MARTAPURA – Upaya penanggulangan bencana banjir di Kabupaten Banjar terus diintensifkan oleh pemerintah daerah setempat. Dalam jumpa pers yang dilaksanakan pada Selasa (6/1/2026) sore, strategi penyaluran bantuan serta pembaruan data dampak bencana dipaparkan secara rinci oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Banjar, Yudi Andrea, bersama Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Banjar, Wasis Nugraha.
Terkait data terkini per 6 Januari 2026, Wasis Nugraha membeberkan bahwa genangan air kini telah meluas dan mempengaruhi sembilan kecamatan di wilayah tersebut.
“Di mana mencakup 121 desa/kelurahan, dengan total 43.469 kepala keluarga (KK) atau sekitar 122.353 jiwa terdampak,” terang Wasis.
Demi menjamin ketersediaan kebutuhan pokok warga, Wasis menyebutkan bahwa Pemkab Banjar tengah memaksimalkan fungsi dapur umum melalui kerja sama dengan Dinas Sosial Kalsel serta Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar.
“Saat ini, dapur umum telah beroperasi di Kecamatan Sungai Tabuk dan Martapura Barat,” jelasnya.
Lebih lanjut, rencana penambahan pos dapur umum juga disiapkan di kantor Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar untuk mengakomodasi kebutuhan warga di area Martapura dan sekitarnya. Penyaluran bantuan sendiri dibagi dalam dua metode, yakni distribusi makanan siap santap ke lokasi pengungsian serta pembagian paket logistik sembako yang berisi beras, gula, minyak goreng, dan ikan kaleng.
“Bantuan tersebut disalurkan secara rutin melalui kolaborasi antara Bupati Banjar H Saidi Mansyur, jajaran SOPD, relawan, serta berbagai elemen masyarakat,” imbuh Wasis.
Dalam kesempatan tersebut, juga disampaikan informasi terbaru hasil rapat koordinasi (rakor) persiapan kunjungan kerja kepresidenan. Berdasarkan hasil rakor, terkonfirmasi positif bahwa Wakil Presiden RI dijadwalkan hadir pada Kamis (8/1/2026) untuk mengunjungi Kabupaten Balangan dan Kabupaten Banjar. Khusus di Kabupaten Banjar, titik kunjungan dipusatkan di Desa Sungai Tabuk Keramat, guna menyampaikan bantuan penanganan banjir.
Sementara itu, Sekda Banjar Yudi Andrea menekankan pentingnya sinergitas seluruh elemen dalam menghadapi situasi bencana ini.
“Kami berharap dukungan aktif dari media, instansi terkait, organisasi kemasyarakatan, serta tokoh masyarakat untuk terus bergotong royong membantu penanganan banjir di Kabupaten Banjar,” ujar Yudi.
Menutup keterangannya, Yudi menegaskan komitmen Pemkab Banjar untuk terus melakukan pemutakhiran data dan akselerasi penyaluran bantuan guna memastikan warga terdampak terlayani dengan baik selama masa tanggap darurat.

