BerandaHabar BanjarbaruSebatang Kara, Seorang Pria...

Sebatang Kara, Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Teras Masjid Sulaiman Banjarbaru

Terbaru

Sebatang Kara, Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Teras Masjid Sulaiman Banjarbaru

HABARKALIMANTANBANJARBARU – Warga Landasan Ulin Barat digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria di teras Masjid Sulaiman, Jl. Ahmad Yani KM 21, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, pada Senin (26/1/2026) siang sekitar pukul 13.00 WITA.

Korban diketahui bernama Sutrisno (41), seorang tunawisma yang selama ini hidup sebatang kara. Jasadnya pertama kali ditemukan oleh marbot masjid saat memasuki waktu salat zuhur.

Kapolsek Liang Anggang melalui petugas di lapangan melaporkan bahwa saksi bernama Rohim, yang merupakan marbot masjid, awalnya mengira korban sedang tertidur pulas. Namun, saat mencoba dibangunkan untuk melaksanakan salat, korban tidak memberikan respon.

“Saksi mencoba membangunkan korban, namun tidak kunjung bangun. Setelah diperiksa bersama jamaah lain, ternyata korban sudah tidak bernapas,” ujar Kapolres Banjarbaru melalu Kasi Humas Polres Banjarbaru.

Anggota Identifikasi Sat Reskrim Polres Banjarbaru yang tiba di lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Korban ditemukan dalam posisi miring ke kanan di pojok teras dengan mengenakan kemeja batik abu-abu dan celana training hitam.

Berdasarkan pemeriksaan fisik, kondisi tubuh korban terlihat sangat kurus hingga menyisakan tulang belulang. Petugas juga menemukan bungkusan plastik berisi pakaian dan selimut, serta selembar Kartu Keluarga yang mengonfirmasi identitas korban.

“Hasil pemeriksaan menyeluruh menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pemeriksaan sidik jari menggunakan alat IPS Inafis juga identik dengan identitas pada Kartu Keluarga yang ditemukan di samping tubuhnya,” jelas petugas.

Pihak kepolisian menyimpulkan sementara bahwa Sutrisno meninggal dunia akibat sakit dan kondisi fisik yang melemah karena kelaparan. Korban dikenal warga sekitar sebagai tunawisma yang sering mondar-mandir di kawasan Landasan Ulin tanpa keluarga.

Saat ini, jasad korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Idaman Banjarbaru untuk dilakukan visum. Karena korban tidak memiliki keluarga (sebatang kara), pihak Polsek Liang Anggang telah berkoordinasi dengan Disperkim Kota Banjarbaru untuk proses pemakaman.

Rencananya, jenazah almarhum akan dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cempaka milik Pemerintah Kota Banjarbaru.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka