BerandaHabar BanjarbaruFAJI Kalsel Salurkan Bantuan...

FAJI Kalsel Salurkan Bantuan dan Edukasi Kebencanaan ke Warga Terdampak Banjir di Murung Mesjid dan Kampung Jawa

Terbaru

Martapura – Federasi Arung Jeram Indonesia Kalimantan Selatan (FAJI Kalsel) bersama sejumlah komunitas, penggiat lingkungan, serta rekan-rekan media menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak banjir di wilayah Kabupaten Banjar.

Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi dan kepedulian bersama terhadap bencana banjir yang kerap berulang di daerah tersebut.

Ketua FAJI Kalimantan Selatan, Bandi Chairullah, mengatakan kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak, di antaranya penggiat lingkungan Mapala Piranha Universitas Lambung Mangkurat dan KPA-P, serta unsur media yang berkolaborasi dalam merespons kondisi kebencanaan di Kabupaten Banjar.

“Hari ini kami dari Federasi Arung Jeram Indonesia Kalimantan Selatan bersama para penggiat lingkungan serta rekan-rekan media berkolaborasi secara sinergis dalam merespons bencana banjir yang terjadi,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, FAJI Kalsel menyalurkan sekitar seratus paket bantuan berisi kebutuhan pokok, seperti susu, kecap manis, beras, telur, mi instan, minyak goreng, dan air layak minum. Bantuan disalurkan kepada warga terdampak di dua lokasi, yakni Desa Murung Mesjid dan wilayah Kampung Jawa.

Bandi menyampaikan, kondisi masyarakat terdampak banjir saat ini sangat memprihatinkan. Menurutnya, banjir yang terjadi merupakan fenomena alam yang berulang sehingga perlu disikapi secara serius melalui edukasi lingkungan dan upaya mitigasi kebencanaan.

“Kami sangat prihatin dengan kondisi masyarakat. Ini memang bencana alam, namun kita juga harus memberikan edukasi lingkungan serta bagaimana mitigasi kebencanaan agar dampaknya bisa diminimalisir,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya peran seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pihak swasta, CSR perusahaan, hingga masyarakat yang memiliki kemampuan, untuk bersama-sama mencari solusi jangka panjang atas persoalan banjir.

“Banjir ini sudah menjadi rutinitas. Ke depan, bahkan sampai 20 tahun mendatang, perlu ada perencanaan relokasi atau setidaknya pembangunan rumah panggung agar rumah warga lebih aman. Ini membutuhkan peran seluruh stakeholder dan kepedulian bersama,” jelasnya.

Selain penyaluran bantuan, FAJI Kalsel berencana melakukan pendataan lanjutan terkait kebutuhan masyarakat, seperti perlengkapan bayi, suplemen kesehatan, dan perlengkapan kebersihan.

Ke depan, FAJI Kalsel juga menggagas program dapur berjalan dengan memasak langsung di lokasi terdampak agar bantuan dapat dirasakan secara cepat dan tepat sasaran.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Murung Mesjid, Hakimah, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia menyebutkan, banjir kali ini merupakan yang keempat kalinya terjadi dalam satu bulan terakhir.

“Alhamdulillah, sangat terbantu. Kurang lebih sudah setengah bulan banjir, dan ini sudah keempat kalinya air masuk ke rumah,” ungkapnya.

Menurut Hakimah, banjir kali ini terasa berbeda karena terjadi bertepatan dengan momen pergantian tahun.

“Baru kali ini tahun baru banjir sampai masuk ke dalam rumah. Sebelumnya belum pernah separah ini,” katanya.

Ia berharap pemerintah dan pihak terkait dapat memberikan perhatian lebih kepada masyarakat yang kerap terdampak banjir, serta semakin banyak pihak yang tergerak untuk membantu.

“Mudah-mudahan pemerintah bisa memikirkan masyarakat yang kebanjiran. Semoga yang lain juga tergerak hatinya untuk membantu,” harapnya.

Pembina Mapala Piranha ULM, M. Ihsanul Hakim, menambahkan pihaknya langsung turun ke lapangan sebagai bentuk aksi sosial dan empati terhadap warga terdampak.

“Seperti yang kita lihat, banyak warga yang terdampak banjir dengan kondisi rumah yang sangat memprihatinkan. Semoga aksi sosial ini dapat meringankan beban masyarakat yang aktivitasnya terganggu akibat banjir, sekaligus membangun empati bagi pihak-pihak yang memiliki rezeki lebih untuk turut berbagi,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, FAJI Kalimantan Selatan bersama para mitra berharap dapat membantu meringankan beban warga terdampak sekaligus mendorong kesadaran bersama akan pentingnya edukasi lingkungan dan mitigasi bencana banjir di Kabupaten Banjar.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka