sebelum menyerahkan kewajibannya pada penerima zakat jangan lupa berniat zakat fitrah.

“Jangan lupa berniat sebelum membayar zakat fitrah. Jika membayar zakat untuk diri sendiri bacaannya : ‘Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an nafsi fardhan lillahi ta’ala.’ Yang artinya ‘Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri fardhu karena Allah Taala.’ Kalau membayarkan pula anggota keluarga, ada niat untuk istri dan untuk anak. Tapi kalau mau praktis ada bacaan niat untuk satu keluarga, yaitu ‘Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri anni wa an jami’i ma yalzimuniy nafaqatuhum syar’an fardhan lillahi ta’ala.’ Yang artinya adalah ‘Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku fardhu karena Allah Taala.’” jelasnya.

Berikut ini adalah bacaan niat zakat fitrah dikutip dari www.kitabisa.com

  1. Niat zakat fitrah untuk diri sendiri
    Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an nafsi fardhan lillahi ta’ala
    ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
    Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta‘âlâ”
  2. Niat zakat fitrah untuk istri
    Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an zaujati fardhan lillahi ta’ala
    ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
    Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
  3. Niat zakat fitrah untuk anak laki-laki
    Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an waladi fardhan lillahi ta’ala
    ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
    Artinya: “Niat saya mengeluarkan zakat fitrah dari anak laki-laki saya (sebutkan namanya) wajib karena Allah ta’ala”.
  4. Niat zakat fitrah untuk anak perempuan
    Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an binti fardhan lillahi ta’ala
    ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
    Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku…. (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
  5. Niat zakat fitrah untuk semua keluarga
    Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri anni wa an jami’i ma yalzimuniy nafaqatuhum syar’an fardhan lillahi ta’ala
    ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
    Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
  6. Niat Zakat Fitrah untuk Orang Yang Diwakilkanﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (..…) ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk… (sebutkan nama spesifik), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
WhatsApp Image 2020 10 12 at 17.36.10 1
1422374 923771344327002 1982948344843059176 n

Trending Minggu Ini

Menjenguk Tokoh Kharismatik Kertak Hanyar, H Saidi Mansyur Dapat Petuah.

H Saidi Mansyur merupakan salah satu pemimpin yang sangat cinta kepada para ulama dan habaib, hal tersebut ditunjukan dengan seringnya ia melakukan...

Anak Kuli Panggul dan Penjual Pisang Goreng, Siap Memimpin Kabupaten Banjar

H Saidi Mansyur pemuda asli banua yang lahir di Desa Sungkai, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan pada tanggal 5 Mei 1987 merupakan anak...

Warga Aluh aluh Besar Harapkan Saidi Mansyur – Habib Idrus

Kegiatan silaturahmi terus dilakukan oleh Relawan Perempuan Manis untuk mengenalkan kepada masyarakat siapa sosok H Saidi Mansyur dan Habib Idrus Al Habsyi.

Kamu mungkin juga suka

Bilungka Batu, Buah Ramadhan Masyarakat Banjar

Bilungka Batu salah satu buah yang menjadi favorit kebanyakan orang, khususnya masyarakat Banjar terlebih lagi ketika memasuki bulan suci ramadhan, buah ini...
00:03:32

LAPOR ! PEDULI COVID 19 DISKOMINFO KALSEL DAN BANJARBARU

Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Kalimantan Selatan dan Kota Banjarbaru, membagikan takjil dan masker gratis kepada pengguna jalan.

Picu Kulit Kering, Dua Minuman Ini Sebaiknya Dihindari Saat Berbuka Puasa

Saat puasa, itu artinya lebih dari 12 jam kita tidak mengonsumsi makanan maupun minuman. Akibatnya, kulit mungkin akan terasa kering.

Minuman Kesehatan Yang Trend Setiap Ramadhan Di Martapura

Temulawak merupakan salah satu jenis tumbuhan khas Indonesia yang sering dimanfaatkan untuk mengatasi masalah Kesehatan. Di Martapura Kabupaten Banjar, Temulawak diolah menjadi...