BerandaHabar BanjarbaruPembangunan Jembatan Sei Ulin...

Pembangunan Jembatan Sei Ulin di KM 31 Banjarbaru Turunkan Omset Pedagang Sekitar

Terbaru

Banjarbaru – Proses pembongkaran dan pembangunan Jembatan Sei Ulin di Jalan Ahmad Yani Kilometer 31, Banjarbaru berdampak besar pada aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. Sejumlah pelaku usaha mengaku pendapatan mereka menurun drastis sejak proyek tersebut dimulai.

Maslian, pemilik Toko SRC Amanah, mengungkapkan sebelum adanya pembangunan, omset tokonya bisa mencapai jutaan rupiah per hari. Namun kini, usahanya mengalami penurunan tajam.

“Omsetnya jutaan sebelum dimulai pembangunannya jembatan. Sekarang sangat drastis penurunan, Minggu ini saja baru tiga ratus ribu pemasukan saya,” keluhnya pada saat diwawancarai, Senin (8/9/2025).

Kondisi ini membuat dirinya kesulitan memenuhi kebutuhan keluarga, termasuk membiayai kuliah anaknya.

“Saya jadi kesulitan biayai kuliah anak. Salah satu langganan saya juga sudah tidak bisa belanja lagi karena pemasukan dia juga menurun drastis,” tambahnya.

Meski begitu, ia menyebutkan pihak Dinas Perhubungan telah menyampaikan bahwa ada rencana kompensasi dari pemerintah maupun Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN). Ketua DPRD juga disebutnya sudah menunjukkan itikad baik bersama kontraktor terkait hal tersebut.

Hal senada disampaikan Susilo, pemilik toko karpet di sekitar proyek yang juga terkena dampak. Menurutnya, para pemilik bisnis yang paling merasakan dampak karena pemasukan sangat berkurang.

“Yang ribet pemilik bisnis karena pemasukan sangat berkurang. Untuk tulisan yang digantung itu, itu cara kami memohon perhatian karena kami terkena efek ekonomi yang negatif,” katanya.

Ia menegaskan akses menuju tokonya juga menjadi sulit karena adanya pembangunan jembatan.

“Akses ke toko jadi susah, pembeli enggan mampir karena jalan terganggu pembangunan. Itu juga memperparah keadaan,” jelasnya.

Ia juga berharap proyek bisa segera rampung sesuai jadwal yang dijanjikan.

“Jika sesuai dengan janjinya pihak BPJN, secepatnya Oktober, paling lambat November selesai jembatannya. Kita sudah menyampaikan keluhan, tinggal menunggu kelanjutannya,” tutupnya.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka