BerandaHabar BanjarCiptakan Kantor dan Fasyankes...

Ciptakan Kantor dan Fasyankes Sehat, Dinkes Banjar Edukasi Penerapan K3

Terbaru

BANJARBARU – Upaya meningkatkan kesadaran keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Banjar. Melalui Dinas Kesehatan, sosialisasi K3 digelar khusus bagi perkantoran serta fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes), bertempat di Hotel Roditha Banjarbaru, Rabu (10/9/2025).

Wakil Bupati Banjar, Habib Said Idrus Al-Habsyi, yang hadir membuka kegiatan tersebut, menekankan pentingnya penerapan K3 di setiap lini kerja. Menurutnya, K3 bukan hanya sekadar pemenuhan aturan, tetapi bentuk komitmen nyata untuk membangun tempat kerja yang aman, sehat, nyaman, dan produktif.

“Seperti diamanatkan dalam Permenkes Nomor 48 Tahun 2016 tentang K3 Perkantoran dan Permenkes Nomor 52 Tahun 2018 tentang K3 di Fasilitas Kesehatan, setiap instansi wajib menyelenggarakan sistem manajemen K3 yang terintegrasi,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa potensi risiko kecelakaan maupun penyakit akibat kerja tidak hanya ada di lingkungan yang penuh aktivitas seperti rumah sakit, tetapi juga bisa muncul di kantor yang terlihat aman. Mulai dari masalah ergonomi, ancaman kebakaran, hingga risiko saat menangani pasien maupun bahan biologis. Karena itu, ia menekankan pentingnya pemahaman dan konsistensi dalam melaksanakan K3.

Idrus berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran dan mendorong kolaborasi antarinstansi.


“Memperkuat kapasitas dalam mengidentifikasi potensi bahaya dan membangun kolaborasi antar instansi dalam implementasi K3 berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Dr H Noripansyah, menyebutkan bahwa ada sekitar 40 instansi yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Peserta berasal dari 27 hingga 30 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMD, puskesmas, rumah sakit, forum kecamatan hingga perwakilan desa.

“Kami ingin peserta mendapatkan pemahaman yang jelas tentang bagaimana menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, aman, sehat dan bersih. Sosialisasi ini sekaligus sebagai upaya membangun kesadaran bersama bahwa K3 merupakan tanggung jawab semua pihak,” ujarnya.

Sosialisasi ini digelar selama satu hari dengan menghadirkan sejumlah narasumber. Peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga diharapkan aktif dalam diskusi sehingga ilmu yang diperoleh bisa langsung diterapkan di unit kerja masing-masing.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka