Banjarbaru – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali mencatat sejarah lewat prosesi Wisuda ke-125 yang digelar secara khidmat, Rabu (3/9/2025). Sebanyak 1.300 lulusan resmi dikukuhkan berdasarkan SK Rektor ULM Nomor 1228/UN8/SP/2025, meliputi 9 lulusan diploma, 1.108 sarjana, 147 magister, 30 profesi, 3 spesialis, dan 3 doktor.
Wisuda kali ini istimewa, karena menjadi yang ketiga sejak ULM meraih akreditasi unggul dari BAN-PT pada April 2025. Dengan demikian, lebih dari 4.500 alumni kini menyandang status akreditasi unggul di ijazah mereka. Namun, tidak semua wisudawan langsung membawa pulang ijazah, sebab sebagian blangko ikut musnah dalam kebakaran beberapa waktu lalu.
Mewakili Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalsel, Ariadi Noor, menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan.

“Islam mengajarkan umatnya menuntut ilmu sepanjang hayat. Maka, pendidikan harus kita jadikan pilar untuk membangun peradaban, meningkatkan kualitas SDM, dan memperkuat daya saing daerah di tengah tantangan global,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya sinergi dunia kampus dengan pemerintah daerah, tidak hanya menghasilkan sarjana, tetapi juga mendorong riset, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat. “Sumber daya alam saja tidak cukup. Kita butuh SDM unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi. Dengan itu, Kalsel bisa sejajar dengan provinsi lain, bahkan menjadi pionir pembangunan regional,” tegasnya.
Ariadi Noor menutup sambutannya dengan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan. “Semoga momen ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan mengabdi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.”

