BerandaHabar BanjarbaruPengiriman Sendat, Harga Beras...

Pengiriman Sendat, Harga Beras Jawa di Pasar Bauntung Naik, Pedagang dan Pembeli Sama-Sama Tertekan

Terbaru

Banjarbaru – Harga beras Jawa di Pasar Bauntung, Banjarbaru, mengalami kenaikan dalam dua bulan terakhir. Kenaikan harga ini dipicu oleh menurunnya pasokan dari Jawa yang membuat stok beras di pasar semakin terbatas.

Salah satu pedagang beras, Fitriyadi, mengungkapkan bahwa harga eceran beras Jawa jenis Lopo Ijo kini naik dari Rp13.000 menjadi Rp 13.500 hingga Rp14.000 per liter. Sementara untuk ukuran karung 25 kilogram, harga yang sebelumnya berkisar Rp370.000 sampai Rp380.000 kini menjadi Rp390.000.

“Kalau stok dari Jawa menurun, otomatis harga naik. Saya masih coba pertahankan harga di Rp13.000 per liter meskipun keuntungan sendiri menipis. Kalau memang sangat terdesak baru dinaikkan, saya juga tidak mau kehilangan pelanggan,” jelasnya saat diwawancarai, Senin (1/9/2025).

Ia menambahkan, pasokan beras Jawa kini hanya datang sekitar seminggu sekali, berbeda dengan beras Banjar yang bisa didapat lebih rutin setiap hari.

“Kalau beras Banjar aman-aman saja, bisa datang tiap hari atau setiap kali diminta stoknya selalu ada. Nah kalau beras Jawa sekarang jarang, seminggu sekali baru datang,” tambahnya.

Kenaikan harga ini juga dirasakan langsung oleh pembeli, salah satunya Santi, pemilik warung makan di Banjarbaru. Menurutnya, meski kenaikan harga terlihat kecil di awal, dampaknya terasa signifikan bagi usaha yang ia jalankan.

“Kalau dihitung harian mungkin tidak begitu kelihatan, tapi kalau ditotal per bulan terasa sekali turunnya keuntungan. Saya biasanya beli beras Banjar lalu dicampur dengan Jawa supaya hasilnya lebih pulen, pelanggan suka begitu. Tapi sekarang beras Jawa yang naik, jadi lumayan berpengaruh,” ucapnya.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka