BerandaHabar BanjarHindari Truk Ayam Terbalik,...

Hindari Truk Ayam Terbalik, Fuso Logistik Ikut Terguling di Jalur Alternatif Banjarbaru–Batulicin

Terbaru

Hindari Truk Ayam Terbalik, Fuso Logistik Ikut Terguling di Jalur Alternatif Banjarbaru–Batulicin

HABARKALIMANTANMARTAPURA – Jalur alternatif penghubung Banjarbaru dan Batulicin kembali memakan korban. Kecelakaan ganda yang melibatkan dua kendaraan berat terjadi di Desa Apuai, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, pada Senin (19/1/2026) dini hari. Insiden ini mengakibatkan dua truk: satu pengangkut unggas dan satu truk boks logistik Alfamart terbalik di badan jalan.

​Meskipun tidak ada korban jiwa, dua orang yang berada di dalam truk Fuso harus dilarikan ke rumah sakit di Banjarmasin akibat luka-luka, sementara sopir truk ayam dilaporkan selamat tanpa cedera serius.

​Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana DPKP Kabupaten Banjar, M Kasyaf R, menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi insiden tersebut pada pukul 00.39 WITA.

​“Setelah menerima laporan, petugas piket Pleton 1 Mako Damkar langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan,” terang Kasyaf.

​Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi, insiden bermula ketika kedua truk melaju beriringan dari arah yang sama. Posisi truk pengangkut ayam berada di depan truk Fuso. Situasi berubah kacau ketika truk ayam mendadak oleng dan terbalik.

​Melihat kendaraan di depannya mengalami kecelakaan, sopir truk Fuso yang berada tepat di belakang bereaksi spontan. Ia membanting setir ke kanan dalam upaya menghindari tabrakan. Sayangnya, manuver tersebut justru berakibat fatal.

​“Namun karena kehilangan kendali, truk Fuso ikut terguling,” ujar Kasyaf melanjutkan.

​Dampak dari kecelakaan ini cukup signifikan. Muatan ayam dari truk pertama berhamburan memenuhi jalan raya, sedangkan truk Fuso mengalami kerusakan parah. Guna mencegah penjarahan dan kemacetan, muatan logistik dari truk Fuso segera dipindahkan ke gerai Alfamart terdekat.

​Tim gabungan yang terdiri dari DPKP Banjar, Unit Rantis Polres Banjar, DLH, serta relawan Emergency Banjar Response (EBR) berjibaku melakukan evakuasi hingga pagi hari. Proses penanganan baru dinyatakan selesai pada pukul 06.44 WITA.

​“Setelah evakuasi selesai, petugas memastikan kondisi lokasi sudah aman sebelum meninggalkan tempat kejadian,” jelas Kasyaf.

​Analisis awal menunjukkan bahwa kecelakaan dipicu oleh faktor kejut pengemudi kedua, yang diperparah oleh kondisi lingkungan sekitar yang kurang mendukung, yakni jalanan licin dan gelap.

​“Jalur ini memang rawan kecelakaan, terutama pada malam hingga dini hari karena penerangan terbatas,” ungkapnya.

​DPKP Kabupaten Banjar meminta para pengendara, khususnya pengemudi angkutan berat, untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra saat melintasi jalur alternatif Desa Apuai pada malam hari guna menghindari insiden serupa.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka