Pelaihari – Pemkab Tanah Laut kembali menegaskan komitmennya membangun sumber daya manusia berbasis nilai keagamaan melalui penyerahan beasiswa keagamaan bagi santri, ustaz/ustazah, dan mahasiswa pendidikan agama. Kegiatan yang digelar di Aula Rakat Manuntung pada Rabu (3/12/2025) itu menjadi salah satu program prioritas dalam pembinaan generasi muda berlandaskan nilai religius.
Bupati Tanah Laut, Rahmat Trianto, menyampaikan pesan kuat kepada para penerima beasiswa. “Kalian adalah orang-orang pilihan. Banyak yang mampu, tapi belum tentu punya kemauan,” ujarnya. Pesan tersebut menegaskan bahwa pendidikan keagamaan bukan hanya soal kemampuan akademik, tetapi juga komitmen dan kesungguhan menjalankan amanah ilmu.
Ketua MUI Tanah Laut, Ustaz Ahmad Syarifudin Nor, memastikan proses seleksi dilakukan secara ketat dan transparan. Ia juga menyampaikan bahwa mulai 2026, pengelolaan beasiswa akan diambil alih oleh MUI. Langkah ini dinilai sebagai upaya memperkuat tata kelola sekaligus memastikan beasiswa diberikan berdasarkan pertimbangan keagamaan dan kebutuhan riil di lapangan.
Program ini menjadi salah satu strategi Pemkab Tala dalam memperkuat pembinaan moral masyarakat. Di tengah orientasi pembangunan yang sering berfokus pada sektor fisik dan ekonomi, Pemkab menempatkan pendidikan agama sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang religius, moderat, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Pemkab berharap para penerima beasiswa tidak hanya menyelesaikan studi, tetapi juga kembali ke Tanah Laut sebagai penggerak perubahan, penguat karakter masyarakat, dan penjaga nilai-nilai keagamaan yang menjadi identitas daerah.


